Ketika Semboyan Bahasa Inggris Jadi Asal-Asalan di Sekolah Dasar

oleh Evi Rizana
10:00 AM on Jan 8, 2015

Anak SD identik dengan daya ingat yang tajam. Mereka dengan mudah mengingat apa yang telah dipelajarinya sewaktu masih di sekolah. Begitu pula dengan hal – hal yang ditemui di lingkungan sekolah.

Daya ingat yang kuat ini dimanfaatkan oleh berbagai sekolah untuk mengajarkan life skill murid – murid mereka. Seperti memasang berbagai semboyan di lingkungan sekolah yang mudah dibaca, diingat, dan diterapkan para siswa. Tak ketinggalan, sekolah juga sering menggunakan bahasa asing untuk memberikan semboyan sekaligus mengajarkan anak.

Baca Juga
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer

Ketika Semboyan Bahasa Inggris Jadi Asal-Asalan di Sekolah Dasar 1
Ketika Semboyan Bahasa Inggris Jadi Asal-Asalan di Sekolah Dasar 1

Namun sayangnya, mereka tidak memperhatikan struktur bahasa atau grammar yang benar dalam semboyan tersebut. Seakan hanya menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris secara asal –asalan. Meskipun anak SD belum bisa memahami grammar yang benar, namun daya ingat mereka sangat kuat untuk mereka apa yang dilihat dan diterima oleh otak. Tak jarang dari mereka yang menggunakan semboyan yang salah tersebut hingga dewasa.

Ketika Semboyan Bahasa Inggris Jadi Asal-Asalan di Sekolah Dasar 2
Ketika Semboyan Bahasa Inggris Jadi Asal-Asalan di Sekolah Dasar 2

Aku malu datang terlambat. I am ashamed come is overdue.

Salah satunya adalah ketika terdapat semboyan agar anak tidak datang terlambat lagi. Tanpa malu, sekolah memajang semboyan yang menggunakan bahasa Inggris asal – asalan tersebut. Sangat terlihat jelas jika mereka menggunakan teknik terjemah kata perkata. Atau mungkin, jika menggunakan mesin terjemahan tanpa mengganti grammar yang benar.

Bagi yang paham betul penggunaan bahasa Inggris yang benar, mereka pasti tertawa melihat semoboyan tersebut. Tidak hanya grammar yang acak – acakan melainkan juga pemilihan diksi yang asal – asalan tanpa mengetahui konteks kalimat. Seperti penggunaan ‘overdue’ untuk kata terlambat yang seharusnya diganti dengan kata ‘late’. Belum lagi semboyan lainnya yang juga tidak kalah parah.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA