10 Sitkom Terlaris Indonesia yang Kehadirannya Pernah Membawa Keceriaan Luar Biasa

Sayangnya populasi sitkom di Indonesia makin menipis saja

oleh Nikmatus Solikha
18:00 PM on Jun 19, 2017

Mengikuti drama serial yang menguras emosi memang seru. Namun, ada kalanya kita butuh sesuatu yang ringan dan menghibur. Terlalu banyak nonton serial melankolis kadang bikin kita mikirin masalah yang sebenarnya nggak ada dalam hidup. Oleh karena itu, sebagai penyeimbang kita butuh nonton sitkom.

Sayangnya, beberapa televisi nasional saat ini mulai jarang menayangkan situasi komedi. Padahal, di zaman dulu begitu banyak sitkom jagoan yang selalu dinantikan keluarga. Masih ingatkah kamu sama sitkom-sitkom di bawah ini?

Office Boy

sitkom ob [Image Source]
Sitkom satu ini tentu nggak bakal terlupakan, nih. Dulu kita selalu dihibur dengan lucunya situasi kantor dengan para karyawannya yang masing-masing punya kepribadian yang unik dan nyeleneh. Ada Pak Taka pemimpin HRD yang galak dan ditakuti semua karyawan, Hendra si akuntan super norak, Gusti karyawan playboy, Saschya yang polos, ada lagi nih kru bagian belakang alias para OB, yaitu Mail, Sayuti, Odah, dan satu lagi Susi sebagai cleaning service. Kehidupan mereka di kantor yang ngocol abis selalu sukses bikin pemirsa ngakak. Jam tayangnya sore, pas banget dengan waktu ngumpul keluarga.

Suami Suami Takut Istri

Suami Suami Takut Istri [image source]
Sitkom satu ini dulu juga memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta komedi. Bercerita tentang sebuah kompleks yang dihuni oleh orang-orang yang berasal dari berbagai suku, Betawi, Jawa, dan juga Minang. Sesuai judulnya nih, sitkom Suami Suami Takut Istri memang berkisah tentang para suami yang nakal tapi pada takut sama istrinya yang galak. Kebayang kan, gimana kocaknya para suami yang pada tunduk sama istri sendiri. Situasi komedi ini juga jadi salah satu hiburan paling ditunggu pemirsa setanah air. Sayang, sekarang udah nggak tayang lagi.

Bajaj Bajuri

Bajaj Bajuri [image source]
Bajaj Bajuri bercerita tentang kehidupan sehari-hari dari Bajuri, seorang supir bajaj bersama istrinya, Oneng seorang pemilik salon. Pemeran dari sitkom ini antara lain Mat Solar, Rieke Dyah Pitaloka, Fany Fadillah, dan Hajjah Nani Wijaya. Sitkom ini juga termasuk yang paling banyak penggemar, terbukti karena dulu pernah ditayangkan banyak stasiun televisi nasional, antara lain ANTV, SCTV, RTV dan CNN Indonesia.

Tetangga Masa Gitu?

Tetangga Masa Gitu [image source]
Hayo, siapa yang ngaku fans Chelsea Islan? Sebelum doi aktif di dunia perfilm-an, si cantik yang punya wajah kebule-bulean ini bermain di situasi komedi Tetangga Masa Gitu? Di sana, diceritakan bahwa Bintang Howard Bornstein (Chelsea Islan) merupakan istri dari Bastian Irawan (Deva Mahesa), mereka sepasang pengantin baru yang selalu romantis tapi menurut tetangganya Adi Putranto ( Dwi Sasono) sangat mengganggu dan menyebalkan. Uh, nonton sitkom emang pasti bikin sebel-sebel tapi ngakak.

Abdel dan Temon

Abdel dan temon [image source]
Nama dua pelawak satu ini memang nggak lagi asing di telinga kita. Bercerita tentang dua sahabat yaitu Abdel dan Temon, mereka bersababat tapi kesehariannya terlihat nggak pernah akur, kerap terlibat debat yang selalu menciptakan dialog-dialog mengocok perut. Ditambah lagi dengan beberapa pemeran pendukung seperti satpam polos yaitu Muklis sampai Udin Penyok yang selalu menganggap dirinya paling ganteng, padahal cuma asisten rumah tangga.

Kelas Internasional

Kelas Internasional [image source]
Sitkom ini bercerita tentang sekolah khusus bahasa Indonesia yang mengajar para orang-orang yang datang dari luar negeri.  Sitkom ini setidaknya melibatkan 13 orang dari berbagai negara asal, mulai dari Jepang, Korea Selatan, India dan lain sebagainya. Meski begitu banyak orang asing, sitkom satu ini tetap saja mengocok perut, terlebih cara komunikasi para murid kelas Internasional yang masih begitu fasih dalam berbahasa Indonesia, bikin obrolan mereka terdengar menggelikan sekaligus kocak. Cocok buat mengisi waktu luang sambil refresing saat jam istirahat.

Awas Ada Sule

Awas Ada Sule [image source]
Nama Sule sebagai komedian tanah air emang nggak diragukan lagi. Kemampuannya mengocok perut orang bikin pria Sunda ini punya acara tersendiri dengan menggunakan namanya sebagai judul. Awas Ada Sule sendiri pertama ditayangkan pada tahun 2009. Bercerita tentang Sule, seorang pembantu di rumah keluarga kaya. Meski hanya seorang pembantu, namun Sule begitu belagu dan banyak akal, yang jelas bikin banyak orang ngerasa gemes, geregetan sekaligus terpingkal.

Kejar Tayang

Kejar Tayang [image source]
Kembali mengusung tema ‘pekerjaan’, tapi beda tema dengan OB. Kejar Tayang di sini mengisahkan tentang kesibukan para kru dan artis dalam pembuatan sinetron striping. Banyaknya perbedaan karakter antar kru dan artis bikin sitkom satu ini begitu segar dan mengocok perut. Situasi komedi ini diramaikan dengan keikutsertaan Dwi Sasono, Rifky Balweel, Deasy Bauman, Maya Septa, Mike Lewis, dan artis lainnya.

Malam Minggu Miko

Malam Minggu Miko [image source]
Malam Minggu Miko digagas oleh penulis sekaligus komika tanah air, yaitu Raditya Dika. Kemampuannya dalam mengolah komedi memang selalu diacungi jempol. Bahkan, dalam pembuatan Malam Minggu Miko sendiri, Radit berperan sebagai produser, penulis skenario sekaligus tokoh utama  dalam sitkom tersebut. Sebelumnya, sitkom ini hanya ditayangkan di channel YouTube saja. Namun, saking banyaknya peminat, akhirnya diangkat ke salah satu TV nasional.

Saya Terima Nikahnya

Saya Terima Nikahnya [image source]
Sitkom satu ini mengangkat cerita tentang sepasang suami istri yang baru menikah. Mereka melalui kehidupan sehari-hari di rumah mertua. Sebagai pengantin baru, mereka juga menghadapi berbagai masalah dengan mertua. Banyak nama-nama artis beken yang terlibat dalam sitkom satu ini, seperti Rey Sahetapy, Nungki Kusumastuti, Dimas Aditya dan Tika Bravani.  Sitkom satu ini juga terhitung sukses, setidaknya ada ratusan episode yang sudah tayang di stasiun televisi nasional.

Itulah beberapa sitkom Indonesia yang sempat meramaikan hiburan tanah air. Sayangnya, saat ini Indonesia makin jarang menayangkan serial bertema komedi dan justru banyak menayangkan sinetron dan infotainment. Semoga ke depannya, bakal banyak judul sitkom yang berkualitas di layar kaca Indonesia. Next

Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA