Lagi-Lagi Pidato Menteri Susi Pudjiastuti Ini Bikin Netizen Susah Nahan Tawa, Bisa Aja Nih Si Ibuk

Iya juga sih, memang ada jantan yang bisa bertelur? Memang ada terumbu karang beranak lobster?

oleh Faradina
13:00 PM on May 25, 2017

Kabinet Presiden Jokowi kali ini sepertinya memang tidak pernah sepi dari yang namanya cerita ‘seru’ dari menteri-menterinya ya. Entah itu saat Ibu Sri Mulyani sang menteri keuangan berbicara tentang anggaran rapat berlebihan, sampai ketika Menteri Susi muncul dengan ide-ide penenggelaman. Tapi kalau kita khususkan pembicaraan tentang sang menteri kelautan dan perikanan itu, nampaknya kita tidak akan pernah kehabisan pembahasan.

Pasalnya setelah muncul dengan berita heboh soal tidak menyarankan mahasiswa menjadi PNS, atau rencananya akan menenggelamkan masyarakat jika tidak makan ikan, kali ini si ibu kembali hadir dengan isi pidato kocak. Ya, banyak masyarakat menilai isi pidato ibu menteri lucu layaknya stand up comedy. Jadi penasaran kan sama apa yang sebenarnya dibicarakan menteri ini?

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Pidato tersebut berisi edukasi pentingnya mengetahui cara penangkapan ikan yang benar

Beberapa waktu lalu akun twitter resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, @kkpgoid, mengunggah sebuah video singkat berupa cuplikan pidato Ibu Susi. Pidato tersebut disampaikan sang menteri dengan menggunakan Bahasa Sunda, karena sepertinya beliau sedang berbicara di depan masyarakat daerah Jawa Barat. Tidak disebutkan dengan jelas saat itu Bu Susi berbicara dalam acara apa, namun tampilan beliau seperti biasanya terlihat santai namun pintar.

Bu Susi dan nelayan [image source]
Dalam pidato tersebut sebenarnya secara garis besar menteri berambut keriting ini berbicara mengenai sumber daya alam yang berhubungan dengan sektor perikanan. Saat itu bu menteri nampak mengingatkan para audience soal pentingnya melakukan penangkapan ikan dengan cara yang benar, ramah lingkungan, serta berkelanjutan. Mengingat selama ini memang masih ada saja nelayan yang nampaknya belum paham betul bagaimana cara menangkap ikan dengan memikirkan keberlanjutannya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA