5 Orang Ini Berhasil Selamat Meski Ditinggalkan Dalam Kondisi Sekarat

oleh Tetalogi
07:00 AM on Feb 4, 2016

Terkadang manusia memang suka berasumsi tentang kondisi seseorang. Ketika seseorang terlihat sudah berdarah-darah, kebanyakan orang mengira ia tidak akan selamat dan segera meninggal. Padahal bisa saja ia masih bisa selamat atau hidup jika segera dilakukan pertolongan.

Kejadian seperti ini rupanya juga sudah sering terjadi. Beberapa orang ini dianggap sudah akan segera meninggal sehingga mereka ditinggalkan begitu saja. Nyatanya, mereka ternyata bisa kembali sadar dan tetap hidup meski ditinggalkan dalam keadaan sekarat.

Baca Juga
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi
4 Lomba Agustusan Greget Ala Suku Dayak Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Melongo

1. Hugh Glass

Kisah ini menjadi inspirasi dari dibuatnya film “The Revenant”. Sebuah surat tahun 1824 menceritakan kisah seorang pria bernama Hugh Glass. Ia diserang oleh seekor beruang yang mengoyak tubuhnya begitu parah sampai sebagian tulang rusuknya terlihat. Melihat kondisinya yang begitu parah, temannya mengambil pisau dan senjata Hugh Glass dan meninggalkannya begitu saja di hutan.

Hugh Glass [Image Source]
Hugh Glass [Image Source]
Sendirian dan dengan tubuh yang terkoyak, Glass merangkak sejauh 160 km di hutan belantara South Dakota sebelum naik perahu ke Fort Kiowa. Glass menghabiskan waktu 9 bulan mencari orang-orang yang telah meninggalkannya dan membalas dendam. Tapi ia sadar mereka tidak layak dibunuh.

2. William Thompson

Tahun 1867, William Thompson bekerja di Union Pacific Railroad dan dikirim untuk memperbaiki kerusakan jaringan telegraf di Nebraska. Dalam perjalanan, kereta yang ia tumpangi diserang suku Indian Cheyenne yang membunuh semua penumpang. Thompson ditembak di bagian bahu, sebelum kemudian kepalanya dikuliti hidup-hidup.

William Thompson [Image Source]
William Thompson [Image Source]
Ia pingsan akibat kejadian tersebut, namun kemudian sadar dan mendapati sebagian kulit kepalanya yang telah diiris ada di sampingnya. Karena tidak bisa disambung kembali, ia akhirnya menyimpan irisan kepalanya dan memamerkannya untuk mendapatkan uang.

3. Jacob Miller

Tahun 1862 di perang Chickamauga, Jacob Miller yang merupakan tentara Union tertembak di kepala dan ditinggalkan begitu saja oleh teman-temannya. Pasukan Union mundur dari peperangan dan meninggalkannya sendiri di garis pertahanan musuh. Saat ia sadar, ternyata ia sudah begitu berlumuran darah dan tidak ada yang mengenalinya.

Jacob Miller [Image Source]
Jacob Miller [Image Source]
Dokter menolak untuk mengoperasinya karena menurutnya Miller akan segera meninggal malam itu sehingga ia tidak mau menimbulkan rasa sakit lagi. Meski begitu Miller ternyata berhasil sembuh dan bertahan hidup hingga 50 tahun lebih dan pecahan peluru di kepalanya yang berlubang keluar dengan sendirinya.

4. Tim Rugby Uruguay

Tahun 1972, pesawat Uruguay yang mengangkut tim rugby menabrak puncak pegunungan Andes dan jatuh di ketinggian 4.200 meter di atas permukaan laut. Mereka yang selamat berkemah di reruntuhan pesawat selama 11 hari sebelum akhirnya mengetahui dari radio bahwa usaha untuk mencari mereka ternyata dibatalkan.

Pecahan pesawat dan para korban selamat [Image Source]
Pecahan pesawat dan para korban selamat [Image Source]
Mereka yang sudah kehabisan suplai akhirnya memilih untuk memakan mayat korban pesawat yang meninggal saat jatuh. Tanpa ada harapan akan ditemukan, Nando Parado dan Roberto Canessa memutuskan untuk mendaki melewati gunung selama 10 hari untuk mencari bantuan. Berkat mereka, sisa 14 orang yang masih hidup berhasil selamat setelah 72 hari harus bertahan di pegunungan.

5. Samuel Whittemore

Pada usia 78 tahun, Samuel Whittemore menjadi petarung kolonial yang tertua dalam revolusi Amerika. Ia menyerang pasukan Inggris dari balik dinding peternakannya. Whittemore berhasil membunuh 1 prajurit yang lewat dengan senapannya dan menembak 2 orang lagi dengan 2 pistol duel miliknya.

Makam Samuel Whittemor [Image Source]
Makam Samuel Whittemore [Image Source]
Ketika pasukan Inggris berkumpul ke arahnya, Whittemore mengambil pedangnya, namun ia ditembak di wajah dan ditusuk dengan bayonet. Tetangga menemukannya ditinggalkan dan sedang berusaha mengisi ulang senapannya di atas genangan darah. Menurut dokter ia tidak akan selamat, tapi nyatanya ia berhasil bertahan hidup hingga usia 96 tahun.

Beberapa orang tersebut menunjukkan kemauan kuat mereka untuk bisa terus bertahan hidup. Manusia memang tidak seharusnya cepat menyerah dalam kondisi apapun. Bahkan ketika orang lain sudah menganggap mereka akan segera tewas atau bahkan sudah tewas, ternyata kemauan untuk tetap hidup membuat mereka berhasil bertahan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA