5 Tragedi Kebun Binatang Makan Korban Ini Bakal Mengingatkanmu untuk Lebih Hati-hati

Binatang tetap saja binatang, meski sudah terlatih, instingnya tetap berbahaya

oleh Nikmatus Solikha
15:00 PM on Jul 6, 2017

Kebun binatang merupakan salah satu lokasi wisata yang digemari banyak masyarakat. Beragam jenis binatang yang ada memang membuat lokasi wisata tersebut bisa dijadikan tempat edukasi. Banyak orangtua yang lebih memilih kebun binatang sebagai tujuan liburan keluarga.

Tapi, sepertinya para orangtua musti lebih memperketat penjagaan saat membawa si kecil mengunjungi kebun binatang. Bagaimana pun juga, binatang memiliki insting yang berbeda dengan manusia. Meski sudah terlatih, tapi masih tak bisa dipastikan apa yang akan dilakukan para binatang pada pengunjung yang datang. Beberapa kejadian buruk di kebun binatang ini mungkin bisa jadi pelajaran bagi kita agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke sana.

Baca Juga
4 Lomba Agustusan Greget Ala Suku Dayak Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Melongo
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!

Balita 21 bulan kehilangan jempol karena ditarik monyet

Untuk mengisi liburan, Khomad Muhjaidin dan Eka Agustinawati sengaja menyisihkan waktu mereka untuk mengajak Aisha Fatiya Azzahra berwisata ke Kebonrojo. Namun, siapa sangka liburan menyenangkan mereka harus berganti menjadi duka karena putri mereka yang baru berusia 21 bulan harus kehilangan ibu jari karena diterkam monyet?

Kandang monyet [image source]
Hal itu bermula saat gandengan Khomad terlepas dari si kecil. Nahasnya, posisi Aisha saat itu berdekatan dengan kandang monyet, dan seketika monyet tersebut mencengkeram Aisha dari bagian bawah kandang. Kepala Aisha dicakar-cakar, dan tangannya ditarik, Khomad berusaha melepaskan cengkeraman tersebut, namun tidak berhasil. Ngerinya, monyet ganas tersebut menarik ibu jari Aisha sampai putus.

Dokter muda tewas diijak gajah

Esthi Octavia Wara Hapsari merupakan dokter yang kerap bertugas memeriksa kondisi gajah koleksi obyek wisata Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah. Saat itu, gajah jantan bernama Panamtu tengah berjalan-jalan bersama sang pawang di dalam kandang.

Dokter cantik diinjak gajah [image source]
Namun, tiba-tiba saja gajah tersebut melemparkan pawang yang menungganginya dan langsung menyerang dokter berusia 25 tahun tersebut. Mirisnya, si dokter cantik tersebut merupakan karyawan honorer yang baru 5 bulan bertugas sebagai dokter hewan.

Bocah TK diterkam bayi harimau di museum satwa

Dikenal sebagai kota wisata, Batu memang menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat di berbagai kota, salah satunya Kediri. Bulan Maret lalu, sekolah TK asal Kediri mengadakan kunjungan khusus ke museum satwa Jatim Park 2 di Batu dengan tujuan edukasi. Para pengunjung juga diberikan kesempatan untuk berfoto bersama bayi harimau.

Bayi harimau [image source]
Namun, saat sesi foto, tiba-tiba ada segerombol anak SD yang berteriak dan mengejutkan si bayi harimau dan reflek memeluk bocah TK dan juga mencakar. Meski masih bayi, namun cakaran yang dihasilkan oleh si bayi harimau rupanya menyisakan luka yang serius di tubuh bocah TK tersebut.

Petugas kebersihan Taman Safari tewas diterkam harimau Sumatera

Junaedi alias Cebong akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah diterkam oleh harimau Sumatera yang jadi koleksi Taman Safari Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Pria yang berprofesi sebagai petugas kebersihan tersebut saat itu tengah memangkas rumput di zona harimau.

Ilustrasi harimau sumatera [image source]
Saat itu, Junaidi tengah fokus bekerja hingga tak menyadari jika ia tengah diintai oleh harimau. Alhasil, Junaidi langsung tewas dengan banyak luka setelah harimau Sumatera tersebut benar-benar menerkamnya.

Harimau jogging, terkam bocah

Harimau memang binatang yang paling membahayakan, bahkan ketika hewan tersebut sudah terlatih. Kejadian tragis dimana harimau menerkam pengunjung juga pernah terjadi di Taman Safari Indonesia, Prigen, Pasuruan. Saat itu, seekor harimau berusia 10 bulan tengah jogging dengan dua pawang, Andri dan Rahmat.

Ilustrasi harimau dan pawang [image source]
Saat jogging itulah, satu rombongan keluarga asal Semarang-Jawa Tengah melintas. Tiba-tiba saja harimau bernama Oni tersebut berlari melompat, menerkam balita berusia 3,5 tahun bernama Angelica Rosa. Walhasil, si bocah pun mengalami luka parah di bagian kepala dan wajahnya.

Itulah lima tragedi kebun kebun binatang memakan korban. Ya memang, kita tidak perlu paranoid jika ingin berkunjung ke lokasi yang dipenuhi hewan tersebut. Mungkin kita hanya perlu menaikkan level kewaspadaan, jangan sampai kita atau kerabat menjadi korban binatang buas.

 

 

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA