5 Perbedaan Mendasar Sistem Pendidikan di Indonesia dan Luar Negeri

oleh Diah
07:00 AM on Feb 3, 2016

Jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang dan maju lainnya, kualitas pendidikan di Indonesia sepertinya masih kalah dan tertinggal. Oleh karenanya, tidak heran banyak orang berduit yang lebih rela untuk menempuh pendidikan lanjutan di negara lain.

Baca Juga :5 Prestasi dan Kehebatan Indonesia yang Kini Semakin Memudar

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Kurangnya kualitas pendidikan Indonesia bukan menjadi satu tanggung jawab satu pihak saja, yaitu badan pendidikan atau guru, melainkan berbagai pihak, mulai dari orang tua sampai dengan pemerintah. Untuk melihat perbedaan antara sistem, kualitas dan segala hal terkait pendidikan di Indonesia, maka tidak ada salahnya untuk membandingkan dengan di luar negeri, sebagai parameter.

1. Berkurangnya masa-masa bermain anak

Usia balita dan kanak-kanak adalah masa yang paling menyenangkan bagi seorang anak, karena di waktu itu mereka dapat belajar banyak hal sembari bermain. Namun di Indonesia, pengenalan pendidikan sejak dini sudah mulai diterapkan. Bahkan ada yang masih dalam masa balita, seperti memasukkannya ke playgroup dan Taman Kanak-kanak sampai dengan pemberian kursus privat.

Berkurangnya masa-masa bermain anak [image source]
Berkurangnya masa-masa bermain anak [image source]
Hal ini disebabkan ada persyaratan khusus ketika sang anak akan masuk Sekolah Dasar, minimal sudah dapat membaca. Memang bagus sih, karena tujuannya agar seorang anak dapat belajar bersosialisasi dan melatih motorik dan daya pikir mereka. Namun satu imbas yang secara tidak langsung didapatkan adalah masa kanak-kanak mereka akan hilang di usia yang masih terlalu dini tersebut, mereka akan mulai mengenal stres.

Bagaimana dengan di luar negeri? Salah satu contohnya di Finlandia, seorang anak dapat mulai masuk ke jenjang pendidikan dasar ketika mereka sudah berusia 7 tahun. Sebelum itu, maka mereka dapat mengeksplorasi apa yang mereka inginkan, salah satunya adalah bermain.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA