5 Rahasia Kelam Facebook yang Bikin Kamu Lebih Waspada dengan Sosial Media

oleh Tetalogi
13:29 PM on Mar 14, 2016

Hampir setiap orang di dunia ini memiliki akun Facebook, atau setidaknya pernah mendengar nama tersebut. Sebagai situs sosial media, Facebook telah mencapai kesuksesan besar. Tidak cuma itu saja, Mark Zuckerberg yang merupakan sosok di balik situs tersebut telah menjadi sosok yang banyak dikagumi dan menginspirasi.

Namun dibalik semua kesuksesan dan sosok yang menginspirasi tersebut, Facebook memiliki beberapa rahasia yang tidak seindah reputasinya. Ada berbagai fakta kelam yang membuat orang mulai berpikir ulang tentang Facebook.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

1. Kesepakatan Ganda

Proyek besar pertama Mark Zuckerberg yang pertama yaitu “Facemash” adalah tiruan dari suatu situs populer, “Hot Or Not”. Situs tersebut secara ilegal mengumpulkan foto para murid Harvard dan menilainya berdasarkan siapa yang paling cantik/tampan. Mark yang hampir saja dikeluarkan dihubungi oleh Cameron dan Tyler Winklevoss. Keduanya meminta Mark Zuckerberg untuk membantu meluncurkan ide sosial media online mereka.

Mark Zuckerberg [Image Source]
Mark Zuckerberg [Image Source]
Saat menulis kode untuk “harvardconnection.com” inilah, Zuckerberg “meminjam” banyak ide dari situs tersebut dan secara rahasia menggunakannya untuk “thefacebook.com. Kedua situs tersebut benar-benar memiliki fitur yang serupa. Zuckerberg kemudian menyombongkan diri lewat chat IM dengan mengatakan,

“Tapi mereka membuat kesalahan ha ha. Mereka memintaku membuatkannya untuk mereka. Jadi aku menundanya agar itu (harvardconnection.com) tidak siap sampai Facebook selesai”

2. Menggunakan User Sebagai Eksperimen

Tahun 2012, Facebook meluncurkan sebuah eksperimen rahasia dengan Cornell dan Universitas California untuk memanipulasi emosi dari 689.003 pengguna Facebook. Analisa tentang “emotional contgion” atau emosi menular ini dilakukan dengan cara sengaja menunjukkan postingan tertentu dan menyaring informasi lainnya di beranda facebook milik pengguna.

Pengguna Facebook [Image Source]
Pengguna Facebook [Image Source]
Facebook dengan sengaja menyembunyikan postingan positif dari teman pengguna untuk membangkitkan perasaan negatif. Pada beberapa user lain, Facebook menyembunyikan postingan negatif untuk membangkitkan perasaan positif. Pengguna tidak sadar bahwa mereka adalah subjek eksperimen, namun perusahaan sosial media tersebut menolak untuk meminta maaf. Beberapa pihak khawatir tes ini cuma sebagian kecil dari eksperimen rahasia lebih besar yang dilakukan Facebook untuk memanipulasi pengguna agar terus online dan mengklik iklan.

3. Aplikasi Messanger yang Melacak Isi Ponsel

Dengan user yang selalu online di smartphone mereka, hampir 80% pengguna Facebook berinteraksi menggunakan perangkat mobile. Tahun 2014, perusahaan tersebut memanfaatkan trend ini dengan memisahkan fungsi messaging menggunakan aplikasi. Tapi gilanya, aplikasi ini memungkinkan Facebook mengakses data ponsel milik pengguna.

Izin aplikasi Facebook Messanger [Image Source]
Izin aplikasi Facebook Messanger [Image Source]
Pengaturan keamanan Messenger memungkinkan Facebook merekam riwayat telepon dan sms, merekam suara dan video, serta memindai data kontak seperti nomor telepon dan email yang tersimpan dalam smartphone. Meskipun perusahaan tersebut ketahuan melacak pengguna web yang telah keluar pada tahun 2011, Facebook mengaku mereka tidak akan memanfaatkan data ini untuk mengikuti pengguna. Namun para penggiat privasi menyatakan kekhawatirannya, karena membuka pesan pribadi juga bisa membocorkan data pribadi dan info kontak.

4. Outsorce Bergaji Rendah dan Pekerjaan yang Membuat Mual

Lebih dari 864 juta orang menggunakan Facebook setiap hari dan berbagi lebih dari 4 milyar konten yang perlu direview jika ada materi yang tidak pantas. Meskipun berhasil mendapatkan penghasilan hingga 8 milyar dollar pada tahun 2013, perusahaan tersebut ternyta cuma menggunakan jasa outsource dari negara kecil untuk menyortir postingan tidak pantas hanya dengan gaji 1 dollar per jam.

Ilustrasi pengguna Facebook [Image Source]
Ilustrasi pengguna Facebook [Image Source]
Para pekerja tersebut melaporkan bahwa mereka harus menyortir material yang membuat mual seperti “pedophilia, necrophilia, pemenggalan dan bunuh diri.” Yang lebih mengerikan lagi, moderator para pegawai outsource ini dikontrak tanpa adanya pemeriksaan keamanan atau pencegahan untuk tidak mendownload postingan-postingan tersebut. Banyak dari mantan moderator tersebut mengaku bahwa terkadang mereka menggali kehidupan pribadi para pengguna Facebook.

5. Benarkah Privasi Pengguna Terjamin?

Facebook telah dituduh membuat pengaturan privasinya sulit dikontrol karena mereka bisa mendapat keuntungan dari akses ke data pribadi yang tidak terlindungi. Perusahan tersebut mengklaim bahwa informasi pengguna tersimpan rapat dan hanya digunakan untuk membuat iklan dan konten yang lebih relevan.

Protes soal pengaturan privasi Facebook [Image Source]
Protes soal pengaturan privasi Facebook [Image Source]
Yang mengejutkan investigasi Wall Street Journal pada tahun 2010 mengungkap bahwa Facebook menyediakan data pribadi penggunanya langsung untuk para pembuat iklan. Pihak ketiga pembuat aplikasi di Facebook seperti Zynga mampu mengakses infro pribadi pengguna dan melihat rantai pertemanannya. Aplikasi pihak ketiga lainnya juga ditemukan menjual ID pengguna Facebook untuk para broker data yang bisa mengaitkan mereka dengan website yang dikunjungi.

Sosial media memang memberikan kemudahan dalam hal tetap terhubung dengan teman, rekan, atau keluarga. Namun, pengguna sering lupa bahwa kehidupan mereka juga diumbar dalam setiap postingan yang dibuat sendiri. Mungkin mereka mengira yang melihat hanyalah orang dalam lingkaran pertemanan Facebooknya, namun kita sebenarnya tidak benar-benar tahu hal itu.

Akan lebih baik jika pengguna mulai menggunakan media sosialnya dengan lebih bijak lagi. Pastikan pengaturan privasi diperiksa agar tidak sembarang orang bisa memanfaatkan kita. Kalau berniat mengunduh aplikasi, pastikan baca dengan teliti ketentuan dan peraturannya agar tahu apa sebenarnya yang akan terjadi setelah aplikasi tersebut terpasang di ponsel kita.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA