Serem! 7 Tempat Bekas Uji Coba Nuklir ini Sampai Sekarang Masih Tercemar dan Mematikan

oleh Adi Nugroho
14:05 PM on Dec 23, 2015

Tidak bisa dipungkiri lagi jika nuklir telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Kemampuannya yang super mengerikan membuat nuklir selalu dipilih untuk dijadikan sebagai senjata militer. Salah satu wujud dari kedahsyatan bom nuklir yang pernah mengguncang bumi adalah kasus di Hiroshima dan Nagasaki  pada Agustus 1945 silam.

Senjata yang sangat kuat seperti nuklir tentu membutuhkan tempat uji coba. Tanpa tempat ini maka kekuatan yang dashyat tak akan bisa diprediksi. Berikut tujuh tempat uji coba nuklir yang bahkan sampai sekarang pun masih tercemar limbah zat radioaktif berbahaya itu.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan E-KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

1. Gurun Nevada

Amerika Gurun Nevada adalah tempat paling tercemar di bumi ini. Kandungan radioaktif di tempat ini sangatlah tinggi. Setidaknya 928 senjata nuklir pernah ditembakkan di area yang mencakup luas hingga 3500 km persegi ini. Percobaan nuklir yang dilakukan Amerika di tempat ini berlangsung sejak tahun 1952-1992.

Gurun Nevada Amerika [image source]
Gurun Nevada Amerika [image source]
Akibat banyaknya tes nuklir yang dilakukan di sini, setidaknya ada ribuan orang di sekitar Nevada yang mengalami gangguan kesehatan. Rata-rata mereka mengalami kanker pada tubuh dan gangguan perkembangan organ pada bayi. Pemerintah Amerika setidaknya telah membayar semua biaya kompensasi sebesar 500 miliar dolar untuk kasus ini.

2. Semipaltinsk

Semipaltinsk adalah sebuah tempat yang terletak di wilayah negara Kazakhstan. Dahulu sekitar tahun 1948-1981, Uni Soviet (Rusia) menggunakan tempat ini untuk uji coba senjata nuklir yang mereka kembangkan untuk perang. Setidaknya ada sekitar 465 ledakan nuklir di tempat ini selama 33 tahun beroperasi.

Semipaltinsk [image source]
Semipaltinsk [image source]

Sejak Stalin gugur dan Uni Soviet jadi Rusia, tempat ini tidak lagi digunakan untuk tempat uji coba nuklir. Sayangnya, efek yang ditimbulkan oleh nuklir benar-benar mengerikan. Setidaknya 220.000 penduduk setempat terdeteksi menderita kanker dari yang biasa hingga ganas.

3. Novaya Zemlya

Novaya Zemlya adalah sebuah pulau terpencil yang terletak di bawah lingkar kutub utara. Sejak tahun 1954-1990, Uni Soviet menggunakan tempat ini untuk uji coba nuklir sebanyak 224 kali. Setidak ada sekitar 100 megaton bahan nuklir yang digunakan di tempat ini.

Novaya Zemlya [image source]
Novaya Zemlya [image source]
Sejak tahun 1954, semua penduduk di Novaya Zemlya diungsikan. Bahkan sampai sekarang Rusia melarang penduduk itu kembali ke kampung halamannya. Alasannya kesehatan menjadi prioritas utama yang membuat mereka harus rela hidup di Rusia.

4. Mururoa

Mururoa adalah sebuah wilayah pulau atol paling terpencil di area Polinesia. Prancis menggunakan area itu untuk uji coba nuklir sebanyak 180 kali. Saat melakukan uji coba sekitar tahun 1966 hingga 1996, hubungan Prancis dengan Australia dan Selandia Baru memanas. Mereka melakukan protes keras karena khawatir dampak nuklir akan sampai ke negara mereka.

Mururoa [image source]
Mururoa [image source]
Saat ini Mururoa ditutup untuk umum karena dikhawatirkan kandungan radioaktif bisa membuat semua orang terkontaminasi. Mururoa yang dulunya jadi pulau indah kini jadi pulau mengerikan yang bisa membunuh siapa saja yang masuk.

5. Lop Nur

Lop Nur adalah tempat yang sering digunakan oleh Cina untuk uji coba nuklirnya ]ada tahun 60-an. Setidaknya sekitar 44 tes dilakukan di lokasi yang masuk ke provinsi milik Mongolia. Cina melakukan tes nuklir ini secara diam-diam agar tidak membuat dunia mengamati gerak-gerik mereka.

Lop Nur [image source]
Lop Nur [image source]
Cina tidak merilis apa saja yang terjadi di tempat ini. Diperkirakan ada banyak penduduk di sekitar tempat ini yang mengalami radiasi radioaktif berbahaya. Lop Nur adalah tempat terlarang yang siapa saja dilarang masuk untuk melihatnya.

6. Kiritimati

Kirimati adalah nama lain dari Christmas Island. Pulau ini terletak sangat terpencil di Samudra Pasifik. Di masa lalu Kirimati sering digunakan untuk tempat uji coba bom hidrogen. Inggris melakukannya pada tahun 1957 lalu dilanjutkan dengan Amerika pada tahun 1962.

Kiritimati [image source]
Kiritimati [image source]
Di tempat ini Amerika melakukan uji coba sebanyak 22 senjata nuklir yang berbahaya. Setelah berhenti di tahun 1969, banyak warga di sekitar pulau yang mengalami gejala penyakit kanker. Beberapa di antaranya bahkan mengalami kanker yang parah.

7. Bikini Atoll

Bikini Atoll terletak di sebelah barat Samudra Pasifik. Di tempat ini Amerika mengembangkan banyak sekali senjata nuklir. Bom yang digunakan untuk menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki dibuat dan diuji coba di tempat ini sebelum akhirnya digunakan untuk mengeksekusi Jepang.

Bikini Atoll [image source]
Bikini Atoll [image source]
Saat digunakan untuk uji coba, semua penduduk dipindahkan ke pulau-pulau sekitar. Meski demikian masih ditemui penduduk yang mengalami gangguan kesehatan pada tubuhnya. Pada tahun 2010, pulau ini mendapatkan gelar sebagai salah satu Situs Budaya Dunia.

Itulah tujuh lokasi yang pernah digunakan untuk uji coba nuklir. Meski telah puluhan tahun, wilayah itu kemungkinan masih memiliki kandungan radioaktif yang berbahaya. Mendekat ke tempat ini artinya mencari perkara.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA