Keterlaluan! Remaja Alay Ini Berfoto Sambil Panjat Patung Pahlawan Revolusi

oleh dyan
13:36 PM on May 7, 2016

Sungguh miris melihat apa yang dilakukan oleh generasi kekinian belakangan ini. Beberapa waktu lalu, ada seorang bocah mengacungkan jari tengahnya ke foto Jenderal Soedirman di Komplek Monumen Jenderal Sudirman lalu menguploadnya di Facebook dengan tulisan umpatan. Setelah fotonya menjadi viral, dilakukanlah pencarian pada bocah yang diketahui bernama asli Jeri Iftiadi ini. Ia kemudian ditangkap dan diminta untuk membuat surat pernyataan di depan pihak berwajib juga kedua orangtuanya agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Nah, sekarang ada lagi nih yang mau jadi artis mendadak. 4 foto bocah-bocah remaja tersebar luas di Facebook, lagi-lagi dianggap melecehkan pahlawan. Mereka yang belum diketahui identitasnya ini, terlihat berfoto santai di atas patung pahlawan yang diduga ada di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Ada yang kenal dengan mereka?

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

Bergaya santai, tanpa alas kaki, begitukah caramu menghargai pahlawan?

duduki patung lubang buaya 1
[Image Source]

Petualanganmu salah tempat, bro!

duduki patung lubang buaya 2
[Image Source]

Posenya menantang pula! Apa tidak tahu kalau itu patung pahlawan?

duduki patung lubang buaya 3
[Image Source]

Kalau ada yang tahu siapa 8 remaja ini, buruan laporkan ke pihak berwajib ya!

duduki patung lubang buaya 4
[Image Source]
Banyak netizen yang murka melihat kelakuan bocah-bocah ini, terbukti hingga artikel ini dibuat sudah lebih dari 15.000 orang membagikan status akun Facebook milik Wahyu Budhi Sulistyo ini. Salah seorang netizen bernama Rachmad Irwanto misalnya, ia berkomentar, “Gantung di Monas orang-orang begini. Masa muda dibikin hal yang merugikan.” Senada dengan komentar geram netizen Agus Salim, “Minta ditangkapin tuh lalu disuruh berdiri menirukan posisi patungnya selama 24 jam.”

Miris memang melihat generasi muda yang tidak lagi mengerti bagaimana cara menghormati pahlawannya walau kini hanya berupa patung. Mungkin mereka lupa bahwa tanpa jasa sosok-sosok yang patungnya mereka injak-injak ini, Indonesia tidak akan seperti sekarang. Mungkin mereka juga lupa bahwa ada cara yang lebih bijak untuk foto bersama patung-patung yang termasuk sarana publik yang harusnya dijaga.

Tapi benar juga kalau generasi sekarang disebut sebagai generasi over expose, kadang kala mereka sering kebablasan dan tidak berpikir apa akibat dari apa yang mereka lakukan. Tujuan mereka hanya ingin eksis dan memamerkan mereka sedang berada di mana, tapi caranya yang salah. Rupanya mereka harus sering buka buku sejarah, googling minimal?

Ayo dong, jadi generasi muda yang melek! Jangan melek teknologi doang, melek juga dengan budaya dan sejarah Indonesia biar nggak bikin tindakan memalukan seperti ini. Ingat, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya!

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA