5 Peradaban Manusia Paling Kuno ini Ditemukan di Indonesia

oleh Adi Nugroho
16:18 PM on Mar 25, 2016

Sebelum muncul manusia modern yang berkembang seperti sekarang. Indonesia memiliki beberapa peradaban manusia kuno yang akhirnya punah dan mengalami evolusi. Peradaban ini akhirnya berkembang dengan yang awalnya hanya mengenal berburu, akhirnya bisa membuat alat hingga bertanam dan mendirikan rumah.

Perkembangan peradaban manusia di Indonesia sudah terjadi sejak dua juta tahun yang lalu. Makhluk-makhluk yang menyerupai dengan kera akhirnya berkembang dengan baik dan menjadi manusia modern. Dan inilah lima peradaban manusia paling kuno yang ditemukan di Indonesia.

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

1 Peradaban Manusia Purba Meganthropus Paleojavanicus

Meganthropus Paleojavanicus adalah manusia purba paling tua yang ditemukan di Indonesia. Dari fosil yang ditemukan, makhluk ini hidup sekitar 2 juta tahun yang lalu. Mereka memiliki tubuh yang besar jika dibandingkan dengan manusia purba lainnya. Meski memiliki ukuran tubuh yang lebih besar, volume otak dari manusia purba ini justru paling kecil, sekitar 900 cc.

Meganthropus Paleojavanicus [image source]
Meganthropus Paleojavanicus [image source]
Peradaban dari Meganthropus Paleojavanicus memang belum maju. Mereka hanya tahu bagaimana cara berburu dan makan. Selebihnya mereka hanya menjalani hari-harinya dengan berkelompok. Manusia purba jenis ini dianggap paling bodoh di antara yang lain karena memiliki volume otak yang sangat kecil.

2. Peradaban Manusia Purba Pithecanthropus

Manusia purba selanjutnya merupakan evolusi dari Meganthropus Paleojavanicus. Setelah bertahan di bumi selama jutaan tahun akhirnya muncul manusia yang jauh lebih modern bernama Pithecanthropus. Indonesia sendiri memiliki tiga jenis Pithecanthropus yang dinamai berdasarkan tempat ditemukannya. Pertama adalah Pithecanthropus Mojokertoensis, lalu selanjutnya berturut-turut ada Pithecanthropus Erectus dan Pithecanthropus Solensis.

Pithecanthropus [image source]
Pithecanthropus [image source]
Manusia purba jenis ini memiliki peradaban yang jauh lebih modern. Pada masa ini, mereka bisa membuat alat-alat dari batu. Mereka sudah bisa membuat semacam kapak genggam, kapak perimbas hingga alat-alat bantu lain yang terbuat dari tulang hewan. Pithecanthropus belum bisa bertanam, namun sudah bisa mengumpulkan bahan makanan lain selain berburu untuk memenuhi kebutuhan dietnya.

Manusia purba Pithecanthropus tidak menetap. Mereka selalu berpindah-pindah tergantung dengan musim dan banyaknya hewan buruan. Di Indonesia, manusia purba ini banyak ditemukan di Solo, Mojokerto, dan Sangiran.

3.  Peradaban Manusia Purba Homo Sapiens

Manusia purba yang konon terbilang masih muda adalah Homo Sapiens. Berbeda dengan pendahulunya yang masih agak membungkuk, manusia purba jenis ini sudah tegak. Itulah mengapa banyak ilmuwan menyebutnya juga dengan Homo Erectus. Manusia jenis ini hidup pertama kali sejak 40.000 tahun yang lalu. Mereka memiliki tinggi antara 130-210 centimeter dan volume otak mencapai 1450 cc.

Homo Sapiens [image source]
Homo Sapiens [image source]
Manusia purba jenis ini dikenal sangat pandai karena merupakan nenek moyang manusia modern. Mereka sudah bisa bertanam dan menghasilkan barang-barang rumah tangga atau perkakas. Mereka mulai tinggal dan menetap di dalam gua untuk mencari keamanan. Manusia purba jenis ini juga sudah mulai mengenal seni. Salah satu buktinya adalah lukisan-lukisan yang ada di dalam gua purba.

4. Peradaban Manusia Purba Homo Floresiensis

Peradaban manusia purba selanjutnya berasal dari Pulau Flores. Manusia purba ini unik karena memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil. Diperkirakan, makhluk ini adalah manusia purba yang mengalami penyusutan tubuh akibat isolasi. Ilmuwan yang menemukan manusia purba ini mengatakan jika Homo Floresiensis agak berbeda dengan manusia modern. Meski demikian mereka masih satu zaman dengan Homo Erectus di awal kemunculannya.

Homo Floresiensis [image source]
Homo Floresiensis [image source]
Manusia purba ini kemungkinan besar sudah memiliki kebiasaan berburu dan mengumpulkan makanan. Namun karena letaknya yang terisolasi membuat mereka susah berkembang hingga akhirnya mengalami kepunahan. Homo Floresiensis hingga saat ini masih diteliti karena keunikannya yang menimbulkan banyak spekulasi.

5. Peradaban Manusia Buni

Peradaban Manusia Buni adalah peradaban manusia modern paling tua yang ada di Indonesia. Peradaban ini berasal sejak abad ke-4 sebelum masehi dan berakhir pada abad ke-5 masehi. Selama 900 tahun mereka bertahan dan membentuk peradaban yang sering disebut sebagai kebudayaan gerabah. Manusia Buni banyak sekali menghasilkan benda-benda seperti piring, periuk, dan kendi.

Keramik Manusia Buni [image source]
Keramik Manusia Buni [image source]
Manusia Buni diketahui juga melakukan perdagangan dengan bangsa lain. Produk gerabah yang mereka buat dianggap terbaik hingga diminati banyak orang. Saat kebudayaan ini runtuh, Kerajaan Tarumanegara dianggap mengadopsinya sebagai sistem masyarakat. Sisa-sisa manusia Buni yang nyaris punah akhirnya dihidupkan lagi hingga akhirnya benar-benar berakhir pada abad ke-7 masehi.

Inilah lima peradaban manusia paling kuno yang pernah ada di Indonesia. Fosil-fosil yang ditemukan adalah bukti jika negeri ini sudah lama dihuni manusia. Sejak binatang purba punah manusia-manusia ini berkembang hingga akhirnya menjadi manusia modern seperti sekarang.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA