5 Tips Puasa Sederhana Ini Bisa Diterapkan Mualaf yang Baru Memeluk Islam

oleh Adi Nugroho
12:00 PM on Jun 23, 2016

Bagi beberapa orang, menjalani puasa adalah perkara yang gampang. Kebiasaan puasa yang di jalan sejak kecil membuat kita semua tak memiliki hambatan yang berarti. Namun, bagi beberapa mualaf yang baru saja memeluk Islam, berpuasa adalah sebuah tantang tersendiri. Mereka harus belajar untuk menahan lapar dan juga hawa nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari secara langsung.

Beberapa mualaf mungkin akan mengalami beberapa masalah seperti sakit perut, stamina drop, hingga tubuh menjadi sakit. Puasa memang ibadah yang sulit karena menekan batas fisik dan juga spiritual. Berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para mualaf yang baru belajar berpuasa agar ramadan lancar dan lebih bermakna.

Baca Juga
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi
10 Atlet SEA Games 2017 Asal Indonesia Ini Nggak Cuma Bikin Bangga, tapi juga Cantik Jelita

1. Belajar Bangun Pagi Buta Untuk Sahur

Meski bukan merupakan kewajiban, makan sahur akan membuat semua Muslim bisa menjalani puasanya dengan baik. Makanan yang dimakan saat pagi buta itu akan menjadi energi yang membuat tubuh jadi kuat dan tidak lemas hingga saat iftar atau berbuka puasa akhirnya datang dan semua orang bisa makan dan mengisi energi.

sahur [image source]
sahur [image source]

Bagi mualaf yang baru saja menjalankan puasa, coba latih untuk bangun di pagi hari. Set alarm lebih awal untuk jaga-jaga Anda malas bangun. Kalau memang bangun dari tidur benar-benar malas, bawa makanan ke dalam kamar agar saat waktunya sahur tiba, Anda bisa segara makan tanpa perlu ke dapur.

2. Belajar Puasa Setengah Hari Tidak Masalah

Beberapa sahabat Muslim biasanya belajar puasa dengan tidak makan selama setengah hari. Saat pukul 12.00 siang mereka makan lalu dilanjutkan nanti saat berbuka puasa yang sesungguhnya. Mungkin cara ini bukanlah puasa yang sesungguhnya, tapi bisa dicoba beberapa minggu atau hari menjelang puasa Ramadan akhirnya tiba.

puasa setengah hari [image source]
puasa setengah hari [image source]
Setiap hari coba tambah durasi puasanya selama 1 jam. Tubuh akan terlatih dan menyesuaikan diri untuk tidak menerima makanan di jam-jam tertentu. Saat tubuh mulai terbiasa, Anda akan mudah menjalani puasa dari pagi hingga malam hari tanpa mengalami gangguan yang berarti.

3. Jangan Terlalu Memaksakan Diri Untuk Beribadah Lebih

Puasa memang saatnya memanen ibadah karena pada bulan ini segala amalan akan dilipat gandakan. Para mualaf pasti akan menyambut bulan ini dengan penuh sukacita, terlebih yang baru pertama bertemu Ramadan setelah masuk Islam. Segala ibadah sunah mungkin akan dijalani semuanya dengan tanpa jeda. Akibatnya tubuh tak bisa menyesuaikan diri dan akhirnya jadi sakit.

Tarawih [image source]
Tarawih [image source]
Bukan bermaksud meremehkan atau mengajak untuk tidak melakukan ibadah. Namun, kalau kondisi tubuh tidak memungkinkan lebih baik lakukan ibadah wajib saja. Kalau memang tidak kuat melakukan tarawih karena tubuh kecapaian ya jangan dipaksakan. Tubuh adalah amanah yang dititipkan oleh Allah kepada kita semua. Jadi, jangan buat tubuh semakin sakit hingga kita semua tak bisa melakukan ibadah wajib lain esok harinya.

4. Jangan Menghindari Teman atau Keluarga Nonmuslim

Terkadang pilihan untuk menjadi Islam adalah masalah personal hingga keluarga tak mengikutinya. Yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana bergaul dengan mereka saat puasa. Kadang mau menolak makanan atau minuman yang disajikan sungkan. Mau menghindari mereka selama ramadan juga tidak mungkin.

Muslim dan nonmuslim [image source]
Muslim dan nonmuslim [image source]
Daripada kebingungan, cukup lakukan apa yang biasanya Anda lakukan. Kalau memang mereka makan, bilang sedang puasa jadi tidak bisa ikut makan. Keluarga atau teman mungkin akan menganggap apa yang Anda lakukan aneh. Namun, perlahan-lahan mereka akan paham dengan keputusan Anda dan bisa menyesuaikan diri dengan ibadah yang Anda jalani.

5. Belajar Membaca Alquran dengan Benar

Masalah lain yang menimpa para mualaf adalah mereka harus belajar membaca Alquran yang menggunakan tulisan Arab. Sebulan dua bulan mungkin tidak akan membuat mereka jadi lancar. Untuk menyiasatinya, mualaf bisa membaca Alquran terjemahan untuk mengetahui arti dan cara bacanya dengan benar.

membaca alquran [image source]
membaca alquran [image source]
Kalau masih merasa kurang, coba baca buku belajar Alquran. Apa yang ada di dalam sana biasanya potongan-potongan ayat dari Alquran. Jadi daripada tidak membaca sama sekali lebih baik membaca sedikit-sedikit sembari mengamalkannya. Membaca Alquran apa pun versinya di bulan Ramadan akan meningkatkan kualitas ibadah yang dilakukan.

Inilah lima tips puasa sederhana yang bisa diterapkan oleh mualaf yang baru memeluk Islam. Lakukan dengan perlahan-lahan agar terbiasa dan menjadikan puasa pertama itu sebagai kenangan tak terlupakan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA