in

Rumor Soal Lampung dan Masyarakatnya yang Katanya Tak Ramah dan Berbahaya

Lampung Jam 10 Malam Sangat Mencekam

Rumor nggak enak selanjutnya soal Lampung adalah perihal keamanannya. Katanya nih, saking rawannya Lampung, aktivitas di sana akan berhenti seketika saat waktu menunjukkan jam 10 malam. Di dua jam sebelum tengah malam ini, jalanan bakal langsung sepi, orang-orang jualan akan menutup warungnya, angkot tiba-tiba menghilang dan sebagainya.

Lampung sepi saat malam [Image Source]
Lampung sepi saat malam [Image Source]
Alasan kenapa seperti ini adalah karena katanya Lampung di waktu malam sangat berbahaya. Entah bahaya apa yang dimaksud, tapi yang jelas banyak orang-orang yang menyarankan ini terutama kepada para pendatang. Rumornya sih seperti itu, entah apakah itu benar-benar terjadi atau hanya berita yang mengada-ada.

Rumor ini sepertinya hanya mengada-ada saja. Pasalnya, di sana itu ternyata banyak tempat-tempat asyik yang buka sampai malam. Kalau sedemikian mencekam, kenapa masih beroperasi? Lampung sangat aman, apalagi jika kita datang sebagai wisatawan yang ingin menikmati serunya kota ini.

Di Lampung Bentrokan Adalah Hal Lumrah

Satu lagi rumor buruk soal Lampung adalah begitu seringnya bentrokan terjadi di sini. Nggak hanya melibatkan beberapa orang saja, tapi juga bentrokan yang menghadapkan kelompok-kelompok besar. Nggak hanya antar suku, tapi juga katanya pribumi dan pendatang.

Sering terjadi kerusuhan [Image Source]
Sering terjadi kerusuhan [Image Source]
Masalah bentrokannya sendiri kadang adalah hal-hal kecil dan remeh. Misalnya lantaran salah satu penduduk diganggu oleh warga kampung lain, atau mungkin karena salah paham saja. Belakangan ini bentrokan juga masih terus terjadi di sana. Misalkan soal perebutan wilayah Register 44 yang memakan jiwa beberapa orang.

Benar-benar mengada-ada nih kalau ada yang bilang Lampung identik dengan bentrok. Pasalnya, provinsi ini juga jadi sarangnya aktivitas-aktivitas menarik dan unik. Misalnya saja soal aksi menyangrai massal warga Lampung Barat yang masuk dalam rekor Muri, atau bahkan aksi solidaritas 1.000 lilin untuk Mistianah yang jadi potret kepedulian orang-orang Lampung. Lihat sendiri kan, Lampung nggak hanya soal bentrok.

Written by Rizal

Hanya seorang lulusan IT yang nyasar ke dunia tulis menulis. Pengalamannya sudah tiga tahun sejak tulisan pertama dimuat di dunia jurnalisme online. Harapannya bisa membuat tulisan yang super kece, bisa diterima siapa pun, dan juga membawa influence yang baik.

Contact me on my Facebook account!

Leave a Reply

Gunung Mirip Piramida di Indonesia Ini Tidak Hanya Indah tapi Juga Menyimpan Misteri

Ternyata, Wanita Kejam Inilah Inspirasi Lahirnya Tokoh Drakula yang Haus Darah