9 Program Rehabilitasi Tahanan Paling Unik dan Aneh di Dunia!

oleh Adi Nugroho
10:06 AM on Jul 8, 2015

Penjara tidak akan menyelesaikan semuanya. Narapidana yang dipenjara selama puluhan tahun bisa saja melakukan kesalahan yang sama usai dibebaskan. Untuk itulah selain hukuman kurung, para narapidana perlu mendapatkan sebuah rehabilitasi. Tak hanya pecandu narkoba saja yang butuh penanganan terapis agar kecanduannya hilang. Tapi juga juga semua pelaku tindak kriminal agar kelak saat keluar tahanan mereka bisa berbaur baik dengan masyarakat di lingkungannya.

Baca Juga : 10 Kisah Keisengan dan Candaan yang Berujung Tragedi Mematikan

Baca Juga
Inilah Fakta Di Balik Banyaknya Nama ‘Nguyen’ yang Melekat Pada Pemain Timnas Vietnam
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota

Beberapa negara di dunia sejak dahulu memiliki program rehabilitasi untuk para tahannya. Beberapa adalah program umum, namun sisanya merupakan program yang aneh. Bahkan bisa membuat tahanan mati karena tersiksa. Inilah sembilan program rehabilitasi yang aneh dan nggak biasa!

1. Kamp Pengubah Orientasi Seksual, Cuba

Terhitung hingga Juli 2015, sudah ada sekitar 21 negara yang melegalkan hubungan pernikahan sesama jenis. Terakhir dilakukan oleh Amerika Serikat hingga menyulut kehebohan di mana-mana. Sebelum hal ini terjadi, pada tahun 1960 di Cuba, kaum pencinta sesama jenis ini dimasukkan sebagai kategori kriminal. Mereka yang merupakan pelaku, atau yang dicurigai melakukan praktik sesama jenis akan ditangkap tanpa alasan yang jelas.

Mengubah Orientasi Seksual [image source]
Mengubah Orientasi Seksual [image source]
Semua orang yang ditangkap akan dimasukkan ke dalam kamp tahanan dengan penjagaan super ketat. Bahkan pagar keluar dialiri listrik hingga tidak mungkin untuk melarikan diri. Para tahanan akan dipekerjakan sebagai budak selama bertahan-tahun lengkap dengan segala siksaannya. Bila perlu hingga tewas karena kesakitan. Pihak pemerintah Cuba mengatakan jika “Tahanan akan membuatmu menjadi pria sejati”.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA