Sosok 4 Panglima Dayak yang Keberadaannya Masih Menjadi Misteri

Keberadaan mereka diyakini dapat melindungi masyarakatnya

oleh Aini Boom
08:00 AM on Apr 6, 2017

Hingga saat ini, keberadaan panglima Dayak masih menjadi misteri dan menuai kontroversi. Konon di masa lalu, sosok panglima Dayak sangat disegani karena selalu bisa melindungi kampung dari serangan musuh. Gelar dan julukan panglima pada sosok orang Dayak tidak muncul dengan sendirinya, namun ada karakter dan ciri khas yang membuatnya dikenal dan layak disebut panglima.

Konon, sosok panglima suku Dayak tak bisa sembarangan ditemui. Tentang mengapa bisa begitu, masih menjadi pertanyaan yang belum terpecahkan. Banyak yang mengatakan bahwa sosok panglima hanya muncul jika suasana memanas, bahkan hanya saat kondisi perang. Palinglima suku dayak yang selama ini banyak dikenal adalah panglima burung dan panglima kumbang. Padahal masih banyak panglima-panglima lainnya yang juga sama misteriusnya dan katanya memiliki berbagai kesaktian. Berikut ini adalah beberapa panglima-panglima yang ada dalam suku Dayak.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Panglima Api

Menurut cerita, Panglima Api berasal dari suku Dayak Iban. Sama seperti panglima lainnya yang tidak muncul sehari-hari, panglima Api hanya muncul saat terjadi perang dan semua pasukan hampir terdesak atau dipukul mundur. Maka dikatakan saat panglima Api muncul dan membuat semua pasukan musuh akan tewas disebabkan  jilatan api yang membakar mereka.

Suku Dayak [image: source]
Saat perang telah usai, semua pasukan diharuskan kembali ke kampung masing-masing dan menjalani rutinitas seperti biasa. Setelah berada di kampung halaman, mereka diharuskan menjalankan ritual untuk pengembalian roh Kamang Tariu. Hal ini dimaksudkan agar roh yang telah menolong pasukan saat perang dapat kembali ke alamnya dan tidak menganggu orang-orang suku Dayak.

Panglima Angsa

Orang-orang suku dayak zaman dulu [image: source]
Sebutan lain untuk panglima Angsa adalah panglima Kilat atau panglima Guntur. Orang-orang Dayak meyakini bahwa kehadiran panglima Angsa dari pertapaannya akan disertai suara gemuruh atau guntur dari langit. Banyak pula yang mengatakan bahwa panglima Kilat memiliki kemampuan menebas lawan dengan sangat cepat, bahkan secepat kilat.

Sosok satu ini juga sangat misterius karena seolah mustahil untuk ditemui sembarang waktu. Dan sama seperti para panglima Dayak lainnya, sang Kilat hanya akan muncul ketika terjadi peperangan saja. Ketika sosok satu ini keluar, maka bisa dipastikan bakal terjadi korban besar di pihak lawan.

Panglima Sumpit

Jika konon senjata mandau lekat dengan panglima burung, maka sumpit dikatakan erat kaitannya dengan panglima sumpit. Mandau dan sumpit sendiri sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di pedalaman hutan Kalimantan. Sumpit-sumpit asli milik suku Dayak bernilai tinggi bagi masyarakatnya. Karenanya tidak dijual di pasaran. Sumpit-sumpit yang beredar hanyalah replika. Di beberapa desa, beberapa orang suku Dayak masih menggunakan sumpit untuk berburu.

Panglima Sumpit [image: source]
Sumpit asli suku Dayak terbuat dari kayu ulin dengan panjang sekitar 2 meter. Sumpit ini juga berfungsi sebagai tombak, karenanya dipasang mata pisau yang diikat dengan rotan di bagian ujung sumpit. Pada bagian lobang sumpit dibuat sangat licin dan lurus sehingga memiliki presisi serupa dengan senapan-senapan modern.

Panglima Naga

Semua panglima Dayak rata-rata sangat susah ditemui, tapi kalau boleh dibilang yang paling sukar dijumpai dari semuanya adalah Panglima Naga. Semua tentangnya masih sangat misterius. Jangan rupa, kekuatannya saja juga banyak yang tidak tahu. Meskipun begitu, sosok satu ini dipercaya sangat kuat.

Panglima suku Dayak [image: source]
Diceritakan bahwa panglima Naga Sabui bertempat di gunung. Konon, orang-orang Dayak meyakini bahwa ada gunung tempat Naga Sabui. Hanya saja, panglima ini selalu nomaden (berpindah-pindah tempat), dan selalu hilang dari pandangan mata.

Inilah mereka para panglima Dayak selain sang Kumbang dan Burung. Siapa sangka jumlahnya ternyata lumayan banyak. Dipercaya sebenarnya tidak hanya sejumlah ini saja kuantitas sang panglima, tapi masih banyak lagi. Lantaran sangat misterius maka hampir-hampir susah untuk dikulik lebih dalam. Jangankan orang luar, masyarakat Dayak sendiri pun tak mudah untuk bisa menjumpai para panglima tersebut.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA