Kisah-Kisah Terbentuknya Carnac Stone, Peninggalan Kuno yang Bikin Peneliti Menyerah

oleh Aisyah Putri
13:30 PM on Feb 16, 2017

Banyak sekali misteri di dunia ini yang tidak terpecahkan. Misalnya saja asal usul Crop Circle, patung-patung di Pulau Paskah dan Stonehenge. Sementara misteri yang satu belum terjawab, muncul misteri lainnya. Di desa Carnac, Prancis, terdapat jajaran 3000 batu yang diperkirakan telah berada di sana selama ribuan tahun. Banyak yang mempertanyakan apa alasan dibentuknya barisan bebatuan yang disebut dengan Carnac Stones itu.

Carnac Stones membentuk dua belas baris utama sepanjang empat kilometer, selebar satu kilometer dan membentuk lingkaran  di setiap ujungnya. Ilmuwan berpendapat bahwa batu-batu di sana berasal dari periode Neolithic yang berkisar antara tahun 4500 hingga 2000 SM. Meski begitu, mereka tidak bisa menemukan tahun yang akurat dan mengapa batu-batu yang ukurannya mencapai empat meter tersebut disusun sedemikian rupa.

Baca Juga
4 Bangunan Bersejarah Umat Manusia yang Hancur Gara-Gara Keangkuhan ISIS
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap

Karena misterinya yang tidak bisa dipecahkan secara ilmiah, banyak yang kemudian berspekulasi tentang terbentuknya Carnac Stones. Dongeng-dongeng mengenai Carnac Stones pun mulai beredar di masyarakat.

Pasukan Roma yang Disihir

Batuan berjajar seperti barisan pasukan [Image Source]
Alkisah, terdapat pasukan Roma yang sedang melakukan perjalanan panjang untuk menyerang daerah setempat. Penyihir Merlin yang termasyhur kemudian menyihir setiap prajurit menjadi batu. Kisah ini bermula dari barisan batu yang sangat rapi seperti iring-iringan. Versi lain pasukan Roma tersebut dikutuk oleh Tuhan karena mengejar St Cornelius.

Tempat Pemujaan Para Penyihir

Batuan berbaris dari yang tinggi ke pendek [Image Source]
Pada tahun 1800-an, muncul spekulasi mengenai batu-batu besar yang ada di Carnac Stones. Beberapa mempercayai bebatuan itu digunakan sebagai tempat pemujaan para penyihir atau penyembah berhala di jaman kuno. Mereka melakukan ritual penyembahan mereka di situs tersebut.

Fosil Ular Raksasa

Seandainya tidak terbelah oleh jalan, bebatuan ini menyerupai bentuk ular raksasa [Image Source]
Meski sangat diragukan kebenarannya, beberapa orang berspekulasi bahwa Carnac Stones merupakan fosil ular raksasa. Para ilmuwan tidak sepakat karena jelas sekali apa yang ada di sana adalah batu, bukannya tulasng. Tapi siapa tahu ternyata ada spesies ular yang kandungan tulangnya menyerupai batu.

Digunakan sebagai Kalendar

Sebagian batu telah hilang karena dicuri atau dihancurkan [Image Source]
Spekulasi yang ini mungkin yang paling masuk akal dibanding cerita lainnya. Bisa jadi Carnac Stones berkaitan dengan astronomi. Mungkin orang pada masa itu menyusun batu-batu untuk menentukan tanggal dan meramal. Walaupun rasanya bisa diterima, tapi hingga kini belum ada yang tahu bagaimana pola dan susunan dari bebatuan tersebut bisa digunakan untuk menentukan tanggal.

Hingga saat ini tidak ada yang tahu pasti siapa yang membuat Carnac Stones? Berapa lama waktu pengerjaannya? Apa tujuannya? Pertanyaan-pertanyaan tak terjawab ini membuat kita merasa bahwa ilmu pengetahuan manusia benar-benar terbatas. Di tengah-tengah pencarian jawaban, ada saja yang mencoba merusak situs peninggalan bersejarah tersebut. Beberapa orang mengambil batu untuk bahan membuat rumah. Sebagian lagi dihancurkan untuk pembuatan jalan. Dengan sedikitnya informasi dan masyarakat sekitar yang tidak mendukung, sepertinya akan sulit memecahkan misteri dari Carnac Stones.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA