Timnas U-19 Kalah, Jangan Salahkan Pelatih

oleh Admin
12:09 PM on Oct 16, 2014

Jakarta – Pengamat sepak bola, Timo Scheunemann meminta masyarakat Indonesia jangan menyalahkan pelatih Indra Syafri sebagai penyebab kegagalan Timnas U-19 Indonesia. Masyarakat umumnya menyalahkan sang pelatih sebagai penyebab kekalahan timnas U-19 sehingga tidak bisa lagi mengikuti piala dunia U-20 sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Timnas U-19 Indonesia harus menelan kekalahan di fase grup Piala Asia U-19. Evan Dimas dan kawan-kawan selalu kalah di dua laga awal sehingga dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Padahal jika ingin lolos ke Piala Dunia U-20 harus menjadi semifinalis di Piala Asia U-19 dahulu.

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

Timnas U-19 Kalah, Jangan Salahkan Pelatih
Timnas U-19 Kalah, Jangan Salahkan Pelatih

Setelah kegagalan di Myanmar, mulai banyak suara sumbang mempertanyakan kemampuan Indra dalam meracik tim mengingat Timnas U-19 tampil monoton di dua laga awal.

“Pandangan saya agak berbeda dari masyarakat umum yang kebanyakan mengkritik pelatih. Ini bukan salah pelatih. Organisasi tim sudah lebih rapi dari timnas yang lain. Semua pelatih tidak ada yang sempurna. Kesalahan karena adanya harapan yang luar biasa sehingga membebani. Penampilan Timnas U-19 lumayan bagus tapi masih belum level Asia apalagi dunia”, kata Timo.

Setelah takluk 1-3 dari Uzbekistan pada pertandingan pertama penyisihan Grup B, timnas U-19 juga mengaku kalah dari Australia. Kekalahan tersebut membuat timnas U-19 harus tersingkir dari Piala Asia U-19.

Dengan hasil tersebut, laga melawan Uni Emirat Arab tak lagi menentukan bagi Indonesia. Sebaliknya, UEA membutuhkan kemenangan untuk meraih tiket ke babak perempat final.  UEA sendiri saat ini berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi dua poin setelah bermain imbang dengan Australia dan Uzbekistan. Uzbekistan untuk sementara menjadi juara grup dengan mengoleksi 4 poin, hanya unggul produktivitas gol dari Australia di peringkat kedua.

Baca Juga :7 Transfer Pemain Sepakbola Paling Aneh di Dunia

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA