Hati-Hati, Penipuan Berkedok ‘Minta Kode Transaksi’ Ini Sudah Telan Banyak Korban

Hati-hati, sebab penipu semakin kreatif!

oleh Aini Boom
09:00 AM on Jun 2, 2017

Saat ini, penipuan via handphone yang berkedok ‘mama minta pulsa’ atau ‘anda menjadi pemenang Bank’ sudah tidak mempan lagi mengelabui masyarakat. Hampir semua orang memahami dan mengabaikan sms seperti itu. Sayangnya, para penipu tak juga kapok dan malah mencari cara baru untuk menjerat korbannya. Baru-baru ini terungkap penipuan yang terbilang amat natural, sampai-sampai korbannya tak merasa telah ditipu.

Hal ini terungkap lewat pengakuan salah satu orang yang hampir saja menjadi korban penipuan. Beruntung kala itu perempuan bernama Ayu tersebut bergegas menelepon operator terlebih dahulu. Setelah ditanyakan, ternyata hingga saat ini dilaporkan telah banyak korban yang terjerat tipuan serupa. Selengkapnya, begini lho cara kerja komplotan penipu tersebut.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

Mendapat Telepon dari Orang yang Meminta Tolong Mengirim Kode Transaksi

Kisah calon korban penipuan [image: source]
Cerita ini terjadi saat calon korban (Ayu) sedang berada di kantor. Ia pun mendapat telepon dari seseorang. Orang tersebut bertanya apakah Ayu menerima sms dari nomer 99733, jika iya maka penelpon meminta sms tersebut diforward kepadanya. Penelepon bersuara laki-laki itu memberitahukan bahwa operator (dalam hal ini XL) salah mengirimkan kode transaksi yang harusnya ke dirinya malah ke nomer Ayu. Saat mengecek di kolom pesan, ternyata Ayu benar-benar menerima sms dari nomor yang disebutkan penelepon. Isinya adalah kode rahasia transaksi pembelian.

Penelepon Bersikeras Memohon Agar Kode Dikirim Sebab Kode Itu Berlaku untuk Nomornya

Kisah calon korban penipuan [image: source]
Penelepon yang merupakan penipu terus menghubungi dan meminta kode verifikasi dari sms tersebut. Penipu beralasan jika pulsanya telah terpotong, dan mengatakan jika kode itu hanya berlaku untuk nomor hapenya. Untuk meyakinkan, penipu mengatakan bahwa nomornya mirip dengan nomor Ayu dan hanya beda 1 angka saja diakhir. Dia juga mengatakan mendapat konfirmasi dari XL jika pihak operator tersebut salah input satu angka dan berakhir sms terkirim ke Ayu. Karenanya, pihak XL meminta penelepon untuk langsung menghubungi Ayu dan meminta kode transaksi.

Ini yang Akan Terjadi Pada Korban yang Mem-forward Pesan

Kisah calon korban penipuan [image: source]
Beruntung Ayu tidak langsung percaya dan terlebih dulu bertanya pada call center XL. Setelah menelpon, pihak XL pun memberitahukan jika hal tersebut adalah modus penipuan. Pihak XL pun menjelaskan jika setidaknya ada tiga nomor penipu yang perlu diwaspadai yaitu MyXL, codapay, dan 99737. Ternyata belakangan diketahui jika penipuan berkedok ‘kode transaksi’ tersebut dilakukan penipu untuk belanja game online atau hal lain yang dibayar dengan pemotongan pulsa. Penipu tersebut memasukkan nomor handphone secara acak untuk pendebetan pembayarannya. Kemudian situs akan mengirimkan kode rahasia yang harus diisi ke nomor handphone, sehingga penipu perlu meminta kode tersebut ke calon pembeli. Jika kita memforward pesan, maka pulsa kita akan digunakan untuk membayar game si penipu.

Banyak Korban Penipuan, Ini Respon Pihak XL

Ilustrasi pihak XL [image: source]
Merespon banyaknya orang yang telah menjadi korban penipuan dari sms 99733, pihak XL Axiata melalui General Managernya Tri Wahyuningsih meminta pelanggan untuk waspada dan hati-hati. Tri juga menghimbau pelanggan untuk mengabaikan SMS mencurigakan berisi kode rahasia/transaksi pembayaran namun tidak merasa melakukan. Jika ragu-ragu, maka bisa langsung menelepon call center agar dibantu untuk mengecek kebenaran informasi

Faktanya, Kesalahan Kirim Kode Transaksi Tidak Mungkin Terjadi

Ilustrasi menerima SMS [image: source]
Untuk menghindari penipuan berkedok ‘minta kode transaksi’, pelanggan hanya perlu memahami satu hal. Yaitu fakta bahwa kesalahan pengiriman kode transaksi ke nomor orang lain mustahil terjadi. Sebab saat melakukan transaksi, input dilakukan oleh sistem yang tidak memiliki aspek human error. Maka jelas penipuan jika ada telepon atau sms yang meminta kode transaksi dengan alasan salah kirim.

Keberadaan penipu untuk mendapatkan pulsa nyatanya kian miris. Tak cukup dengan modus ‘mama minta pulsa’ yang tidak lagi berhasil, ada saja metode baru yang dipakai. Penipuan semacam ini bukan hanya berlaku bagi satu operator seluler, tapi semuanya. Karena itu, kita harus tetap waspada dan tidak mudah percaya. Jika kebetulan kita yakin mendapat SMS penipuan, segera laporkan agar nomor pelaku segera diblokir pihak operator.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA