Jarang Diketahui, Ternyata 5 Lagu Indonesia Ini Jadi Soundtrack Sinetron dan Film di Malaysia Loh

Ternyata tetangga sebelah diam-diam demen dengar musik Indonesia

oleh Arief Dian
16:00 PM on Jun 13, 2017

Semakin hari kemajuan musik di tanah air ini makin berkembang. Selain munculnya banyak musisi-musisi baru, genre-genre musik di Indonesia juga terus berkembang. Bisa dibilang musik yang ada di Indonesia ini makin berkualitas, jadi bukan hal yang aneh kalau makin banyak orang yang lebih suka musik dalam negeri.

Namun siapa sangka ternyata pengagum musik Indonesia itu tak hanya dari dalam negeri saja. Pasalnya negara tetangga kita Malaysia ternyata diam-diam juga ngefans dengan musik Indonesia. Buktinya beberapa lagu milik musisi kita dijadikan soundtrack di film atau serial TV mereka. Jadi lagu apa saja yang bikin orang Malaysia itu kepincut? Simak ulasan berikut.

Baca Juga
10 Wanita Cantik Ini Pernah ‘Nangkring’ di Video Klip Sheila On 7, Ada yang Berhasil Memikat Hati Sang Vokalis Loh
Inilah 6 Artis Cantik Di Balik Figur ‘Setan’ yang Bikin Kamu Terkencing-Kencing, Yakin Masih Nggak Mau Nonton?

Saoundtrack BoBoiBoy adalah band Indonesia

D’masiv [image source]
Siapa yang tidak kenal dengan film animasi yang satu ini. Pasalnya Boboboy sendiri pernah setiap hari menghiasi televisi pemirsa Indonesia. Film animasi Malaysia itu memang sangat digandrungi oleh anak Indonesia, bersaing dengan produk Malaysia lain seperti Upin-Upin. Meskipun begitu, ternyata film tersebut menggunakan lagu dari band Indonesia untuk mengisi Soundtracknya. Dalam movienya BoBoiBoy, pihak film animasi tersebut menggandeng D’masiv sebagai pengisi soundtrack utama film ini. Lagu berjudul “Di Bawah Langit yang Sama” akhirnya menghiasi bioskop di Indonesia dan Malaysia sebagai ending dari film animasi tersebut.

Tombo ati juga menjadi lagu unggulan

Opick tombo ati [image source]
Setelah dinyanyikan kembali oleh Opick, ternyata lagu “Tombo Ati” ini menjadi populer di telinga orang Malaysia. Meskipun ada bagian lirik yang menggunakan bahasa Jawa, namun orang Malaysia masih menyukainya. Mungkin karena di sana juga ada etnis Jawa yang masih menetap. Saking populernya  Tombo Ati ini, seperti di Indonesia, lagu tersebut menjadi soundtrack beberapa stasiun TV Malaysia saat Ramadhan dan Lebaran tiba. Hal ini pastinya menjadi prestasi sendiri bagi Indonesia karena lagunya cukup laku.

Lagu milik Afgan juga lumayan populer

Afgan [image source]
Sebuah lagu religi dari penyanyi pria muda yang lagi naik daun, Afgan, ternyata tidak luput dari sorotan orang Malaysia. Suaranya yang merdu dan terkesan cowok banget itu digandrungi oleh banyak orang baik perempuan maupun laki-laki. Saking populernya, akhirnya lagu berjudul “Pada Mu Ku Bersujud” dijadikan sebuah soundtrack tausiyah di sebuah salah satu stasiun TV Malaysia. Yang lebih hebatnya lagi, ternyata acara religi tersebut hampir ditayangkan setiap hari. Ternyata musik Indonesia ternyata sangat diterima oleh orang Malaysia.

Lagu cinta milik Ada Band menjadi opening sinetron

ada band [image source]
Serupa dengan lagu dari musisi Indonesia lain, lagu cinta milik Ada Band ternyata juga digandrungi oleh masyarakat Malaysia. Lagu berjudul “Surga Cinta” akhirnya dijadikan sebuah soundtrack sinetron di Malaysia. Memang lagu dari Ada Band ini dikenal memiliki lirik yang puitis dan musik yang romantis, jadi bukan hal yang aneh kalau bisa diterima di telinga orang Malaysia. Ternyata lagu-lahu bertema romatis Indonesia juga banyak digandrungi oleh orang-orang Malaysia juga.

Lagu milik Raisa pernah jadi sebuah soundtrack film

Raisa [image source]
Siapa sangka ternyata lagu milik artis cantik Raisa ternyata juga pernah mengisi dunia permusikan Malaysia. Di awal debutnya dulu, ternyata Malaysia juga kepincut dengan suara penyanyi cantik ini, akhirnya salah satu lagu milik Raisa ditunjuk sebagai soundtrak film. Tepatnya lagu yang berjudul Could It Be didaulat untuk mengantarkan film “Mantera” untuk merajai box office Malaysia. Namun sayangnya pendapatan dari film itu sendiri mengecewakan. Namun kita meski tetap bersyukur paling tidak lagu milik musisi Indonesialah yang dipilih.

Kita meski bangga dengan musisi Indonesia, ternyata banyak orang luar yang cinta musik Indonesia. Oleh sebab itu mari lebih cinta musik dalam negeri ini, pasalnya tidak kalah kok dengan milik luar. Kalau bukan kita orang Indonesia sendiri yang mencintainya? Lalu siapa lagi?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA