Inilah Bukti Akibat Ulah Manusia yang Membuat Bumi Tak Lagi Nyaman Ditinggali Binatang

oleh Anas Anas
07:00 AM on Oct 30, 2016

Bumi awalnya diciptakan untuk kenyamanan semua makhluk hidup. Awalnya memang bumi diciptakan dengan keselarasan dan keharmonisan antara kehidupan manusia, binatang, dan tumbuhan. Namun, seiring berjalannya waktu banyak kerusakan yang diakibatkan oleh manusia. Sehingga, secara langsung atau tidak langsung, kerusakan ini mengakibatkan terganggunya keseimbangan di muka bumi.

Akibat kecerobohan manusia ini, banyak binatang yang sampai turut menanggung akibat yang ditimbulkan. Bahkan kecerobohan manusia ini seakan membuat bumi tak lagi nyaman untuk ditempati oleh binatang. Apa saja buktinya? Berikut kami ulas, bukti akibat ulah manusia yang membuat bumi seakan tak lagi nyaman ditinggali binatang. Check this out.

Baca Juga
Kesh Angel, Geng Motor Perempuan Berhijab Ratu di Jalanan Maroko
Seperti Langit Dan Bumi, 10 Potret Kehidupan Korea Utara dan Korea Selatan Ini Berbeda Banget

Kura-kura Cacat Karena Sampah Manusia

Normalnya kura-kura akan tumbuh dengan cangkangnya yang keras untuk perlindungan diri. Namun apa jadinya dengan kura-kura satu ini. Akibat terjerat sampah yang dibuang manusia secara sembarangan, kura-kura ini harus hidup dengan tubuh yang tidak sebagaimana mestinya.

kura-kura [image source]
kura-kura [image source]
Ya, sampah plastik ini tersangkut ke tubuh kura-kura semenjak kecil sehingga menyebabkan cangkangnya tumbuh cacat. Tentu saja kaki-kaki kecil kura-kura ini tak akan sampai untuk membuang sampah plastik ini sehingga sampai tumbuh besar pun sampah plastik tersebut masih menjerat tubuh kura-kura ini.

Sampah yang Memenuhi Perut Burung

Lagi-lagi karena ulah manusia, makhluk kecil ini menjadi korbannya. Umumnya seekor burung akan memakan biji-bijian atau pun daging lunak yang masih bisa dikoyak oleh paruhnya. Namun apa jadinya jika ia harus memakan sampah demi mengisi perutnya yang lapar?

burung [image source]
burung [image source]
Burung ini ditemukan dalam keadaan sudah mati. Mengejutkannya, di bagian perutnya ditemukan tumpukan sampah yang secara tidak langsung menunjukkan hilangnya keseimbangan bumi. Secara normal, kalau pun harus mati, hewan apa pun tidak akan senahas ini dengan tumpukan sampah di dalam perut mungilnya.

Anjing Laut yang Mati Akibat Terjerat Sampah di Mulutnya

Nasib yang sama ternyata juga harus dirasakan anjing laut yang malang ini. Anjing laut ini ditemukan mati di bibir pantai. Nahasnya, anjing laut ini ditemukan mati dengan kondisi terjerat sampah di mulutnya, dengan kata lain bisa diprediksi ia mati akibat tidak bisa membuka mulutnya untuk makan.

anjing laut [image source]
anjing laut [image source]
Bila saja tidak terkena sampah tersebut, tentunya anjing laut itu akan hidup normal, berenang jauh untuk mengejar ikan makanannya. Lalu apa jadinya jika mulut sudah terkunci? Kalau pun ikan itu berhasil ditangkap, tentu tak akan bisa dimakan karena anjing laut itu pun tak bisa membuka mulutnya.

Burung yang Tak Lagi Bisa Terbang Akibat Terkena Tumpahan Minyak

Sungguh malang burung satu ini. Dengan sayapnya yang cantik, tentu seharusnya ia bisa terbang ke sana-ke mari. Namun apa jadinya bila burung itu harus terkena tumpahan minyak di sekujur tubuhnya? Tentunya ia tak akan lagi bisa mengepakkan sayapnya untuk terbang tinggi akibat minyak yang menempel di tubuhnya.

burung pelikan [image source]
burung pelikan [image source]
Begitulah yang terjadi. Di saat burung ini sedang menangkap ikan di air, ternyata di saat yang sama datang tumpahan minyak yang menggenang di air tersebut. Alhasil minyak itu pun secara cepat membasahi tubuh burung malang ini. Bukan perkara yang mudah untuk membersihkan minyak dari kulit dan bulu, karena kita pun sebagai manusia harus menggunakan sabun untuk membersihkan hal yang sama. Lalu bagaimana dengan nasib burung yang satu ini?

Anjing Laut yang Terikat Sisa Pukat

Ada saja sisa-sisa ulah manusia yang berdampak pada kerusakan alam. Salah satunya adalah yang terjadi terhadap anjing laut ini, di mana sisa-sisa pukat yang harusnya dibereskan setelah manusia memakainya ternyata justru menjerat leher anjing laut nahas ini. Dampaknya, hewan malang ini pun harus menenteng barang tak berguna ini ke mana pun ia pergi.

anjing laut tersiksa [image source]
anjing laut tersiksa [image source]
Akibat pukat ini, beban yang dibawa oleh anjing laut tersebut tentu semakin berat. Apalagi posisinya yang terikat tepat di leher bisa mengganggunya untuk bermanuver mengejar ikan-ikan yang jadi santap makanannya. Lalu, siapa yang harusnya bertanggung jawab atas kejadian ini bila bukan manusia?

Anjing Laut yang Hidup Dengan Jaring di Sekujur Tubuhnya

Apa yang Anda rasakan bila melihat gambar di bawah ini? Seekor anjing laut yang tampak menjadi korban kecerobohan manusia dengan balutan jaring di sekujur tubuhnya. Akibatnya, tentu jaring ini akan terus terbawa olehnya, selain juga akan sangat mengganggu gerakan tubuhnya.

anjing laut terjerat [image source]
anjing laut terjerat [image source]
Malang memang nasib hewan lucu ini. Akibat melilitnya jaring ini akan membuat hidupnya susah dan bila tidak dilepaskan bisa membahayakan keselamatan hidup si anjing laut tersebut. Harusnya tidak ada alasan yang membuat hewan kecil ini harus terganggu hidupnya selain daripada akibat ulah manusia.

Nah, itulah bukti ulah manusia yang membuat bumi tak lagi nyaman ditinggali binatang. Kiranya manusia mau menjaga kebersihan dan kelestarian alam tentu bumi akan lebih ramah lagi untuk setiap makhluk. Langkah seperti ini harus dimulai bersama, bukan dari orang lain, tapi dari diri kita masing-masing.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content