7 Fakta Penting tentang Terjadinya Perang Dunia II

oleh Norman Duarte
10:00 AM on Aug 3, 2015

Memasuki bulan Agustus ini redaksi Boombastis akan menampilkan beberapa artikel yang berhubungan denga Perang Dunia 2. Perang dahsyat ini berawal di bulan September 1939, dan berakhir di bulan Agustus 1945.

Karena itulah Boombastis sengaja membahas tentang hal ini di bulan Agustus. Ayo belajar sejarah!

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

1. Penyebab

Penyebab PD (Perang Dunia) 2 sebenarnya berawal dari PD1. Jerman yang saat itu mengalami kekalahan, berusaha untuk bangkit dari keterpurukan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang sangat parah yang mereka alami di akhir PD1 pada tahun 1918.

Pada tahun 1933, rakyat Jerman memilih Adolf Hitler dari partai NSDAP (Nazi) sebagai pemimpin mereka. Dalam 3 tahun saja, Hitler berhasil mengangkat Jerman dari keterpurukan dan kehinaan. Ekonomi mereka menjadi ekonomi yang terbaik di seluruh dunia. Ia juga berhasil mengembalikan rasa percaya diri Jerman yang selama ini terhina karena kalah perang. Hitler berhasil membuat rakyat Jerman percaya bahwa mereka adalah ras terbaik dan murni berhak menguasai dunia.

Karena kesuksesan ini rakyat Jerman semakin percaya kepada Hitler yang dijuluki ‘Fuhrer’ atau pemimpin tertinggi. Sayangnya Hitler memiliki impian gila untuk menguasai seluruh dunia, dimulai dengan menguasai seluruh Eropa. Impian gila ini disebut Hitler sebagai ‘Third Reich’, atau Kekaisaran Ketiga. Mengacu kepada kekaisaran Roma.

Pada tanggal 1 September 1939, pasukan Jerman menyerang Polandia sebagai langkah awal impian Hitler. Mengetahui hal ini perdana menteri Inggris saat itu menyatakan perang kepada Jerman pada tanggal 3 September 1939. Tanggal ini kemudian ‘dinobatkan’ sebagai tanggal awalnya PD2 yang kemudian melibatkan begitu banyak negara.

2. Pihak yang Terlibat

Dua pihak yang terlibat di dalam perang ini masing-masing disebut Axis (Poros), dan Alliance (sekutu).

Pihak yang Terlibat
Pihak yang Terlibat [ImageSource]
Di pihak Axis terdapat Jerman, Italia, Jepang, Slovakia, Hungaria, Rumania, dan Bulgaria sedangkan di pihak Alliance terdapat: Inggris, Amerika, Uni Soviet, Australia, Belgia, Brazil, Kanada, China, Czechoslovakia, Denmark, Estonia, Perancis, Yunani, India, Latvia, Lithuania, Malta, Belanda, New Zealand, Norwegia, Polandia, Afrika Selatan, dan Yugoslavia.

3. Yahudi

Hitler merasa keterpurukan yang dialami bangsa Jerman disebabkan oleh orang-orang Yahudi yang ‘mengotori’ kehidupan mereka. Karena itulah ia bertujuan untuk menghapus ras Yahudi dari muka bumi ini. Saat ia berkuasa di Jerman, sebagain besar orang Yahudi diusir, dibunuh, atau dikumpulkan dalam kamp konsentrasi untuk disiksa dan dibunuh secara massal.

Yahudi
Yahudi [ImageSource]
Saat ia menyerang negara-negara lain di Eropa seperti Polandia dan Perancis, dilakukan gerakan pemusnahan massal, dan Yahudi menjadi salah satu agenda utamanya.

4. Korban

Perang Dunia 2 adalah perang yang paling banyak memakan korban sepanjang sejarah.

Korban
Korban [ImageSource]
Jumlah pastinya tidak diketahui, namun diperkirakan ada sekitar 50 juta orang yang mati! Korban ini meliputi militer dan sipil.

5. Pihak yang Beruntung

Sebenarnya ada berbagai pihak yang diuntungkan dengan perang besar-besaran ini. Diantaranya para Bankir yang membekukan banyak akun milik Yahudi, pabrik-pabrik yang menggunakan tenaga Yahudi di kamp konsentrasi seperti pabrik Nestle, BMW, dan Coca Cola. Perusahaan minuman soda ini malah menciptakan sebuah minuman khusus bagi para Nazi yang bernama ‘Fanta’.

Pihak yang Beruntung
Pihak yang Beruntung [ImageSource]
Selain itu ditengarai bahwa beberapa keluarga di Amerika juga sangat mengambil keuntungan dari peperangan ini karena mereka melakukan investasi di kedua pihak yang berperang. Bayangkan bagaimana mungkin negara berhutang kepada sebuah keluarga, atau bisnis milik keluarga itu? Tapi inilah kenyataan yang terjadi. Keluarga yang dimaksud adalah keluarga powerful di Amerika seperti Rotschild, Morgan, Rockefeller, Du Pont, dan Bush.

6. Akhir Perang

Perang berakhir saat pihak Alliance (Sekutu) berhasil merebut titik-titik penting dalam kekuasaan Jerman. Kemenangan tentara Red Army di Rusia atas serangan Jerman, juga disebut sebagai titik tolak kemenangan Sekutu. Kerja para agen rahasia dalam membongkar rahasia-rahasia kekuatan Nazi juga menjadi salah satu faktor penentu utama.

Akhir Perang
Akhir Perang [ImageSource]
Peristiwa yang paling penting dalam kemenangan ini adalah sebuah operasi militer bernama D-Day yang membuat tentara sekutu berhasil menembus daerah kekuasaan Jerman. Sejak saat itu Jerman semakin terdesak, banyak jendralnya yang kabur atau melarikan diri. Hitler sendiri bertahan di sebuah bunker bawah tanah di bawah sebuah musium di kota Berlin. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk bunuh diri karena ia tahu ia sudah tak dapat berbuat apa-apa.

Banyak orang sangsi dengan cerita tentang bunuh diri ini, diperkuat dengan beberapa bukti bukti signifikan. Orang-orang ini percaya Hitler tidak mati bunuh diri, melainkan berhasil kabur ke negara Amerika Latin (seperti juga para petinggi Nazi lainnya).

7. Israel

Negara Israel berdiri pada tahun 1948, 3 tahun setelah berakhirnya perang dunia 2. Orang-orang Yahudi yang terusir dari rumahnya di Eropa kemudian menjadi kaum tuna wisma, karena tanah dan rumah mereka sudah bukan menjadi milik mereka lagi ketika mereka kembali dari pengungsian atau kamp konsentrasi.

Israel
Israel [ImageSource]
Menurut beberapa sumber, sebagian orang Yahudi ini diterima dengan tangan terbuka di Palestina. Setelah jumlah penduduk Yahudi mulai banyak di Palestina, mereka mulai mencaplok tanah-tanah milik orang Palestina dan mendirikan sebuah negara yang disebut Israel.

Sebagian pihak menuduh bahwa PD2 dirancang sendiri oleh petinggi-petinggi Yahudi untuk memicu berpindahnya penduduk Yahudi dari Eropa ke ‘tanah perjanjian’. Tuduhan ini tentu saja masih harus dibuktikan lebih lanjut.

Perang tidak menghasilkan apa-apa kecuali kerusakan, kematian, dan kesedihan. Semoga kita mampu belajar dari sejarah dan hidup sebagai manusia yang beradab dan cinta damai.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content