Puake, Makhluk Raksasa yang Konon Jadi Penunggu Kawasan Perairan Indonesia

Banyak orang meyakini Puake berada di perairan Sungai Kapuas

oleh Aini Boom
13:00 PM on Jul 20, 2017

Kecelakaan transportasi sering terjadi di datar, laut, maupun udara. Dan dari kebanyakan sebab yang ada, beberapa tak bisa dijelaskan dengan logika. Seperti kejadian bis yang tiba-tiba tersesat ke hutan yang diduga gaib di daerah Blora. Dan di laut, ada juga kejadian kapal dari Pelabuhan Senghie menuju Ketapang yang karam pada hari ke-15 Ramadhan tahun ini. Hal ini diceritakan oleh akun Facebook Qodja Galata. Dalam postingan yang di upload pada 29 Juni 2017 lalu, karamnya kapal dikaitkan dengan adanya makhluk bernama Puake yang konon menunggui perairan yang sedang dilintasi.

Cerita tentang keberadaan Puake (beberapa menyebutnya Puaka) ternyata sudah ada sejak jaman nenek moyang bangsa Indonesia. Nenek moyang kita yang merupakan pelaut tak asing dengan cerita Puake. Malahan, beberapa nelayan mempercayai bahwa Puake ada hingga saat ini dan menuntut tumbal berupa kapal karam dan nyawa anak buah kapal (ABK) dalam waktu tertentu.

Baca Juga
Inilah 4 Bukti Kalau Indonesia Adalah Tempat “Sakral” Bagi Warga Suriname Keturunan Jawa
Miris! Nggak Hanya Manusia, Tren Operasi Plastik pada Anjing juga Terjadi di Korea Selatan

Sekilas Tentang Puake

Penampakan yang diduga Puaka [image: source]
Seorang sejarawan sekaligus budayawan Ketapang yang tak disebutkan namanya menyatakan bahwa sebutan Puake sesungguhnya berasal dari bahasa Melayu. Artinya merujuk pada kata sifat yaitu sangat besar atau raksasa. Beberapa orang meyakini jika Puake tak menganggu dan hanya muncul sekejap lalu menghilang. Sebaliknya, sebagian orang lain meyakini makhluk ini menuntut tumbal di waktu tertentu.

Macam-Macam Puake yang Konon Ada di Air

Ilustrasi raksasa air [image: source]
Masyarakat di sekitar sungai daerah Kalimantan meyakini bahwa ada berbagai jenis Puake. Di antaranya Puake Buaya Putih yang disebut Sarassa, Puake Tapah, dan satu lagi Puake Biukur atau kura-kura raksasa. Orang-orang dulu di daerah Kalimantan sering menakut-nakuti anaknya dengan keberadaan Puake di sungai agar tak lagi bermain. Saat menakut-nakuti anak mereka, orang-orang mengatakan jika Puake adalah ular besar yang kepalanya di muara parit dan ekornya berada di hulu sungai.

Perdebatan Tentang Puake Termasuk Jenis Makhluk Gaib Atau Hewan

Penampakan hewan raksasa [image: source]
Meski diyakini keberadaannya, namun tidak ada yang tahu persis makhluk apa Puake itu sendiri. Ada yang mempercayai bahwa mereka adalah hewan tak ubahnya hewan pada umumnya, hanya ukurannya sangat besar dan selalu bersembunyi. Karena persembunyian di air yang dalam, maka tak ada yang bisa menemukannya. Tapi ada juga yang mengatakan jika Puake adalah hewan-hewan berukuran besar dan hidupnya terlalu lama di suatu tempat. Sehingga katanya, mereka kemudian dikendalikan jin atau makhluk halus. Karena itu, jadi semacam siluman dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Cerita Nyata Kemunculan Makhluk yang Diduga Puaka di Sungai Kapuas

Kisah ini diceritakan di laman searchthetruth milik warga yang tinggal di sekitar Sungai Kapuas. Kejadian yang dialami terjadi pada tahun 1994, kala itu anak-anak (termasuk penulis) yang tinggal di kelurahan Tanjung Kapuas Kota Sanggau Kalimantan Barat sedang bermain di sungai. Permainan populer saat itu adalah menghanyutkan diri dari hulu sungai ke hilir dengan menaiki pelampung dari ban dalam bekas yang besar. Sambil bermain anak-anak itu terlampau ramai, ada yang salto dan ada juga yang berkata kotor dan saling melempar makian. Tiba-tiba di sungai ada gelombang cukup besar seperti ada speed boat yang lewat. Konon katanya, langit menjadi mendung padahal sebelumnya cerah.

Ilustrasi anak-anak bermain di sungai [image: source]
Gelombang tersebut mendekat dan tiba-tiba mengarah pada anak-anak yang bermain hingga terpelanting ke tepi sungai akibat dorongan gelombang yang kuat. Beberapa orang yang tengah mencuci juga terlempar, hal ini sungguh ganjil mengingat tidak ada apapun yang lewat. Setelah kejadian itu, seorang tetua kampung bernama Pak Itam menghampiri anak-anak yang bermain dan mengatakan untuk tidak lagi melakukan hal itu (ribut dan berkata-kata kotor). Sebab kata Pak Itam, Puake penunggu sungai marah. Terlepas benar dan tidaknya hal itu, sebagian orang-orang sekitar sungai Kapuas meyakini jika makhluk misterius tersebut memang ada.

Hingga kini Puake memang menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Ada banyak pendapat yang disampaikan berbagai pihak, sayangnya pendapat tersebut sebagian menyangkut hal gaib yang sulit dibuktikan. Tapi dalam kehidupan di dunia ini, memang tidak semua hal terlihat. Namun bukan berarti mereka tak ada bukan?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA