MKUltra, Proyek Mengerikan dari CIA yang Menelan Banyak Korban Jiwa

oleh Norman Duarte
10:40 AM on Oct 21, 2015

Project MKUltra kadang disebut sebagai ‘program pengendalian pikiran oleh CIA’ merupakan nama kode yang diberikan untuk program ilegal tentang percobaan pada subyek manusia, yang dirancang dan dilakukan oleh Central Intelligence Agency (CIA) milik Amerika Serikat.

Percobaan pada manusia dimaksudkan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan obat-obatan serta prosedur yang akan digunakan dalam introgasi dan penyiksaan, selain itu juga untuk melemahkan individu guna memaksa pengakuan melalui kontrol pikiran.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Program ini melibatkan banyak kegiatan ilegal, dilakukan tanpa diketahui warga negara AS dan Kanada yang merupakan subjek dari tes-nya, hal ini menyebabkan kontroversi mengenai legitimasinya.  MKUltra menggunakan berbagai metedologi untuk memanipulasi keadaan mental orang dan mengubah fungsi otak, termasuk penggunaan tersembunyi berbagai obat (terutama LSD) dan bahan kimia lainnya, hipnotis, isolasi, pelecehan verbal dan seksual, serta berbagai bentuk penyiksaan lainnya.

1. Awal Mula Proyek MKUltra

Dipimpin oleh Sidney Gottlieb, project MKUltra dimulai atas perintah Direktur CIA Allen Dulles Welsh pada tanggal 13 April 1953. Tujuannya adalah untuk mengembangkan obat yang mampu mengendalikan pikiran. Hal ini meniru atas blok Soviet, Cina, dan Korea yang menurut CIA telah menggunakan metode ini terhadap tawanan perang. CIA ingin menggunakan metode yang serupa pada tawanan mereka sendiri.

Sidney Gottlieb, memulai MKUltra atas perintah Allen Dulles Welsh
Sidney Gottlieb, memulai MKUltra atas perintah Allen Dulles Welsh [imagesource]
CIA juga tertarik untuk dapat memanipulasi pemimpin asing dengan teknik seperti itu, kemudian pernah menciptakan beberapa skema untuk obat terhadap Fidel Castro. Eksperimen sering dilakukan tanpa sepengetahuan atau persetujuan subyek. Dalam beberapa kasus, peneliti akademis yang didanai oleh CIA, tidak menyadari bahwa hasil pekerjaan mereka telah digunakan oleh CIA untuk tujuan ini.

2. Metode yang Dijalankan

MKUltra menggunakan berbagai macam metode. Salah satunya adalah dengan menggunakan drugs seperti Amphetamine yang digabung dengan obat tidur. Subyek eksperimen akan disuntik dengan obat tidur di satu lengan. Saat ia sudah hampir kehilangan kesadaran, ia akan disuntik lagi dengan amphetamine di lengan yang satunya untuk mengejutkan subyek. Tujuan metode ini adalah untuk mengintrogasi orang dan mengorek rahasia darinya.

Subyek eksperimen MKUltra, subyek disuntikkan Amphetamine dan obat tidur
Subyek eksperimen MKUltra, subyek disuntikkan Amphetamine dan obat tidur [imagesource]
Ada lagi metode untuk menghapus ingatan seseorang dengan cara menembakkan sebuah gelombang suara yang sangat kuat kepada subyek. Dengan begitu diharapkan si subyek akan mendapatkan kerusakan otak namun tidak mendapatkan tanda-tanda kerusakan fisik pada tubuhnya. Metode yang kejam ini dilakukan oleh angkatan laut Amerika melalui pendanaan CIA.

Selain itu, ada lagi metode hipnotis. Biasanya selain menggunakan obat, CIA juga menggunakan cara-cara hipnotis secara umum. Tujuannya untuk menimbulkan ketakutan besar kepada subyek, atau juga membuat subyek dapat mengingat suatu hal yang kompleks seperti dokumen-dokumen rahasia.

Kegiatan busuk CIA ini bahkan dilakukan terhadap publik secara umum. Agen-agen CIA akan ‘meracuni’ orang-orang di pantai, restoran, tempat pelacuran, dengan menggunakan obat-obat khusus lalu memperhatikan perilaku subyek-subyek ini.

3. Korban dari Proyek MKUltra

Korban-korban dari proyek ini sangatlah banyak. Biasanya mereka dijadikan subyek untuk tes, baik mereka menyadari atau tidak. CIA sering menggunakan experimen ini kepada tahanan-tahanan kriminal, tetapi juga melakukannya kepada ilmuwan, seniman, atlit, tentara, pelacur, dll.

Ada beberapa orang terkenal yang mengalami hal ini, seperti Ken Kesey, seorang sastrawan terkenal yang menulis ‘One Flew Over the Cuckoo’s Nest’. Ada juga musisi Robert Hunter, petenis terkenal Harold Blauer, foto model Candy Jones, dll.

Salah satu korban MKUltra
Salah satu korban MKUltra [imagesource]
Seorang aktris terkenal bernama Roseanne Barr berani buka suara dengan mengatakan bahwa Hollywood pun digunakan untuk eksperimen-ekperimen ini terhadap artis-artisnya. Artis yang punya kemampuan untuk mempengaruhi massa, tetapi menentang Hollywood, akan menjadi subyek dari operasi ini. Mereka dibikin seperti mabuk atau terlihat gila.

Bahkan Hollywood juga menggunakan film-film untuk melakukan cuci otak yang halus, menanamkan ideologi, serta mengubah perilaku penonton. Jika kita menghubungkan hal ini dengan pornografi yang termuat dalam film-film anak-anak buatan Disney, maka fakta yang dikemukakan Roseanne Barr memang ada benarnya.

4. Akhir dari Proyek MKUltra

Operasi gelap CIA ini mengakibatkan kematian banyak orang. Terkadang pasien yang datang berobat ke dokter malah digunakan CIA sebagai subyek eksperimen, sehingga penyakit sang pasien justru lebih parah dan malah meninggal.

Dokumen yang selamat dari aksi penghancuran oleh CIA
Dokumen yang selamat dari aksi penghancuran oleh CIA [imagesource]
Pada tahun 1973, karena pemerintah panik disebabkan bocornya kasus Watergate, Direktur CIA Richard Helms memerintahkan semua file MKUltra untuk dihancurkan. Berdasarkan perintah ini, sebagian besar dokumen CIA tentang proyek ini hancur, sehingga membuat penyelidikan penuh dan menyeluruh atas MKUltra menjadi mustahil. Tetapi sekitar 20.000 dokumen selamat dari pembersihan yang dilakukan Helms ini, karena beberapa dokumen ini telah salah disimpan di sebuah bangunan catatan keuangan dan ditemukan setelah permintaan FOIA pada tahun 1977. Dokumen-dokumen ini sepenuhnya diselidiki selama Audiensi Senat 1977.

Pada bulan Desember 1974, The New York Times menyatakan bahwa CIA telah melakukan kegiatan domestik ilegal, termasuk percobaan pada warga AS, pada dekade 1960-an. Kongres Senat  AS  membentuk sebuah komite khusus yang dipimpin oleh Frank Chruch untuk menyelidiki laporan The New York Times itu.

Semua tuduhan itu memang terbukti benar adanya. Tapi sayangnya CIA tidak bisa dimintai pertanggungjawaban karena mereka memiliki hak-hak tertentu berdasarkan undang-undang.

Menjadi kewajiban Kita untuk mencari tahu sendiri. Seperti Paris Jackson, putri dari sang legenda Michael Jackson, yang memposting ini di twitternya:

Postingan Paris Jackson, anak dari Michael Jackson
Postingan Paris Jackson, anak dari Michael Jackson [imagesource]

Sudah saatnya kita membuka mata bahwa banyak sekali orang jahat yang berlindung dibalik institusi-institusi resmi negara, yang mencoba menguasai masyarakat. Mereka melakukan segala cara agar kekuasaan mereka langgeng. Siapakah mereka?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA