Lihatlah Penyandang Disabilitas Dari Kacamata Seorang Anak Kecil

oleh Ayu
10:25 AM on Jan 14, 2015

Sebagai orang tua, kita sering membimbing anak-anak agar menjadi manusia yang tidak membeda-bedakan. Kepada siapapun, dengan latar belakang apapun, berbuat baik dan adil pada semuanya adalah nilai baik yang coba kita tanamkan pada mereka.

Selagi menanamkan semua nilai baik itu, sudahkah kita menerapkannya dalam diri kita sendiri?

Baca Juga
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala

Lihatlah Penyandang Disabilitas Dari Kacamata Seorang Anak Kecil YOUTUBE
Lihatlah Penyandang Disabilitas Dari Kacamata Seorang Anak Kecil YOUTUBE

Seiring dengan semakin dewasa dan berkembangnya pola pikir seorang manusia, maka akanberubah pula cara pandanganya. Tidak lagi polos dan naïf, serta mulai membangun dinding-dinding pembatas dan pembeda. Kalau Anda tidak percaya, mari kita lihat eksperimen berikut ini.

Sebuah video eksperimen yang cukup unik menunjukkan bedanya cara pandang seorang anak dengan orang dewasa, saat keduanya diperlihatkan wajah seorang penyandang disabilitas. Keduanya, baik itu ibu dan anak atau ayah dan anak, ditempatkan dalam sebuah ruangan dengan sekat dan sebuah layar peraga.

Mereka diminta untuk mengikuti ekspresi wajah pada orang yang ditampilkan di monitor itu. Ada beberapa ekspresi wajah yang lucu, konyol dan aneh. Orang tua dan anaknya mengikuti ekspresi itu, tanpa kesulitan. Sampai tibalah waktunya, wajah seorang penyandang disabilitas ditampilkan.

Saat wajah itu muncul, anak-anak menirukan mereka. Seperti sebagaimana mereka melakukannya pada adegan sebelum perempuan itu. Sementara itu, orang tua mereka terhenyak. Ada banyak hal yang mereka pikirkan, namun tak satu pun orang tua sanggup menirukan wajah gadis itu.

Di mata seorang anak kecil, tidak ada bedanya warna kulit, latar belakang, dan kondisi orang lainnya. Katakanlah mereka masih naïf dan polos, akan tetapi kasih sayang mereka murni dan tulus. Mereka bisa menunjukkan, tak ada yang salah saat kita merasa sama dengan mereka yang dianggap ‘berbeda’ di mata orang dewasa.

Kadang-kadang, kita perlu melihat sesuatu dari kacamata anak kecil yang lebih tulus. Semoga menginspirasi.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA