Tradisi Unik Saat Idul Adha Dari Berbagai Negara

oleh Admin
12:24 PM on Oct 6, 2014

Kemarin (5/10) umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha yang menjadi puncak dari kegiatan ibadah Haji di Arab Saudi. Momen yang penuh dengan makna ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Muslim dari seluruh dunia. Tidak hanya kembali bertemu bulan penuh berkah tapi juga ada rutinitas penyembelihan hewan Qurban.

Di Indonesia, Idul Adha menjadi saat di mana daging dari hewan qurban dibagikan kepada penduduk dan mereka yang membutuhkan. Setelah itu, disantap bersama keluarga. Berbeda lagi dengan tradisi di Maroko, di sana ada libur 3 hari yaitu sebelum, saat dan sesudah Idul Adha. Seru ya? Simak tradisi unik saat idul adha dari berbagai negara lainnya yuk!

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

1. China – Umat Muslim Rayakan Idul Adha 4 Hari Penuh

China memang bukan negara Islam, tapi bukan berarti di sana perayaan Idul Adha tidak semeriah di negara lain. Jika di Indonesia ramainya Idul Adha adalah saat malam takbiran dan hari H, maka di China serunya berlangsung hingga 4 hari lho! Apa saja aktivitasnya ya?

Muslim di China
Serunya Idul Adha di China

Mereka melakukan tadarus (membaca) Al Qur’an, melantunkan puji-pujian dan juga berkumpul dengan sesama Muslim lainnya. Selama 4 hari ini, umat Muslim di China juga bertukar bingkisan serta memasak untuk buka puasa arafah dan dimakan bersama-sama, seperti sebuah pesta kecil yang hangat. Seru dan menyenangkan sekali ya?

2. Bangladesh – Mudik Hingga Berdesakan Untuk Berkumpul Dengan Keluarga

Anda akan merindukan suasana mudik saat Idul Fitri dan mudik ke kampung halaman masing-masing. Berbeda dengan di Bangladesh, justru tradisi mudik dilakukan saat Idul Adha lho! Tidak tanggung-tanggung, semua stasiun, terminal dan tempat untuk naik dan turun alat transportasi dipenuhi oleh masyarakat yang ingin segera pulang ke kampung halamannya. Mereka rela berdesakan bahkan sampai naik ke atas gerbon kereta lho!

Mudik di Bangladesh
Ramainya Stasiun Kereta di Bangladesh

Ini dilakukan karena menurut masyarakat Muslim di Bangladesh, karena Idul Adha membawa banyak sekali kebahagiaan dan berkah bagi umat Muslim. Tidak hanya itu, dalam penyembelihan hewan qurban juga tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang serta hewan harus benar-benar sehat serta dewasa.

3. Pakistan – Khidmatnya Idul Adha, Lebih Syahdu Dari Idul Fitri

Pakistan bisa dibilang sebagai salah satu negara Islam yang begitu menjunjung tinggi berbagai hari raya di dalam Islam. Saat Idul Adha, umat Muslim di Pakistan benar-benar tidak ingin kehilangan ‘momen’. Mereka memilih menutup toko, Pemerintah meliburkan pegawainya selama 4 hari agar bisa puasa arafah dan merayakan Idul Adha dengan khidmat.

Masjid di Pakistan
Khidmatnya Idul Adha di Pakistan

Bisa dibilang perayaan Idul Adha di Pakistan jauh lebih syahdu dan berarti daripada Idul Fitri. Mungkin karena di Pakistan sama seperti negara Arab lain, tradisinya adalah tidak terlalu merayakan Idul Fitri secara meriah. Bisa dibayangkan bukan jika bisa berpuasa arafah dan ibadah lebih maksimal saat Idul Adha?

4. Indonesia – Warga Madura Beramai-Ramai Mudik

Pulau Madura menjadi salah satu pulau yang umatnya religius dalam beragama. Warga Madura banyak tinggal di kota atau pulau lain, dan saat Idul Adha mereka memprioritaskan untuk pulang ke Madura. Tidak heran jika jembatan Suramadu dan Pelabuhan Perak jadi ramai luar biasa saat beberapa hari sebelum Idul Adha ini. Apa alasannya?

Mudik di Indonesia
Warga Madura Beramai-Ramai Mudik

Ternyata, mereka tidak ingin melewatkan momen penuh berkah ini tanpa ada di rumah bersama keluarga. Warga Madura rela kena macet berjam-jam bahkan membeli tiket transportasi dengan harga mahal agar bisa pulang ke rumah, shalat Ied berjamaah. Sungguh mengharukan dan pantas untuk diperjuangkan bukan?

5. Maroko – Memaksimalkan Ibadah Dan Libur Total 3 Hari

Beberapa hari sebelum Idul Adha, ada puasa arafah. Pahala dari ibadah ini luar biasa besarnya, hingga sayang sekali untuk dilewatkan. Umat Muslim di Maroko libur dari pekerjaannya dan kota-kota seperti sepi dan senyap. Ke manakah para warganya?

Masjid di Maroko
Maroko, salah satu negara dengan penduduk Muslim terbesar

Mereka membanjiri masjid, menghabiskan waktu untuk ibadah dan mengaji. Selain itu, Umat Muslim juga bersiap untuk menyembelih hewan qurban dan membagikannya pada kaum yang membutuhkan. Semuanya fokus untuk beribadah dalam momen yang penuh berkah ini.

Rasanya senang sekali ya, bisa kembali bertemu dengan Idul Adha. Bagaimana dengan Anda? Apakah di kota Anda juga ada tradisi unik? Ceritakan pada kami lewat kolom komentar di bawah ini ya!

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA