6 Tindakan Konyol Orang Indonesia Pasca Kasus Bom, Beberapa Sangat Memalukan!

Setelah ada bom, bukannya menjauh masyarakat malah mendekat, aneh nggak sih?

oleh Aini Boom
16:00 PM on May 26, 2017

Kembali, masyarakat Indonesia terusik oleh teror bom yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab. Peristiwa bom kali ini terjadi di terminal Kampung Melayu Jakarta timur, akibatnya tiga anggota Polri gugur saat bertugas. Mengetahui hal ini, masyarakat di tanah air pun heboh dan memberikan beragam reaksi, khususnya mereka yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Namun apa yang dilakukan masyarakat pasca teror bom yang mencekam terbilang unik dan konyol. Pasalnya, mereka bukannya merasa takut dan menjauhi lokasi, sebaliknya kebanyakan orang memilih melihat langsung TKP dan menyebar di sekitar tempat itu. Dan masih ada beberapa tindakan ajaib lainnya, berikut kita simak!

Baca Juga
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala
Disebut Perompak oleh Mantan PM Malaysia, Justru Inilah Fakta Suku Bugis Seorang Pelaut Handal

Bukan Menyelamatkan Diri, Malah Mendekat ke Lokasi Berbahaya

Berkumpul di TKP [image: source]
Mungkin sudah menjadi kebiasaan masyarakat di tanah air, apapun yang menarik perhatian akan didatangi karena rasa ingin tahu yang teramat tinggi. Karena itu, pasca kejadian meledaknya bom di Kampung Melayu pada hari Rabu, 24 Mei 2017 lalu, orang-orang bukannya menjauh dari lokasi berbahaya itu, sebaliknya mendekat serupa melihat tontonan gratis. Merespon hal ini, banyak netizen membuat meme lucu tentang betapa beraninya masyarakat Indonesia.

Menjelma Fotografer Dadakan

Warga memotret sisa-sisa pengeboman [image: source]
Beberapa masyarakat kini mengikuti era citizen journalism, artinya masyarakat yang membuat berita di sekitar mereka lantas dikirim ke media. Karena itu, orang-orang ini akan menjadi fotografer atau videographer dadakan yang lantas memburu gambar atau video terbaik (bukan foto/video selfie) . Tujuannya untuk dikirim ke media pemberitaan atau sosial media sehingga masyarakat luas tahu apa yang sedang terjadi. Tindakan seperti ini bermanfaat untuk memberikan informasi bagi orang lain. Tapi terkadang juga ada orang-orang yang memaksa melakukan hal ini dan bertindak di luar batas yang justru menyusahkan pihak berwenang.

Meramaikan Hastag Dan Meme

Keramaian hastag di sosial media [image: source]
Beberapa saat pasca tragedi teror bom, biasanya banyak netizen yang ramai-ramai membuat tagar berisi simpati, doa, dan lain sebagainya. Beberapa tagar populer di antaranya #KamiTidakTakut, #PrayForJakarta. Selain itu, netizen yang kreatif menangkap momen lucu membuat meme-meme kocak tentang kejadian unik yang ditemui terkait teror bom yang terjadi. Salah satu meme yang populer berbunyi, “#KAMITIDAKTAKUT Teroris yang kami takut gak dapat jodoh”.

Ramai-ramai Nongkrong di Sekitar TKP

Duduk-duduk di sekitar TKP [image: source]
Kejadian Pengeboman terjadi di malam hari, namun entah kenapa warga masih berdatangan di sekitar TKP esok harinya. Herannya, meski sudah dilarang oleh polisi mereka sulit membubarkan diri. Beberapa malah dengan santai duduk-duduk di sekitaran TKP. Bahkan ada juga yang sempat membawa payung.

Menyebar Berita Hoax

Hoax [image: source]
Keramaian pasca peledakan bom tidak hanya terjadi di TKP, tapi juga di sosial media. Ikut meramaikan juga masyarakat yang menyebarkan hoax atau berita palsu terkait kejadian. Motivasi penyebar biasanya ingin eksis atau sekedar tak mau dibilang ketinggalan update. Apapun motivasinya, penyebaran hoax tidak dibenarkan dan dapat menyebabkan hal-hal negatif.

Foto Selfie di Tempat Kejadian Perkara

Ilustrasi orang selfie [image: source]
Meski banyak sindiran-sindiran yang diberikan pada pelaku selfie di tengah tragedi, masih saja ada satu dua orang yang melakukan hal ini. Di saat orang lain sedang menderita, orang-orang ini malah masih sempat-sempatnya selfie. Mereka kadang juga tega memfoto ceceran dari korban lantas membagikan di sosial media. Tentu, hal seperti ini tidak dibenarkan. Daripada mengambil foto atau selfie, lebih bijak jika meluangkan waktu untuk membantu korban.

Tak bisa ditampik enam hal di atas itu pasti selalu kita temukan setiap ada bencana atau kejadian buruk di Indonesia. Beberapa mungkin bagus ya seperti melaporkan kejadian, tapi yang lainnya adalah hal-hal buruk yang memalukan. Kebiasaan yang baik kita teruskan, tapi yang buruk harus segera diganti. Ini tidak hanya demi kita, tapi juga orang banyak.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA