Inilah Sindikat Penjualan Organ Tubuh Manusia yang Menggemparkan Dunia, Indonesia Juga Ada

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Oct 10, 2016

Seiring dengan banyaknya permintaan donor organ tubuh di dunia, pasar gelap penjualan organ semakin menggeliat. Di berbagai negara, sindikat penjualan organ ini sudah banyak bermunculan dengan modus yang bermacam-macam. Ada yang sengaja menculik lalu dioperasi secara paksa ada juga yang dibunuh terlebih dahulu lalu diambil organnya untuk meninggalkan jejak.

Di berbagai belahan dunia, sindikat penjualan organ tubuh sudah semakin parah. Beberapa di antaranya sudah memiliki sistem yang apik dan bekerja sama degan beberapa rumah sakit. Akibat sistem ini, pihak kepolisian semakin sulit meringkusnya. Oh ya, inilah sindikat penjualan organ tubuh manusia yang ada di dunia termasuk Indonesia.

Baca Juga
4 Bangunan Bersejarah Umat Manusia yang Hancur Gara-Gara Keangkuhan ISIS
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap

1. Sindikat Hebei – Tiongkok

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Tiongkok mengalami masalah pelik perihal banyaknya penduduk yang membutuhkan organ tubuh manusia. Mereka adalah penderita kanker atau gagal ginjal yang selama puluhan tahun menunggu transplantasi. Melihat banyaknya permintaan akan organ tubuh inilah beberapa sindikat mafia di Provinsi Hebei melakukan penangkapan terhadap penduduk dan juga dokter.

Ilustrasi penjual organ[image source]
Ilustrasi penjual organ [image source]
Penduduk yang ditangkap akan dioperasi oleh dokter yang telah ahli itu. Mereka akan dibedah bagian perutnya untuk diambil organ dalamnya seperti ginjal. Setelah diambil tubuh mereka akan dijahit kembali dan dibiarkan lepas begitu saja. Kasus penjualan organ di Tiongkok terus meningkat sejak pelarangan tahun 2007 dan budaya penduduk yang mengharuskan mayat dikubur atau di barak dalam keadaan utuh.

2. Sindikat Penyeludupan Anak – Inggris

Kita tidak akan mengira kalau Inggris juga gudangnya penjualan organ manusia terutama anak-anak. Biasanya para pengepul anak-anak akan mengambil mereka dari kawasan miskin di Afrika. Entah dengan iming-iming uang, dipaksa, atau diadopsi, anak ini diterbangkan ke Inggris lalu dipanen organ tubuhnya. Biasanya organ yang diambil adalah ginjal, hati, hingga jantung.

Gadis Afrka [image source]
Gadis Afrka [image source]
Selain berasal dari kawasan Afrika yang sangat miskin. Anak-anak yang akan dipanen organ dalamnya juga berasal dari negara Asia seperti Tiongkok, Vietnam, dan Bangladesh. Anak-anak ini akan dirawat dalam beberapa saat lalu dipanen organ dalamnya. Hingga sekarang, praktik ini terus ada karena permintaan organ dalam masih saja tinggi.

3. The Great Indian Kidney Racket – India

India mengalami darurat penjualan organ tubuh manusia dalam beberapa tahun ke belakang. Jika di banyak negara, pelaku penjualan organ ini adalah penjahat, maka di India penjualnya adalah para dokter. Mereka yang ada di dalam rumah sakit seling bekerja sama untuk melakukan panen ginjal dari para donor yang merupakan warga miskin di sana.

dipanen ginjalnya [image source]
dipanen ginjalnya [image source]
Metode yang dilakukan oleh dokter ini adalah dengan membuat mereka terpengaruh. Dengan iming-iming yang cukup banyak atau sekitar USD 4.100 penduduk akan rela ginjalnya diambil. Setelah ginjal ini diambil, para dokter akan menjual lagi kepada penerima donor atau pasar gelap dengan harga yang fantastis. Praktik jual beli organ ini tidak hanya dilakukan di satu rumah sakit saja, satu persatu rumah sakit pemanen ginjal mulai diperiksa.

4. Knight Templar Cartel – Meksiko

Knight Templar Cartel adalah sebuah kelompok penjual narkoba di Meksiko yang dalam beberapa kesempatan mereka juga memanen organ. Biasanya mereka menangkapi anak-anak yang masih di bawah umur. Di jalanan mereka mobil boks yang akan diisi oleh anak-anak yang diculik saja mereka bermain di jalanan dan tanpa pengawasan dari orang tuanya.

anak-anak Meksiko [image source]
anak-anak Meksiko [image source]
Kartel ini akan membawa anak-anak itu ke sebuah ruangan operasi. Mereka akan meminta dokter melakukan pembedahan dan dipanen organ dalamnya yang berharga. Setelah dipanen, anak itu akan dibiarkan meninggal dunia dengan organ di dalam tubuhnya tidak lengkap.

5. Sindikat Penjualan Organ – Indonesia

Meski tidak terdengar dengan jelas keberadaannya. Sindikat jual beli organ tubuh manusia cukup banyak terjadi di masyarakat. Biasanya target dari para sindikat ini adalah mereka yang memiliki tingkat ekonomi rendah. Dengan iming-iming uang yang banyak, mereka mau saja menyerahkan satu buah ginjalnya.

jual organ di Indonesia [image source]
jual organ di Indonesia [image source]
Selain melakukan iming-iming, mereka juga sengaja menculik korban dengan cara yang kasar. Setelah diculik, korban akan dibius lalu diambil organ tubuhnya yang berguna. Tubuh korban yang terbuka dan kehilangan organ tubuh akan dibuang begitu saja.

BACA JUGA: 8 Agama Asli Indonesia ini Tak Pernah Diakui oleh Pemerintah Sejak Dulu

Inilah sindikat-sindikat penjualan organ tubuh manusia yang ada di dunia. Keberadaan mereka seperti duri di dalam daging sehingga sangat mengganggu. Semoga praktik jual beli ini segera ditumpas habis agar masyarakat tidak resah.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA