Kenapa Kulit Oon Project Pop Menghitam Sebelum Meninggal? Ini Alasannya!

oleh Monza Boom
18:06 PM on Jan 13, 2017

Oon atau Mochamad Fahroni yang selama ini dikenal sebagai personil Project Pop hari ini menghembuskan nafas terakhir. Penyakit diabetes yang menggerogoti tubuhnya berujung pada gagal ginjal yang membahayakan nyawa.

Beberapa netizen yang berkomentar di pemberitaan dan posting sosial media Oon mengungkapkan pernyataan senada,

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

Kok kulitnya sebelum meninggal hitam sekali ya?

Ini bukan soal klenik atau mistis. Juga sama sekali tidak berhubungan dengan tanda-tanda sebelum kematian. Yuk, kita bongkar secara ilmiah kenapa kulit Oon menghitam.

1. Terdapat 2 jenis terapi untuk gagal ginjal. CAPD dan HD

Oon menjalani terapi HD [image source]
Oon yang sudah terdeteksi gagal ginjal menjalani terapi Hemodialisa atau yang biasa disebut dengan HD. Dalam terapi ini darah ‘dicuci’ menggunakan mesin Hemodialisa untuk mengeluarkan semua racun yang tidak dapat dicerna secara mandril oleh ginjal.

Sementara CAPD adalah terapi yang sekarang mulai banyak dipakai olen negara-negara maju. Continuos Ambulatory Peritoneal Dialysis adalah metode pencucian darah yang menggunakan selaput yang melapisi perut dan pembungkus organ perut. Melalui metode ini pasien tidak diharuskan datang ke rumah sakit karena CAPD bisa dilakukan sendiri. Pada intinya pasien harus memasukkan cairan ke dalam rongga perut untuk ‘menarik limbah’ ke dalam rongga yang sama. Setelah jangka waktu tertentu cairan bisa dibuang dan diganti dengan cairan bersih.

2. Dampak dari CAPD dan HD sangat berbeda

Dampak CAPD dan HD sangat berbeda [image source]
Proses hemodialisa dan CAPD sama-sama tidak ada yang 100% aman bagi tubuh. Bagaimanapun kedua proses ini berusaha menggantikan proses alami yang seharusnya bisa dilakukan oleh ginjal.

Kebanyakan penderita gagal ginjal yang menjalani terapi HD akan mengalami dehidrasi, menggigil, mual, hingga hampir pingsan karena cairan tubuh yang terkuras. Sementara dampak dari CAPD yang paling ekstrem adalah hiper kalemia. Kondisi hiper kalemia bisa muncul saat penderita gagal ginjal terlalu banyak menerima asupan cairan. Efek yang dirasakan bisa seperti kehabisan napas dan sesak saat mengambil napas.

3. Zat besi yang menumpuk di permukaan kulit menyebabkan kulit semakin hitam

Zat besi yang menumpuk di tubuh menyebabkan kulit hitam [image source]

Penumpukan zat besi di permukaan kulit yang disebabkan oleh metabolisme tubuh yang tidak baik meninggalkan perasaan gatal dan tidak naman di kulit. Dampak lain dari penumpukan zat besi ini juga menyebabkan kulit menjadi semakin hitam. Inilah yang menyebabkan kulit Oon makin tampak menghitam sebelum Almarhum meninggal.

Selamat jalan Oon! Terima kasih sudah menghibur kita dengan karyamu yang ceria dan jenaka. Semoga berbahagia di surga 🙂

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA