4 Tradisi Unik Lebaran di Negara-Negara Muslim Minoritas Ini Bikin Kita Terkagum-Kagum

Bukannya sepi, perayaan lebaran umat islam di negara-negara ini justru sangat meriah lho

oleh Faradina
09:00 AM on Jun 25, 2017

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan umat Islam di seluruh dunia. Di manapun tempatnya pasti pada hari tersebut umat Islam merasa sangat bersyukur karena telah berhasil melewati Ramadan. Dan biasanya hari raya atau lebaran ini juga diikuti dengan aneka tradisi-tradisi unik di berbagai daerahnya. Misalnya di Indonesia ada daerah yang melaksanakan makan bersama setelah salat, ada pula tempat di mana masyarakatnya langsung melaksanakan silaturahmi seusai meninggalkan masjid.

Nah kalau di Indonesia saja cara merayakannya sudah beragam, kira-kira bagaimana dengan di negara lain ya. Terutama di daerah di mana muslim masih merupakan minoritas, pasti akan berbeda rasanya. Berikut ini ada beberapa tradisi lebaran di negara-negara muslim minoritas yang pasti tak kalah seru dengan Indonesia punya.

Baca Juga
Bukan Metropolitan, Justru Inilah 5 Kota Paling Kaya yang Ada Di Indonesia
5 Hal Menjengkelkan Tentang SEA Games di Malaysia Ini Bikin Indonesia Meradang

Amerika Serikat

Wah tentu banyak orang yang bertanya-tanya ya bagaimana suasana lebaran di negara adidaya yang satu ini. Pasalnya seperti yang kita tahu jumlah umat islam di sana sangatlah sedikit, bahkan menurut penuturan beberapa orang yang sempat berkunjung ke Amerika pun sangat sulit bagi mereka untuk mendengar adzan. Tapi siapa sangka suasana lebaran di Amerika tidak se-sepi yang kita bayangkan.

Hari besar umat islam ini dirayakan dengan cukup meriah di sana. Biasanya umat islam akan berkumpul untuk menjalankan salat ied bersama di Islamic Center. Serunya lagi di sana kita dapat bertemu dengan berbagai jamaah dari banyak daerah. Setelah salat, semua yang hadir di sana di manapun asal mereka akan saling bermaafan sambil berpelukan. Ah, pasti indah sekali ya menikmati islam dalam keberagaman di sana.

Cina

Seakan tidak ingin kalah dengan Amerika, cara muslim Cina merayakan lebaran juga sangat seru. Perayaan Idul Fitri di sana biasanya berpusat di wilayah Yunnan serta Xinjiang karena memang dua daerah itulah pusatnya umat islam di sana. Saat lebaran tiba, para pria berbondong-bondong mengenakan jas kebanggaannya beserta kopiah putih. Sedangkan wanitanya akan dengan anggunnya mengenakan baju muslim dan kerudung.

Kurang lebih Cina juga memiliki kebiasaan yang sama dengan Indonesia yaitu mengunjungi para saudara setelah melakukan salat untuk bersilaturahmi. Tak lupa kunjungan ntar tetangga pun mereka lakukan lho. Satu hal lagi yang mirip dengan Indonesia, yaitu berziarah menuju makam leluhur dan ditambah dengan tokoh muslim setempat.

Australia

Lain Cina, lain pula Australia. Tahukah kalian bahwa perayaan Idul Fitri di negara ini bisa dibilang sangat meriah, bahkan mereka juga punya festivalnya sendiri lho. Selama ini masyarakat Australia memang dikenal sebagai yang sangat toleran terhadap antar pemeluk agama. Bahkan kabarnya beberapa perusahaan di negeri kanguru itu akan memberikan jatah libur sendiri untuk karyawan yang beragama islam agar dapat berkumpul dengan keluarga.

Dan kembali berbicara tentang festival yang diadakan di sana, ternyata memang tak pernah sepi dari pengunjung. Bahkan yang datang pun bukan hanya mereka umat islam, melainkan umat agama lain yang juga ingin merasakan kemeriahan tersebut. Tak lupa pula dalam festival tersebut juga ada berbagai bazar yang bisa diserbu pengunjung. Dan tak jarang pula ada pejabat setempat menyempatkan diri untuk hadir di sana.

Nigeria

Mungkin kita jarang sekali mendengar bagaimana kehidupan muslim di negara yang satu ini ya. Namun tenang saja, karena ternyata Nigeria merupakan satu negara yang didominasi oleh dua agama besar yaitu Islam dan juga Kristen. Yang mana dua agama itu dapat saling berdampingan dengan damai satu sama lain. Bahkan masyarakat di sana pun kerap saling meramaikan perayaan hari besar keagamaan masing-masing lho.

Nigeria [image source]
Untuk Idul Fitri sendiri, Nigeria punya cara yang cukup berbeda. Masyarakat di sana menyebut Idul Fitri sebagai Sallah Kecil di mana setiap warganya akan mengucapkan salam jika saling berjumpa. Dan salam tersebut berbunyi Barka Da Sallah atau yang memiliki arti Salam Sejahtera di Hari Raya. Wah kalau gini mah rukun banget ya.

Ternyata meskipun jumlah umat islam di negara-negara tersebut tak sebanyak Indonesia, namun perayaan Hari Raya Idul Fitri di sana tak kalah seru ya. Bayangkan saja bagaimana ademnya bila kita saling bisa saling bersilaturahmi dengan orang-orang lain di luar sana. Apalagi jika kita bisa mengikuti festival hari raya dengan warga lain yang ikut meramaikan lebaran kita. Pasti rasanya tidak akan pernah terlupa ya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA