7 Tentara Ini Mengalami Kejadian Mencengangkan Ketika Perang

oleh titi
03:12 AM on Jun 27, 2015

Ingat dengan Perang Dunia I dan II? Ya, kedua perang ini memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan orang di bumi. Dalam perang ini melibatkan lebih dari 100 juta orang yang mendadak menjadi orang militer. Akibat perang dunia ini, sekitar 60 juta orang menjadi korban peperangan yang terdiri dari 20 juta orang militer dan 40 juta warga sipil.

Bukan hanya kematian, ternyata ada beberapa cerita menggelitik tentang tentara yang mengalami kejadian mencengangkan selama perang dunia. Berikut ini Boombastis hadirkan cerita 8 tentara yang dikenal dunia karena kejadian yang dialami selama perang.

Baca Juga
Disebut Perompak oleh Mantan PM Malaysia, Justru Inilah Fakta Suku Bugis Seorang Pelaut Handal
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya

1. Carton de Wiart, Memiliki Banyak Luka Tembak

Merupakan tentara berkebangsaan Belgia yang ikut berperang dalam Perang Dunia I dan II. Selama hidupnya, Carton dikenal tajam dalam mengatur strategi perang. Perwira Angkatan darat Inggris yang bernama lengkap Sir Adrian Paul Ghislain de Wiart ini pernah ditembak hampir diseluruh bagian tubuhnya ketika perang terjadi. Carton mengalami luka tembak di wajah, kepala, perut, pergelangan kaki, kaki, pinggul dan juga telinga.

Carton de Wiart
Carton de Wiart[ImageSource]
Meski mengalami luka parah, Carton dapat bertahan hidup hingga usia 83 tahun. Bukan hanya terkena tembak, Carton juga pernah mengalami kecelakaan pesawat ketika bertugas perang. Ia juga pernah menggigit tangannya sendiri karena menolak diamputasi ketika menjadi seorang tahanan. Setelah perang selesai, ia banyak dikenal oleh pejabat tinggi negara. Carton memutuskan tinggal di Irlandia setelah menikah degan janda yang berusia 23 tahun lebih muda darinya.

2. Witold Pilecki, Pemberani di Medan Perang

Witold Pilecki merupakan veteran Polandia-Soviet yang mengajukan dirinya untuk dipenjara di Auschwitz (tempat kamp. NAZI di Jerman) ketika perang dunia II berlangsung. Pilecki diam-diam mengumpulkan informasi di Auschwitz dan kemudian melarikan diri. Pilecki yang saat itu berusia 39 tahun bertanggung jawab untuk menginformasikan kepada sekutunya semua yang terjadi di Auschwitz .

Witold Pilecki
Witold Pilecki[ImageSource]
Setelah melarikan diri, Pilecki mengorganisasi gerakan perlawanan. Tahun 1944 ia mengambil bagian dari pemberontak Wars. Namun tahun 1948, Pilecki diasingkan dan dieksekusi mati sebagai ‘imperialisame asing’. Karena keberaniannya dalam perang, Pilecki dihargai masyarakat di negaranya. Bahkan muncul buku yang berjudul ‘The Aucchwitz Volunteer’ yang menceritakan jalan hidupnya.

3. John R. McKinney, Sendiri Melawan 100 Orang Tentara

Ia adalah seorang tentara yang menerima ‘Medal Of Honor’ dalam Perang Dunia II. Ia mendapatkan penghargaan setelah keberaniannya berkampanye untuk merebut kembali Filipina dari pasukan Jepang ditahun 1945. John berjuang sendirian melawan 100 tentara jepang sebelum bala bantuan datang untuk mempertahankan posnya.

John R. McKinney
John R. McKinney[ImageSource]
Kemampuan bertarung dan juga keberaniannya di luar dugaan. Dengan semangat yang gigih, ia berhasil membunuh sekitar 38 tentara Jepang dalam serangan kala subuh itu. John akhirnya meninggalkan dunia di usia 76 tahun di Amerika Serikat.

4. Leonard A. Funk, Jr. Tertawa Ketika Ditahan

Seorang sersan angkatan darat Amerika Serikat yang ditangkap bersama anak buahnya disekitar Holzhim, Belgia. Ketika penangkapan berlangsung ia tertawa terbahak-bahak sangat keras. Hingga tentara Jerman kebingungan dan ikut tertawa melihat ekspresinya. Namun, tertawa inilah yang menjadi strategi manjurnya.

Leonard A. Funk, Jr.
Leonard A. Funk, Jr.[ImageSource]
Setelah semua tentara Jerman tertawa, Leonard dengan cepat mengambil senapan dan menembaki para tentara Jerman. Sambil menembak, ia bergabung dengan anak buahnya yang juga mengikuti aba-abanya. Strateginya membuahkan hasil, sebuah kekuatan kecil tersebut mampu membunuh 20 tentara. Karena kecerdikkannya ia dianugerahi penghargaan di Amerika.

5. Anibal Milhais, Bertahan di Garis Depan Selama 3 Hari

Seorang tentara Portugis yang ikut berperang di Perang Dunia I. Milhais menjadi satu-satunya tentara yang menerima kehormatan dari negaranya. Ia mendapatkan banyak penghargaan dan pujian setelah melewati perang di Belgia. Dalam perang yang dikenal dengan ‘The Battle Of La Lys‘ menewaskan lebih dari 1.938 orang, 5.198 mengalami luka-luka dan sekitar 7.000 menjadi tawanan.

Anibal Milhais
Anibal Milhais[ImageSource]
Namun setelah perang selesai, nasib buruk menimpanya. Kebutuhan hidupnya serba kekurangan hingga ia memutuskan pindah ke Brazil. Mendengar kepergiannya ke Brazil karena faktor uang, pemerintah memerintah Milhais untuk kembali ke Portugal. Akhirnya Milhais kembali ke kampung halamannya dan hidup dari uang pensiunan dari pemerintah setempat.

6. Hugh C. Thompson Jr., Pahlawan Pembantaian My Lai

Hugh merupakan penerbang helikopter yang dikenal sebagai pahlawan pembantaian. Dia menjadi pahlawan setelah menghalangi para tentara yang membunuh warga sipil desa My Lai, Vietnam. Saat pembantaian terjadi, Hugh sedang melakukan misi penerbangan pengintaian.

Hugh C. Thompson Jr
Hugh C. Thompson Jr [ImageSource]
Ia bersama temannya, Glenn Andreotta dan Lawrence Colburn mencoba menyelamatkan beberapa orang dari pembantaian. Hugh mendaratkan helikopternya dan memberikan lampu hijau bagi warga yang masih hidup. Namun untuk menyelamatkan orang-orang ini, Hugh harus berperang senjata dengan para tentara.

Well, ngeri jika membayangkan kita ikut dalam perang yang mereka lakukan. Tapi, bangga juga jika mengingat bagaimana jerih payah mereka untuk menciptakan keadilan di dunia. Meski harus melewati kejadian-kejadian mengerikan dan tak diduga dalam hidupnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA