Inilah 5 Perusahaan Besar Dunia yang Melakukan Tindak Kriminal Keji Terselubung

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Jun 5, 2016

Dalam dunia kriminalitas, tindakan melanggar hukum tidak hanya terjadi di kalangan perorangan atau pun kelompok saja. Sebuah tindakan kriminal juga bisa dilakukan oleh sebuah perusahaan besar yang sangat terkenal. Biasanya kejahatan yang dilakukan oleh perusahaan (corporate crime) selalu ditutup-tutupi atau pun dimanipulasi.

Di era modern seperti sekarang. Sebuah perusahaan besar bisa melakukan apa saja entah dalam bentuk penggelapan pajak, perusakan ekosistem, hingga perbudakan kepada pekerjanya. Berikut contoh kasus kejahatan yang dilakukan oleh perusahaan besar itu.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Alpha Natural Resources

Alpha Natural Rosources adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan di kawasan Amerika. Mereka melakukan penambangan batu bara di banyak lokasi sebelum akhirnya di tahun 2015 menyatakan diri bangkrut hingga tak bisa melangsungkan kegiatan produksinya secara total.

Alpha Natural Resources [image source]
Alpha Natural Resources [image source]
Alpha Natural Resources melakukan banyak sekali tindakan melanggar hukum. Perusahaan ini membayar sejumlah uang kepada pejabat untuk mengubah peraturan yang ada. Mereka melakukan penipuan terhadap dampak yang ditimbulkan perusahaan pada lingkungan. Kerusakan yang terjadi di alam dirahasiakan agar tidak menerima sanksi yang berat dari pemerintah.

2. British Petroleum

British Petroleum adalah sebuah perusahaan pengolahan minyak terbesar di Inggris. Pada tahun 2011 silam, sebuah kilang minyak lepas pantai di dekat Teluk Meksiko mengalami gangguan hingga meledak. Akibat hal ini, 11 orang dinyatakan meninggal dunia dan cairan minyak mentah meluber ke banyak wilayah laut hingga pencemaran tak bisa dihindarkan.

British Petroleum [image source]
British Petroleum [image source]
Kematian hewan laut dan juga burung-burung yang terperangkap di atasnya membuat Departemen Pengadilan Amerika melakukan penuntutan. Dalam kasus yang terjadi tengah lautan ini setidaknya British Petroleum melakukan 14 kejahatan. Mereka harus membayar denda sekitar $4,5 Miliar. Meski British Petroleum akhirnya membayar denda ini, tak ada pihak yang dipenjara.

3. Enron

Enron adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi terutama gas alam. Perusahaan ini dibangun pada tahun 1985 dan mengalami kebangkrutan pada tahun 2007. Akibat kebangkrutan ini 20.000 pekerja harus di PHK dan kehilangan sumber penghasilan mereka selamanya secara instan tanpa diberi pesangon.

Gedung Enron [image source]
Gedung Enron [image source]
Kebangkrutan dari perusahaan ini ternyata hanya tipuan. Korupsi dan penggelapan uang terjadi secara masif hingga tak ada jalan untuk bertahan. Sebanyak miliaran dolar diterima oleh CEO dan pegawai eksekutif lain sementara pegawai rendah lain harus rela dipecat dan tidak mendapatkan apa-apa. Kecurangan ini akhirnya berakhir di meja hijau di mana CEO Jeffrey Skilling dipenjara 24 tahun dan Kenneth Lay meninggal karena kaget akan masuk jeruji besi.

4. Felda Global Ventures

Felda Global Ventures adalah sebuah perusahaan agrikultur yang berasal dari Malaysia. Perusahaan ini dibentuk oleh Pemerintah Malaysia untuk menangani perkebunan besar seperti kelapa sawit, karet, kedelai, minyak kanola, gula, dsb. Malaysia memberikan hak penuh kepada Felda Global Ventures untuk melakukan semua jenis produksi hingga perekrutan tenaga kerja.

Felda Global Ventures [image source]
Felda Global Ventures [image source]
Kebebasan yang cukup besar dari Pemerintah Malaysia membuat Felda Global Ventures melakukan hal-hal melanggar hukum. Mereka merekrut banyak sekali pekerja dari negara Asia Selatan seperti Bangladesh dan Sri Lanka. Para pekerja ini setiap hari diberi pekerjaan banyak dan hanya dibayar sedikit. Apa yang dilakukan oleh perusahaan ini mirip sekali dengan perbudakan.

5. Nissin Foods Holdings CO. Ltd

Barangkali Anda pernah menjajal makanan ringan dari Nissin yang dikenal sangat enak dan jenisnya banyak. Produk yang pertama kali dibuat di Jepang ini ternyata menjadi penyumbang perusakan lahan hutan hujan tropis di kawasan Sumatra dan Kalimantan. Perusahaan ini mendorong berdirinya perkebunan sawit hingga perusakan lahan terjadi dengan masif dan flora serta fauna di dalamnya lenyap.

Nissin [image source]
Nissin [image source]
Pelanggaran tentang adanya praktik perluasan lahan perkebunan ini selalu ditampik oleh Nissin. Meski demikian, mereka selalu enggan menampilkan dari mana saja minyak yang digunakan dalam produknya. Akibatnya, perusakan hutan di seluruh dunia semakin meluas hingga tak bisa dikontrol lagi.

Inilah lima perusahaan besar dunia yang melakukan tindakan kriminal sangat keji baik pada manusia mau pun lingkungan. Oh ya, pembakaran hutan di Indonesia kapan hari masuk juga dalam corporate crime enggak ya?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA