Takut Hamil, Gadis Ini Masukkan Kentang ke Organ Intimnya

oleh Admin
09:06 AM on Oct 6, 2014

Kurangnya pengetahuan tentang kehamilan dan alat kontrasepsi bisa membuat seseorang bertindak nekat. Ditambah lagi dengan mitos-mitos masa lalu tentang kehamilan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Perempuan dari Kolombia ini contohnya, dia percaya dengan mitos bahwa kentang bisa mencegah kehamilan, akibatnya akar kentang tumbuh di dalam organ intimnya.

Gadis Kolombia berusia 22 tahun yang tidak disebutkan namanya ini menjadi membuat pemberitaan heboh. Dia mengalami sakit perut luar biasa dan memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, tim dokter sangat kaget menemukan kentang di dalam organ intim sang gadis. Lebih mengerikan lagi, kentang tersebut sudah tumbuh dan berakar di dalam organ intim.Takut Hamil, Gadis Ini Masukkan Kentang ke Organ Intimnya 1

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Kisah aneh sekaligus menyedihkan ini langsung menjadi berita besar di Kolombia, hingga akhirnya tersebar ke seluruh dunia. Saat ditanya mengapa nekat memasukkan kentang ke dalam organ intimnya, gadis itu mengatakan dengan polos bahwa dia percaya dengan kata-kata ibunya, yang sebenarnya hanya mitos.

“Ibu saya memberi tahu, jika tidak ingin hamil, saya harus menaruh kentang di dalam vagina saya, dan saya percaya sajam” ujarnya.

Tidak ingin terjadi hal-hal buruk, tim dokter langsung mengeluarkan kentang yang ada di dalam organ intim sang gadis, beserta akar kentang yang juga sudah tumbuh di dalam sana. Pertumbuhan kentang itulah yang membuat sakit perut luar biasa. Beruntung, tidak ada komplikasi dari perbuatan nekat gadis ini. Kentang itu berhasil dikeluarkan dan organ intim si gadis sudah bebas dari sayur tersebut.

Kesadaran yang rendah akan pengetahuan reproduksi membuat banyak masyarakat Kolombia tidak memakai kontrasepsi yang seharusnya. Hal ini tidak hanya terjadi di kalangan tua, tetapi juga di kalangan muda. Mereka ingin memakai kontrasepsi karena takut hamil, namun berujung petaka karena kurangnya pengetahuan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA