5 Perang Mematikan di Dunia yang Didalangi Oleh Amerika

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Nov 22, 2015

Satu hal yang bisa dihasilkan oleh perang: kesengsaraan manusia yang tak habis-habis. Selain itu, tak ada yang bisa perang hasilkan bagi umat manusia di dunia. Meski demikian, perang masih saja terjadi di dunia ini. Kesengsaraan yang terjadi di masa lalu seperti tak pernah diambil hikmahnya.

Disadari atau pun tidak, perang yang terjadi di dunia ini ternyata ada campur tangan negara paling kuat saat ini. Ya, benar! Amerika ternyata terlibat banyak sekali dalam perang yang membuat banyak orang sengsara. Negara ini seperti tidak punya rasa belas kasihan hingga terus menggempur negara yang tidak berdaya dengan dalih untuk keamanan.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

Well, inilah lima perang di Dunia yang didalangi oleh Amerika!

1. Perang Vietnam (1955-1975)

Perang Vietnam adalah perang terlama bagi Amerika dan sekutunya pasca perang dunia ke-II usai. Perang ini sebenarnya perang saudara antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Militer Vietnam Utara dibantu negara-negara sekutu komunis seperti Cina, Uni Soviet (Rusia), dan Korea Utara. Sedangkan Vietnam Selatan dibantu oleh Amerika, Korea Selatan, Thailand, dan Australia.

Perang Vietnam (1955-1975) [image source]
Perang Vietnam (1955-1975) [image source]
Perang ini berlangsung dengan mengerikan dan memakan banyak sekali korban jiwa. Pihak Amerika dan sekutunya kehilangan nyaris 1,5 juta pasukan. Sedangkan pasukan yang dibantu tentara komunis hanya mengalami kematian sekitar 600 ribu jiwa. Terparah adalah korban rakyat sipil yang diperkirakan mencapai 3,9 juta jiwa. Itulah mengapa perang ini dianggap perang paling mengerikan yang pernah dilakukan oleh Amerika.

2. Perang Afganistan (2001-2014)

Perang di Afganistan adalah perang paling lama dalam sejarah modern Amerika. Negara Paman Sam ini menginvasi Afganistan setelah Al-Qaeda memberi klaim telah melakukan tabrakan pesawat ke gedung WTC. Setelah kejadian 11 September 2001 itu, Amerika yang dipimpin oleh Gorge Bush melakukan perburuan besar-besaran terhadap Al-Qaeda dan pemimpinnya yang bernama Osama Bin Laden.

Perang Afganistan (2001-2014) [image source]
Perang Afganistan (2001-2014) [image source]
Perang besar tak bisa dibendung lagi. Sebelas tahun tak berselang, Afganistan jadi lautan ledakan dan tembakan. Setidaknya lebih dari 25.000 warga sipil ikut menjadi korban perang mengerikan ini. Total selama 11 tahun ada sekitar 100.000 orang meregang nyawa dalam perang yang akhirnya berhenti setelah Osama bin Laden meninggal, Kamp Al-Qaeda hancur, dan pemerintahan Taliban gugur.

3. Perang Irak (2003-2011)

Amerika menganggap Irak memiliki senjata pemusnah massal hingga sejak 2003 mereka melakukan invasi. Tujuan lain dari invasi ini adalah untuk menjatuhkan rezim Saddam Husein yang saat itu menguasai Irak dengan kediktatorannya. Dalam invasi ini Amerika dibantu oleh negara sekutu loyalnya seperti Inggris, dan Australia. Saddam Husein yang saat itu berkuasa digempur kekuatan militer yang sangat besar hingga berakhir dengan penangkapan sang presiden.

Perang Irak (2003-2011) [image source]
Perang Irak (2003-2011) [image source]
Akhirnya Irak bisa diambil alih oleh Amerika. Setelah itu Amerika mengamankan jalannya demokrasi di Irak. Selain itu Amerika juga membuat sebuah perjanjian militer dengan Irak yang kini telah jatuh ke tangan penguasa baru. Anyway, selama 8 tahun perang setidaknya ada sekitar 600.000 rakyat sipil Irak meninggal dunia. Jumlah ini kemungkinan bertambah karena banyak dari warga Irak yang hilang semasa invasi.

4. Perang Libya (2011)

Libya dianggap bersalah oleh beberapa negara seperti Inggris dan Prancis. Pasalnya pemerintahan Khadaffi dianggap sebagai penjahat perang. Mereka menyerang pemberontak tapi tidak memperhatikan keselamatan rakyat. Akhirnya Amerika memanasi dua negeri ini untuk membawa masalah ini ke dewan keamanan PBB. Akhirnya diputuskan untuk menyerang Libya yang notabene tak ada masalah dengan negara ini. Apalagi Amerika.

Perang Libya (2011) [image source]
Perang Libya (2011) [image source]
Dalam serangan yang terjadi selama 7 bulan ini, ribuan tentara dari Khadaffi meninggal termasuk ia sendiri. Setelah Khadaffi runtuh akibat serangan Amerika dan NATO, pemerintah diberikan ke National Transitional Council. Tak berselang lama setelah perang selesai Libya justru mengalami perang saudara yang jauh lebih mengerikan hingga sekarang. Negara di Afrika ini sudah seperti negara mati saat ini.

5. Perang Korea (1950-1953)

Perang Korea adalah sebuah perang yang terjadi antara Korea Utara yang dibantu oleh Cina dan Uni Soviet melawan Korea Selatan yang dibantu Amerika dan sekutunya. Sebenarnya Amerika melakukan perang ini sebagai aksi polisonal. Ia bertindak dengan kedok permintaan PBB yang dikuasainya. Itulah mengapa perang ini sering disebut sebagai perang yang dilupakan karena tak ada deklarasi perang resmi dari Kongres Amerika.

Perang Korea (1950-1953) [image source]
Perang Korea (1950-1953) [image source]
Perang ini akhirnya menghasilkan sebuah kebuntuan. Akhirnya sampai sekarang Korea tetap terbagi menjadi dua bagian. Perang ini memakan banyak sekali korban meski hanya berlangsung selama tiga tahun. Setidaknya korban meninggal dari kedua bela pihak mencapai nyaris sejuta pasukan. Selain itu, warga sipil yang meninggal dan terluka dari kedua belah pihak mencapai 2,5 juta jiwa. Itulah mengapa perang ini begitu diingat oleh warga Korea baik utara mau pun selatan.

Lima perang di atas hanyalah sebagian kecil saja. Masih banyak sekali perang-perang yang diduga didalangi oleh Amerika. Negara yang harusnya bisa menjaga ketentraman dunia justru perlahan-lahan membuat dunia jadi hancur. Well, semoga di masa depan tak ada lagi hal-hal seperti ini. Terlebih sampai mengenai NKRI.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA