Bak Rumah Hantu, 9 Potret Stadion Olahraga Brazil Pasca Olimpiade Rio 2016 Ini Menggenaskan Banget

Baru enam bulan, kondisi stadion olahraga brasil sudah tak layak huni

oleh Aini Boom
09:00 AM on Aug 12, 2017

Siapa sangka perhelatan akbar Olimpiade Rio 2016 yang begitu megah kini berubah miris. Di tahun itu, pemerintah Brazil yang habis-habisan menggelontorkan dana ratusan triliun rupiah untuk membuat gelanggang-gelanggang olahraganya mentereng. Sayangnya, saat hajatan besar itu selesai bangunan-bangunan mewah lantas berubah jadi tempat kotor yang hanya layak ditempati tikus dan para cecunguknya.

Tak butuh waktu lama, rentang waktu enam bulan saja telah berhasil mengubah kompleks Olimpiade Rio 2016 tak ubahnya rumah hantu. Di sana-sini fasilitas rusak, kotor, dan tak lagi layak untuk digunakan. Belum lagi, kasus pencurian fasilitas membuat stadion olahraga tersebut nyaris kosong mlompong. Tanpa adanya perawatan, bangunan-bangunan mulai runtuh dan menunggu waktu untuk sekedar jadi debu. Ini loh potret sudut-sudut kompleks Olimpiade Rio 2016 yang sungguh menyedihkan.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Arena renang yang dulu kinclong kini nggak segar lagi. Kolam biru jadi menjijikkan dan kursi-kursi yang hilang entah kemana

Area renang dulu vs sekarang [image: source]

Masih segar diingatan kalau media center tempat berkumpulnya awak media sedunia, kini tinggal puing-puing tak berbentuk

Media center dulu vs sekarang [image: source]

Merupakan satu-satunya arena yang masih digunakan, tempat ini sudah usang tak terawat

Tempat volly dulu vs sekarang [image: source]

Stadion Maracana dibiarkan rumput hijaunya mengering tak berdaya

Lapangan bola dulu vs sekarang [image: source]

Karya seni yang dibuat seniman professional mulai runtuh satu per satu

Dulu indah sekarang runtuh jadi puing-puing [image: source]

Dulu ramai digandrungi orang-orang dari berbagai penjuru dunia, kini kompleks Olimpiade Rio kosong tanpa pengunjung.

Dulu megah kini sepi tanpa isi [image: source]

Kursi-kursi indah yang tertata rapi dibuat seperti gigi ompong, dicuri tangan tak bertanggung jawab

Kursi dulu rapat rapi, kini bolong-bolong [image: source]

Miris melihat kenyataan saat ini jika dibandingkan upaya mati-matian membangun tempat tersebut

Pusat olahraga basket dulu vs sekarang [image: source]

Masih terasa upacara pembukaan dan penutupan olimpiade, tapi semua kenangan dipaksa mengering bersama rerumputan lapangan

Dulu ramai sekarang sepi [image: source]

Lapangan golf yang dulu amat indah berubah layaknya tempat pembuangan sampah

Lapangan golf dulu vs sekarang [image: source]
Selain nasib miris bangunan yang telah digunakan di Olimpiade Rio 2016, ada cerita lain yang lebih menghentakkan emosi. Adalah ketidakjelasan nasib ratusan warga di permukiman padat  yang direlokasi ke tempat lain. Kabarnya, uang ganti rugi yang semestinya dibayar tak kunjung menemu kejelasannya. Kenyataan ini menjungkirkan janji-janji bahwa keberadaan gelaran akbar itu akan membawa keberkahan bagi penduduk lokal. Yah, semoga semua pihak bisa mengambil pelajaran dari kasus ini.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA