Ramadan dalam Angka, 5 Hal Menakjubkan ini Hanya Terjadi Saat Ramadan Saja

oleh Adi Nugroho
09:00 AM on Jun 28, 2016

Tidak bisa dimungkiri lagi jika Ramadan adalah bulan yang selalu identik dengan lapar, tarawih, buka puasa bersama, hingga sahur yang heboh karena banyak yang meronda. Hal-hal khas seperti ini sangat susah ditemui di bulan lain, bahkan di bulan Syawal yang konon merupakan bulan penuh kesucian pasca saling maaf-maafan.

Oh ya, selain hal-hal unik seperti di atas. Ternyata bulan Ramadan juga memiliki beberapa hal menarik lo kalau dibuat angka. Nggak percaya? Nih, coba simak beberapa hal dari bulan Ramadan yang bisa diangkakan.

Baca Juga
Lolicon, Sindrom Ketertarikan Pada Gadis di Bawah Umur yang Ternyata ‘Berbeda’ dengan Pedophilia
Matoa, Buah Langka Asal Papua yang Super Lezat dan Harganya Bikin Dompet Meringis

1. Produksi Kurma Dunia 7,5 Juta Ton

Setiap bulan Ramadan datang, semua umat muslim di dunia yang jumlahnya 1,6 miliar mengonsumsi kurma untuk iftar atau berbuka. Kurma dipandang sebagai buah yang bisa mengembalikan kondisi tubuh yang awalnya lemas jadi kembali bertenaga. Rasanya yang manis langsung memberikan energi yang cukup besar hingga kita semua bisa melakukan aktivitas lain degan lebih kuat.

kurma [image source]
kurma [image source]
Oh ya, setiap tahun, produksi kurma yang terjadi saat bulan Ramadan mencapai 7,5 juta ton berdasarkan data dari FAO. Kurma ini berasal dari kawasan Timur Tengah dan diekspor ke berbagai negara Islam dunia seperti Indonesia, Malaysia, dan Pakistan.

2. Tarawih 11 atau 23 Rakaat, ya?

Setiap tahun, kontroversi banyaknya rakaat dalam salat tarawih selalu muncul kembali. Beberapa orang mengatakan bahwa yang benar adalah 23 rakaat. Tapi tak sedikit pula yang memilih 11 rakaat sebagai yang paling tepat. Perdebatan ini akhirnya tak pernah menemui titik temu hingga sekarang.

Tarawih [image source]
Tarawih [image source]
Sebenarnya, tidak ada yang benar dan salah dari jumlah rakaat itu. Kalau kamu ingin salat yang lebih panjang ya pilih yang 23 rakaat. Tapi kalau kamu memilih rakaat yang lebih fleksibel dan cepat karena punya urusan lain yang agak mepet waktunya, pilih yang 11 rakaat. Intinya selalu lakukan ibadah tarawih ini dengan khusyuk.

3. Menahan Lapar Lebih dari 15 Jam

Sebagian besar penduduk Muslim di dunia berpuasa lebih dari 15 jam. Kita semua menahan makan, minum, dan hawa nafsu dari sebelum waktu Subuh hingga Magrib datang. Di kawasan Timur Tengah, puasa biasanya berjalan selama 15 jam dalam kondisi cuaca yang sangat panas. Sekitar bulan Juni-Juli udara di sana bisa lebih dari 40 derajat Celcius.

timur tengah panas [image source]
timur tengah panas [image source]
Di beberapa negara seperti Eropa, banyak Muslim yang harus berpuasa lebih dari 20 jam. Mereka harus menahan lapar dan hawa nafsu jauh lebih lama. Meski terbilang sangat lama, Muslim di kawasan Eropa menjalani puasa dengan sangat semangat. Bahkan di tengah masyarakat non-Muslim mereka bisa menunaikan ibadah ini dengan sempurna.

4. Bekerja Lebih dari 6-7 Jam Ilegal

Saat bulan puasa akhirnya datang, banyak perusahaan di negara berpenduduk mayoritas Islam diberi keringanan saat bekerja. Jika setiap hari biasanya bekerja 7-8 jam, mereka akan diberi keringanan hingga 1-2 jam. Akhirnya 6-7 jam diterapkan sebagai alokasi waktu yang sesuai untuk bulan yang penuh berkah ini.

bekerja [image source]
bekerja [image source]
Negara di kawasan Timur Tengah menerapkan aturan ini dengan sangat ketat. Bahkan, perusahaan yang melanggar aturan ini dan tetap membuat karyawannya bekerja lebih dari 6 jam akan diberi hukuman yang cukup berat.

5. Puasanya 29 atau 30 Hari, ya?

Setiap tahun, jumlah hari untuk berpuasa selalu beraneka ragam. Ada yang puasanya berjalan hingga 30 hari lantaran hilal atau bulan baru tak kunjung tampak saat diamati. Berdasarkan keadaan ini, Sidang Isbat akhirnya menetapkan jika lebaran belum datang esok hari.

Hilal [image source]
Hilal [image source]
Perbedaan jumlah hari saat lebaran ini sering terjadi di Indonesia. Dua organisasi agama baik NU maupun Muhammadiyah kerap selisih satu hari. Meski memiliki perbedaan, kita semua harus saling menghormati ya. Kan sama-sama orang Islam, artinya saudara, kan?

Inilah beberapa hal terkait Ramadan yang kerap diangkakan dan menjadi perdebatan oleh beberapa pihak. Oh ya, ada sesuatu yang bisa diangkakan lagi?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA