5 Penyakit Misterius di Dunia Ini Belum Diketahui Penyebab Maupun Obatnya

oleh Tetalogi
14:21 PM on Dec 15, 2015

Banyak orang sudah mendengar tentang berbagai penyakit mematikan seperti Ebola, AIDS, dan sejenisnya. Para ahli juga masih fokus untuk menemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini.

Meski begitu, kebanyakan orang tidak tahu tentang adanya penyakit lain yang sampai sekarang masih menjadi misteri. Berikut ini beberapa diantaranya.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

1. Carancas Impact Event

Carancas Impact Event digunakan untuk menamai sebuah kejadian penyakit misterius yang menyerang 600 warga desa di Peru setelah jatuhnya sebuah meteorit pada 15 September 2007. Jatuhnya meteorit ini meninggalkan sebuah kawah hangus dengan diameter 13,7 meter yang berisi air mendidih dan gas berbahaya.

Kawah bekas tempat jatuhnya meteorit [Image Source]
Kawah bekas tempat jatuhnya meteorit [Image Source]
Penduduk desa yang melihat tempat jatuhnya meteorit tersebut kemudian menderita sakit dengan keluhan mual dan sakit kepala yang hebat. Beberapa ternak di dekat jatuhnya meteorit tersebut ternyata juga mati.

Dugaan munculnya penyakit ini adalah karena arsenik yang menguap dari air tanah, namun hasil tes menunjukkan tidak ada tanda-tanda arsenik dalam jumlah yang diluar keawajaran. Penyakit ini terus menyebar sehingga pemerintah kemudian memerintahkan untuk menghindari setiap “benda bercahaya yang jatuh dari langit”.

2. Morgellon

Awal tahun 2000an di Amerika Serikat, muncul laporan beberapa pasien yang mengeluh tentang adanya serat benang berwarna yang tumbuh di kulit mereka. Kemunculan ini seringkali diikuti dengan gejala kebingungan dan sedih atau stress. Gejalanya juga meliputi seperti ada yang menggigit, menyengat, atau merambat di bawah kulit.

Serat biru dan merah di kulit yang diduga morgellon [Image Source]
Serat biru dan merah di kulit yang diduga morgellon [Image Source]
Pemeriksaan medical di awal tidak dapat mengidentifikasi serat ini, dan kemudian dilakukannyah investigasi tentang masalah kulit yang tidak diketahui ini pada tahun 2007. Laporan tambahan menunjukkan bahea Morgellon telah muncul di dunia, meskipun dokter dari Amerika mengatakan bahwa gejala yang muncul ini hanyalah delusi.

Muncul kabar bahwa epidemi ini menyebar di Rostov Oblast, Russia. Hal ini menimbulkan teori bahwa penyakit ini mungkin adalah akibat dari tes senjata bakteri di daerah tersebut.

3. Unknown Origin

Kurang lebih 20 ribu petani telah meninggal dunia di Amerika Tengah dalam beberapa dekade terakhir. Mereka meninggal akibat penyakit misterius dan sakit ginjal yang tidak dapat disembuhkan. Gagal ginjal kronis yang kemudian disebut sebagai “chronic kidney disease of unknown origin” menginfeksi petani tebu yang masih berusia awal 20an. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, hilang nafsu makan, dan kerusakan ginjal yang tidak bisa dijelaskan.

Petani Tebu [Image Source]
Petani Tebu [Image Source]
Pemeriksaan dari hasil biopsi ginjal menunjukkan kasus yang unik dan berbeda dari segala macam penyakit yang diketahui. Beberapa orang berpikir bahwa epidemi ini mungkin berhubungan dengan bahan kimia yang digunakan dalam agrikultur, namuan parusahaan gula yang membiayai investigasi membantah hal tersebut. Hingga kini investigasi masih berlanjut dan belum ada yang tahu apa penyebab ataupun obat dari penyakit ini.

4. Nodding Syndrome

Penyakit yang secara harfiah berarti mengangguk ini pertama kali dilaporkan terjadi di Sudan pada tahun 1960an. Gejalanya biasanya muncul pada anak-anak berusia 5 hingga 15 tahun. Gejala yang tampak adalah pertumbuhan fisk dan perkembangan otak yang berhenti serta diikuti dengan kejang ringan sehingga kepala terlihat seperti terus mengangguk-angguk.

Penderita nodding syndrome [Image Source]
Penderita nodding syndrome [Image Source]
Gejala mengangguk ini hanya muncul ketika si anak makan atau merasa kedinginan, dan akan berhenti dengan sendirinya ketika ia merasa hangat atau diberi makanan yang tidak familiar. Angka penyebaran ini terus meninggak hingga 2 ribu kasus yang muncul di Afrika Timur setiap tahun. Namun penyebab penyakit ini masih juga tidak diketahui meskipun ilmuwan terus melakukan penelitian tentang penyakit misterius ini.

5. Kuru alias Penyakit Tertawa

Kuru terekam tersebar di suku Fore, Papua Nugini oleh penjelajah Australia pada tahun 1952. Meski begitu, para ahli berpendapat bahwa penyakit ini kemungkinan pertama kali muncul pada tahun 1920an.

Korban Kuru [Image Source]
Korban Kuru [Image Source]
Penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit tertawa karena penderitanya akan mengalami gejala seperti bergetar hebat dan kemudian tertawa terbahak-bahak ketika penyakit ini sudah berada di tahap yang lebih mematikan. Penyebaran penyakit aneh ini berasal dari praktik endokanibalisme, yaitu budaya masyarakat Fore yang memakan anggota keluarga mereka yang meninggal.

Itulah beberapa penyakit misterius yang hingga kini masih belum diketahui penyebabnya. Kini para ahli masih berusaha mencari tahu lebih jelas tentang penyakit ini. Semoga saja para ilmuwan segera menemukan jawabannya dan menemukan obat untuk penyakit ini.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA