4 Sayuran Unik nan Langka yang Hanya Bisa Kamu Temukan di Indonesia

Sampai ngeden, sayuran-sayuran ini takkan kamu temukan selain di Indonesia.

oleh Eka Fitri
15:00 PM on Aug 6, 2017

Berbicara tentang keanekaragaman, Indonesia ini mungkin bisa dibilang sebagai rumah. Bagaimana nggak, hampir setiap aspek di negara ini begitu beragam. Tak terbatas pada budaya dan agama, alam pun juga demikian halnya. Bahkan ketika membahas alam Indonesia kita nggak bakal kehabisan bahan karena begitu banyak yang bisa diangkat.

Masih berhubungan dengan kekayaan alam Indonesia, mari kita singgung sedikit tentang sayur-sayuran. Ya, percaya atau nggak, ternyata negeri kita ini punya beberapa jenis sayuran yang nggak banyak dijumpai di negara lain. Misalnya saja genjer. Sayuran ini mungkin murah dan identik dengan falsafah khusus, tapi tumbuhan khas tersebut cuma ada di tanah kita. Cari sampai Amerika pun kamu mungkin takkan mendapatkannya. Tak hanya itu, masih banyak sayuran khas lain yang cuma bisa ditemukan di Indonesia.

Baca Juga
Bukan Hanya Indonesia, Ternyata 4 Negara Ini juga Cinta Mati dengan Jengkol dan Petai
Mengenal Kecubung, Tanaman Berbahaya yang Sering Disalahgunakan Anak Muda Buat Mabuk

Genjer yang kini semakin langka

Bagi orang yang pernah tinggal di desa dan merasakan aroma sawah pasti mengenal genjer. Tumbuhan yang biasanya hidup liar di sawah atau perairan dangkal ini lazim dijadikan bahan pelengkap makanan sebagai sayuran. Sayuran ini terkenal karena sering diolah masyarakat pedesaan apabila tidak ada lagi sayuran yang dipanen. Karena tumbuh liar dan bisa dimakan oleh siapa saja, maka tanaman genjer dulunya disebut sebagai “Makanan Orang Miskin”.

Genjer [Image Source]
Seiring dengan perubahan jaman dan berubahnya sawah menjadi rumah penduduk, genjer menjadi sulit sekali ditemui. Sesekalinya ada, pasti dipatok dengan harga yang mahal. Itupun di pasar tradisional. Di pasar modern atau swalayan kota-kota besar malah sudah tidak ditemukan lagi sayur tersebut. Dan untuk memasaknya pun cukup mudah. Hanya dengan ditumis, genjer sudah siap menjadi pelengkap makanan.

Kecipir, si sayur yang sudah jarang dilirik

Saat ini, kecipir masih bisa ditemui di beberapa pasar tradisonal. Hanya saja penampakannya terkadang kurang segar karena sudah jarang yang berminat untuk membeli. Selain itu, para petani mengesampingkan budidaya sayuran ini. Sehingga tumbuhan ini hanya dijadikan sebagai tanaman sela atau yang dirambatkan pada pagar pekarangan. Kecipir sering dimanfaatkan pucuk, daun-daun dan buah mudanya sebagai sayuran. Umumnya, kecipir diolah dengan direbus sebagai sayuran pada pecel, urap-urap dan sayur lalapan.

Kecipir [Image Source]
Di Indonesia sendiri, pertumbuhan kecipir tertinggi ada di daerah Papua. Sedangkan di wilayah Sumatera, kecipir dikenal dengan nama Kacang Botol karena bentuknya buahnya yang lonjong menyerupai botol. Di sisi-sisi buahnya membentuk sudut bersayap mirip dengan bentuk buah belimbing. Satu lagi yang membuat sayuran ini unik adalah bentuk bunganya yang menyerupai kupu-kupu. Bunganya sendiri ada yang berwarna ungu, merah maupun biru pucat.

Sayur jantung pisang yang mulai hilang

Tumbuhan pisang, selain dikenal menghasilkan buah, ia juga menghasilkan sayuran yang enak apabila diolah dengan tepat. Jantung pisang termasuk dalam bagian tumbuhan selain daun, batang dan buah. Dari bagian inilah buah pisang yang disukai anak-anak dilahirkan. Maka dari itu ia disebut juga Bunga Pisang. Ciri-ciri khasnya adalah bagian luar berwarna merah keungu-unguan.

jantung pisang [Image Source]
Sudah hampir jarang pasar-pasar yang menjual jantung pisang ini, karena satu dan lain hal. Padahal sayuran ini banyak sekali manfaatnya, terutama untuk menangkal radikal bebas. Jantung pisang mungkin bukan khas Indonesia, tapi yang memasak bahan ini mungkin cuma Indonesia. Kreatif betul ya orang-orang kita ini.

Rebung si anak bambu

Siapa yang menyangka, rebung dihasilkan dari tunas pohon bambu yang tumbuh dari akar. Tapi, rebung yang bisa diolah adalah rebung yang masih muda. Rebung memiliki warna kuning bahkan ada yang berwarna putih tulang. Khas dari rebung adalah baunya yang pesing apalagi bila telah direbus. Untuk menghilangkan bau pesing, rebuslah menggunakan air kelapa. Meskipun tak hanya tanah Indonesia yang bisa ditanami bambu, namun rebung cukup diminati sebagian besar masyarakatnya karena mengandung gizi yang baik.

rebung [Image Source]
Tekstur rebung renyah setelah mejadi kudapan, membuat orang ketagihan. Namun, olahan rebung bisa jadi berbahaya apabila diolah dengan cara yang salah. Kandungan sianida dapat menyebabkan orang keracunan. Sianidanya sendiir dapat dideteksi dengan rasa pahit setelah direbus. Bagian rebung yang keras harus segera dipotong dan sebaiknya hindari merebus rebung terus-menerus.

Inilah beberapa sayuran khas yang mungkin cuma ada di Indonesia. Terlepas dari harga dan keunikan, eksistensi jenis-jenis sayuran ini adalah hal yang patut dibanggakan. Mungkin saja suatu ketika beberapa tumbuhan ini jadi komoditi ekspor unggulan yang peminatnya banyak. Ngomong-ngomong, dari semua jenis di atas, mana nih yang sudah pernah kamu cicipi?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA