5 Video Tentang Keluarga Yang Paling Menguras Air Mata Dari Korea Selatan

oleh Ayu
13:15 PM on May 8, 2015

Bicara soal drama yang sentimentil dan romantis, jangan diragukan deh kemampuan para sineas Korea. Untuk nilai-nilai kehidupan yang disisipkan secara dramatis, negeri ginseng ini paling tahu bagaimana mengaduk-ngaduk perasaan.

Ternyata selain di film, ada juga beberapa iklan yang dikemas dengan nilai-nilai yang dekat dengan kehidupan. Iklan ini tak hanya menggugah mereka yang ada di Korea Selatan, namun juga membuat banyak netizen luar negeri tertarik untuk menantang diri mereka agar tidak menangis saat menontonnya.

Baca Juga
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!
5 Alasan Mengapa Cewek Lebih Bahagia dengan Pria Bertampang Pas-Pasan, Alhamdulilah

Nah, sekarang kami telah merangkum beberapa video iklan dan eksperimen di Korea Selatan yang paling hits dan berhasil membuat netizen menitikkan air mata. Jangan lupa siapkan tissue saat menontonnya ya.

1. Video Ayah Dan Putrinya

Bicara tentang sosok ayah, kita akan emmandangnya sebagai ‘orang di belakang layar’. Tidak banyak menampilkan sisi emosionalnya, tidak banyak mengeluh, kadang terkesan tidak perhatian, tapi selalu jadi cinta pertama anak perempuannya tanpa disadari.

Video di bawah ini adalah sebuah eksperimen yang mengundang beberapa pasang ayah dan putri mereka yang beranjak dewasa. Awalnya mereka makan bersama, namun kemudian diundang untuk menonton bersama.

Meski tidak menggunakan subtitle, kita akan mengerti bahwa video ini menunjukkan apresiasi dari seorang anak perempuan pada ayahnya. Suasana mulai mengharu ketika para ayah dan anak ini ditunjukkan foto-foto mereka saat masih kecil dan muat dalam gendongan ayahnya.

Tak hanya para anak perempuan, bahkan para ayahpun sendu terharu melihat hal itu. Keduanya menonton layar raksasa itu sambil berpegangan tangan. Can you imagine that feeling?

Video ini mengembalikan momen-momen manis ayah dan anak yang seringkali usang oleh waktu. Namun ketika kita memunculkannya lagi, rasanya ingin memeluk tubuh pria tua itu sambil berkata, “Terima kasih menjadi ayahku, Ayah.”

2. Video Ibu Dan Anak Perempuan Yang Sedang Hamil

Setelah dengan ayah, kali ini dengan ibu. Masih dengan pola eksperimen, beberapa orang perempuan yang sedang hamil. Mereka akan belajar membuat makanan bayi. Namun, si tengah-tengah sesi, perempuan-perempuan ini kaget, karena yang muncul di layar presentasi adalah ibunya.

Menurut sebuah riset, saat ditanya momen apa yang paling menakjubkan dalam hidup seseorang, banyak yang menjawab ‘ketika aku dilahirkan’. Eksperimen ini menjadi kesempatan bagi para ibu untuk meminta maaf pada anak-anaknya yang akan menjadi ibu.

Mereka minta maaf kalau banyak kekurangan sebagai seorang ibu. Namun melahirkan anak-anak ini adalah anugerah besar bagi mereka, dan mereka berharap bisa bertemu lagi di kehidupan selanjutnya dengan putri-putri mereka ini.

Hal itu membuat para calon ibu ini menangis haru. Apalagi saat ditayangkan foto masa kecil mereka dan cerita sang ibu tentang anak perempuannya. Seorang ibu tahu bahwa dirinya tidak cukup sempurna, tapi kehadiran anak-anak membuat mereka merasa lengkap sebagai seorang wanita. Ah, mari memeluk dan mendoakan ibu-ibu terbaik yang diberikan Tuhan dalam hidup kita.

3. Makanan Ibu Yang Paling Enak

Hidup merantau dan jauh dari rumah, pasti pernah merasakan kangen dengan masakan rumah. Masakan buatan tangan ibu sendiri rasanya memang tidak cukup dikategorikan enak atau tidak enak, melainkan sudah sampai di tahap ‘ngangenin’.

Tapi, orang bilang itu adalah zona nyaman. Dan untuk bisa mencapai sebuah mimpi, seringkali kita harus mengorbankan zona nyaman tersebut. Dalam wawancara terpisah, terungkaplah fakta bahwa selama berjuang meraih mimpi, mereka kangen dengan masakan ibu. Para ibu pun rindu memasakkan hidangan kesukaan anak-anak mereka.

Melalui sebuah settingan khusus, para muda-mudi yang mengejar mimpi ini diajak makan ke sebuah tempat khusus. Bagaimana reaksi mereka melihat peralatan makan di rumah yang sangat mereka kenali, tersaji di meja makan restoran? Lihat juga reaksi mereka saat masakan di tempat itu dilahap pertama kali, lengkap dengan kedatangan sang ibu yang sekaligus menyajikannya di hadapan mereka. Priceless…

4. Video Jelang Wajib Militer

Selain boyband dan girlband, salah satu hal yang identik dengan Korea Selatan adalah wajib militer. Di mana setiap lelaki yang sudah masuk kualifikasi diwajibkan ikut serta dalam pertahanan negara.

Tak disangka, momen seperti ini memiliki sisi sentimentil yang cukup menyentuh. Meski anak-anaknya sudah dewasa, namun para orang tua tetap khawatir dengan mereka. Di sisi lain, anak-anak juga mencemaskan orang tua yang akan mereka tinggalkan.

Meski sudah menjadi pria yang matang, tetap saja bagi mereka anak-anak itu seperti anak kecil. Namun sembari mengantarkan anak-anaknya wajib militer, para ayah dan ibu ini mengatakan bahwa mereka percaya anak-anaknya bisa dan tidak perlu mencemaskan orang tuanya.

Salah seorang pria tak bisa membendung air matanya karena ia harus meninggalkan sang ibu yang sedang sakit ke medan wajib militer. Tidak hanya di film. Adegan dramatis seperti ini pun bisa terlihat sangat mengharukan di dunia nyata.

5. Video Wisuda Ibu

Seorang ibu pasti bangga melihat anaknya lulus dan diwisuda. Lega rasa hatinya melihat buah hatinya berhasil menuntaskan jenjang pendidikan. Akan tetapi, yang dilakukan murid-murid sekolah ini berbeda.

Mereka ingin memberikan kejutan manis pada ibu yang selama ini telah banyak berperan dalam kehidupannya. Jadi kali ini, para ibu yang akan wisuda. Lho, kok malah ibunya?

Kelulusan anak-anak ini mereka persembahkan untuk sang ibu. Keberhasilan mereka dalam pendidikan juga adalah keberhasilan sang ibu yang membesarkan mereka agar menjadi anak-anak kesayangannya.

Mendengar ungkapan maaf dan terima kasih yang tulus, para ibu ini tidak bisa menahan air mata haru. Sebuah ending yang manis menjadi pamungkas video ibu dan anak ini.

Itulah beberapa iklan dan video mengharukan yang mungkin bisa meruntuhkan bendungan air mata Anda. Kisah-kisah ini bukan hanya untuk komersial dan dramatisasi, namun juga mengembalikan nilai-nilai kehangatan dalam keluarga. Semoga menginspirasi.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA