Waspada! 5 Orang Ini Kebanyakan Tertawa Sampai Akhirnya Tewas

oleh Tetalogi
12:52 PM on May 24, 2016

Tertawa itu tanda bahagia dan senang, bahkan juga bisa menyehatkan. Tapi jangan sampai terlalu banyak ketawa atau kamu malah mati dibuatnya. Gara-garanya, ketawa terlalu keras malah bisa membuat pembuluh darah di otak pecah, gagal jantung, paru-paru berhenti, kejang, stroke, juga sesak napas.

Kalau sudah seperti itu, ketawa bukan lagi hal yang menyenangkan jika seseorang sampai tewas karenanya. Sudah ada beberapa orang yang tercatat meninggal seketika gara-gara ketawa berlebihan. Berikut ini beberapa diantaranya.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

1. Pria yang tertawa dalam tidur sampai tewas

Pada tahun 2003, seorang pengemudi es krim di Thailand tiba-tiba tertawa saat tidur. Celakanya, pria berusia 52 tahun tersebut nggak bisa menghentikan tawanya selama 2 menit. Istrinya terus berusaha membangunkannya, tapi ia nggak bisa bangun dan terus saja tertawa.

[Image Source]
Illustrasi tertawa keras [Image Source]
Akhirnya, pria tersebut langsung meninggal seketika dalam tidurnya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia terkena serangan jantung. Gara-garanya ya ia tertawa terlalu lama dan tak bisa mengontrolnya dan berakhir pada kematian.

2. Tertawa sampai tewas gara-gara nonton film komedi

Alex Mitchell adalah seorang tukang bangunan asal Inggris yang suka nonton acara humor. Pada tahun 1975, ia nonton Kung Fu Kapers episode The Goodies. Melihat kelucuan film tersebut, ia tertawa terbahak-bahak sampai setengah jam lamanya.

[Image Source]
Alex Mitchell [Image Source]
Pada akhirnya, pria tersebut juga tewas karena tawanya yang nggak bisa berhenti. Istrinya, Nessie, kemudian menulis surat kepada stasiun televisi tersebut terutama untuk acara The Goodies. Inti suratnya adalah bahwa ia berterimakasih karena sudah membuat momen terakhir hidup suaminya begitu menyenangkan.

3. Pria yang tertawa keras gara-gara adegan film

Pada tahun 1988, ada sebuah film komedi berjudul A Fish Called Wanda. Dalam sebuah adegan, aktor Michael Palin tidak sengaja memasukkan kentang goreng ke dalam hidungnya. Pada tahun 1989, seorang pria Belanda bernama Ole Bentzen menonton film tersebut.

[Image Source]
Meme tertawa keras [Image Source]
Menurutnya adegan kentang masuk hidung itu benar-benar lucu hingga ia ketawa tanpa henti. Celakanya, ia ketawa sampai detak jantungnya meninggkat hingga 250-500 detakan per menit. Akibatnya ia langsung terkena serangan jantung dan langsung tewas.

4. Tertawa gara-gara lihat pemain opera waria

Pada tahun 1782, seorang janda bernama nyonya Fitzherbert menonton opera berjudul The Beggar’s Opera bersama teman-temannya. Salah seorang aktor bernama Bannister kemudian masuk berdandan sebagai wanita dengan naman Polly sehingga para penonton kemudian tertawa terbahak-bahak.

[Image Source]
Foto wanita era Victoria tertawa keras [Image Source]
Ketika penonton lain sudah berhenti tertawa, ternyata nyonya Fitzherbert nggak bisa menghentikan tawanya. Ia bahkan terpaksa keluar dari gedung opera sebelum drama berakhir. Karena tetap tak bisa menghentikan tawanya, kabarnya ia mengalami histeria hingga akhirnya tewas beberapa hari kemudian.

5. Raja yang kebanyakan makan dan ketawa

Suatu ketika pada tahun 1410, raja Martin sedang menikmati makan malam yang sangat besar di ruangannya. Ia bahkan menghabiskan satu ekor angsa sendirian dengan ditemani badut istana favoritnya, Borra.

[Image Source]
Raja Martin [Image Source]
Raja bertanya kepada Borra, ia ke mana saja. Ternyata, jawaban Borra baginya begitu lucu sampai ia tertawa terbahak bahak. Karena tawanya yang tak bisa berhenti bersama dengan kebanyakan makan, pria tersebut akhirnya meninggal dunia.

Ketawa memang menyenangkan, dan bisa menghilangkan stress. Tapi sejak dulu, segala hal yang berlebihan memang nggak baik, termasuk ketawa. Siapa sangka jika tertawa teralalu keras bahkan bisa mengakibatkan kematian. Karena itulah, sebaiknya kita sekarang lebih berhati-hati dan mengontrol tawa kita agar tidak kebablasan seperti yang terjadi pada orang-orang malang ini.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA