Sekuel Mad Max Akan Segera Dibuat

oleh Adys Disty
06:00 AM on May 20, 2015
Sekuel Mad Max Akan Segera Dibuat via cnnindonesia
Sekuel Mad Max Akan Segera Dibuat via cnnindonesia

George Miller kembali membangun dunia fantasinya yang liar dan dikemas secara modern, setelah selama tiga dekade merilis trilogi fim action futuristik MAD MAX. Film ini dibintangi oleh Tom Hardy (Mad Max Rockatansky) dan Charlize Theron (Imperator Furiosa). Film ini mengambil lokasi syuting di gurun Namibia, Potts Hill dan Penrith Lakes, Sydney.
Kisah berawal dari Mad Max ditangkap oleh War Boys, pasukan milik tiran King Immortan Joe (Hugh Keays Byrne) penguasa benteng Citadel. Max tidak mampu menyelamatkan diri. Dirinya justru diperbudak sebagai pendonor darah universal bagi pasukan War Boys, zombie setengah hidup dengan jiwa kamikaze.

Mengambil setting bumi di masa depan, Fury Road menyorot kondisi dunia yang semakin gersang dan runtuhnya peradaban manusia oleh nuklir. Manusia yang tersisa hidup dengan pola pikir skeptis, apatis, hingga praktis yang membuat hilangnya rasa manusiawi di dalam diri mereka masing-masing.

Baca Juga
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala
Disebut Perompak oleh Mantan PM Malaysia, Justru Inilah Fakta Suku Bugis Seorang Pelaut Handal

Sajian laga dan aksi yang memukau dengan konsep dan alur cerita yang imajinatif dan di luar ekspektasi juga tetap dipertahankan. Bahkan untuk mempertegas ide tersebut, aksi-aksi liar, ledakan, hingga kebut-kebutan di tengah hamparan padang pasir yang gersang dilakukan para aktor dan kru film selama prosesnya.

Film garapan George Miller, Brendan McCarthy, dan Nico Lathouris ini menjanjikan suguhan visual spektakuler namun tetap mengedepankan cerita yang ada. Selain itu, Fruy Road juga mengimplementasikan practical effects di lapangan daripada efek komputer, disertai detail desain kostum, setting mengagumkan, ketegangan yang tak terputus khas film aksi.

Adegan pengejaran di film ini juga nikmat di mata dan telinga karena berlangsung secara terus menerus dan mendebarkan. Apalagi diiringi score oleh produser asal Belanda, Junkie XL, dan sound designer Christopher S. Aud, genderang perang Fury Road ditabuh ke tingkat maksimum yang mampu menerjemahkan nuansa paska apokalips dengan tepat.

Sentuhan CGI yang tepat membedakan film ini dengan blockbuster lainnya karena mudah dicerna mata dan terlihat organik di medium 3D. Fury Road tidak hanya menghibur dan menyenangkan, namun juga wajib ditonton. Daya tariknya bukan semata hanya elemen CGI atau plot hiperbolis. Fury Road adalah sebuah narasi dengan penuturan kisah yang bagus.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA