Rahasia yang Tersimpan di Balik Megahnya Puncak Carstensz, Tiang Dunia di Bumi Papua

oleh VeBee
14:37 PM on Apr 21, 2016

Banyak yang bilang jika nggak mungkin ada salju di daerah sekitar khatulistiwa. Tapi kalau datang ke deret pegunungan Sudirman di Papua Barat, pendapat itu jadi lain. Di sini kita bisa melihat ada salju di puncak Jaya wijaya yang punya nama lain Carstensz Pyramide. Gunung ini makin terlihat indah, bak brownies di siram krim putih di atasnya bila kita melihatnya dari udara.

Saking cantik dan uniknya tiang langit ini, ada banyak pendaki baik dari dalam maupun luar negeri yang datang ke gunung ini. Tapi meski cantik dan menggairahkan untuk ditaklukkan, gunung ini menyimpan deretan fakta berikut yang tak banyak diketahui orang.

Baca Juga
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila Dijamin Bikin Publik melongo
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya

1. Gunung dengan Salju Abadi yang Memukau

Gunung yang masih termasuk ke dalam barisan pegunungan Sudirman ini memiliki tinggi 4.884 mdpl. Dengan ukuran tinggi seperti itu, maka tak heran jika puncak gunung ini ditutupi salju. Bahkan saat diterpa sinar matahari, salju-salju itu begitu bersinar bak kilauan berlian.

salju-Puncak-Jayawijaya
Gunung dengan Salju Abadi yang Memukau [ Image Source ]
For Your Information, hampir 5% cadangan es di dunia selain Benua Antartika ada di Puncak Jayawijaya ini loh. Tapi sayang, karena pemanasan global membuat endapan salju di deretan pegunungan Sudirman ini terancam hilang seperti gunung Kilimanjaro di Tanzania.

2. Telah Lama Diketahui Orang

Nama Carstensz pada Carstensz Pyramide diambil dari nama penemu gunung Jayawijaya ini yaitu Jan Carstensz pada tahun 1623. Carstensz adalah seorang petualang dari negeri Belanda yang kala itu tengah melewati pulau Papua menggunakan sebuah perahu. Dari perahu inilah ia melihat ada gunung berselimut salju di tengah daerah tropis.

082124200_1445667349-1
Telah Lama Diketahui Orang [ Image Source ]
Sayang, kala itu Carstensz belum bisa memastikan apa yang dilihatnya. Hingga hampir tiga ratus tahun kemudian, gunung ini bisa dipastikan keberadaannya melalui sebuah ekspedisi yang dilakukan orang-orang dari Belanda.

3. Gunung yang Berasal Dari Dasar Laut

Siapa sangka kalau gunung yang termasuk dalam seven submit ini dulunya adalah sebuah dasar laut. Fakta ini baru diketahui setelah dilakukan penyelidikan arkeologis di balik tumpukan salju gunung Jayawijaya.

082124200_1445667349-1
Gunung yang Berasal Dari Dasar Laut [ Image Source ]
Di sini ditemukan ribuan fosil binatang yang setelah dilakukan pengamatan bukanlah binatang darat melainkan binatang laut. Diperkirakan sekitar 60 juta tahun yang lalu, Papua yang merupakan pecahan dari benua Pangea dan masih menyatu dengan Australia mengalami pengendapan yang lama dan banyak. Dari pengendapan inilah daratan Papua mulai terbentuk.

4. Nama Pemberian Sang Putra Fajar

Jika Carstensz diambil dari nama orang yang pertama kali menemukannya, maka Jayawijaya beasal dari Presiden pertama kita, Ir.Soekarno. Yups, setelah mendapatkan kedaulatan Papua Barat dari tangan kompeni, Presiden Soekarno memberikan nama Jayawijaya pada gunung tertinggi di Indonesia ini.

409084-11003106062007@b
Nama Pemberian Sang Putra Fajar [ Image Source ]
Menurut beliau, nama ini mengandung makna puncak kemenangan. Nama ini juga diberikan oleh Presiden Soekarno sebagai ucapan syukur atas kedaulatan Papua Barat sebagai bagian dari Negara Kesatuan Indonesia.

5. Puncak yang Ingin Ditaklukkan Banyak Pendaki

Seperti yang telah disebutkan di awal, jika banyak orang yang ingin menklukkan puncak Jayawijaya ini. Tim ekpedisi pertama yang berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramide ini adalah tim yang dipimpin Heinrich Harrer pada tahun 1962.

ecef1403f6066c22b3b189ab131762ce72d4a2e2_thumb_600_450
Puncak yang Ingin Ditaklukkan Banyak Pendaki [ Image Source ]
Sedangkan tim ekspedisi dalam negeri yang berhasil mencapai puncak Jayawijaya ini adalah tim pimpinan Letnan Kolonel Azwar Hamid. Tim ini berasal dari Direktorat Topografi Angkatan Darat dan berhasil mencapai puncak pada tahun 1964.

Gunung Jayawijaya memang menjadi bagian yang sangat ikonik dari Papua juga Indonesia. Tapi siapa yang sangka jika puncaknya yang tingginya aduhai ini dulunya berada di dasar laut. Hal yang sangat disayangkan jika salju yang identik dengan gunung ini harus pupus karena pemanasan global. So, kita perbaiki lingkungan kita dari sekarang dan dari yang kecil.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA