5 Fakta Hebat Rasuna Said, Ratu Podium yang Ditakuti Belanda di Zaman Penjajahan

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Apr 23, 2016

Barangkali kita hanya mengenal Kartini sebagai pahlawan yang memperjuangkan hak perempuan. Bahkan setiap tahun ada peringatannya di seluruh Indonesia. Sebenarnya, selain kartini ada banyak pahlawan yang bergerak dengan sekuat tenaga demi menegakkan hak-hak kaum wanita di masa lalu. Salah satu orang itu adalah Hajjah Rangkayo Rasuna Said atau sering dipanggil Rasuna Said saja.

Perjuangan beliau di masa penjajahan Belanda patut diancungi jempol. Belanda pun sampai takut hingga akhirnya menekan dan memenjarakan Rasuna Said. Lantas mengapa Rasuna Said begitu ditakuti oleh Belanda? Berikut penjelasannya untuk Anda semua.

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Sejak Kecil Terdidik dengan Baik

Sejak kecil, Rasuna Said sudah didik oleh orang tuanya agar menjadi seorang yang pandai. Itulah mengapa beliau selalu belajar dengan baik dan terus melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi, Saat memasuki pesantren Asr-Rasyidiyah selepas SD. Rasuna Said adalah satu-satunya santri wanita yang berjuang dan belajar tanpa henti hingga membuatnya selalu jadi unggulan.

Rasuna Said [image source]
Rasuna Said [image source]
Setelah tamat dari pesantren, beliau melanjutkan sekolahnya ke Diniyah Putri di Padang Panjang. Di sana beliau bertemu dengan seorang pimpinan gerakan Thawalib yang menanamkan jiwa reformasi Islam di dalam dirinya. Selepas lulus dari sini, Rasuna Said mengabdikan dirinya pada dunia pendidikan dengan menjadi guru di Diniyah Putri.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA