Miris, Peninggalan Indonesia dari Masa Lalu Justru Banyak Disimpan di Negara Ini

oleh Adi Nugroho
10:59 AM on Oct 17, 2016

Ada tiga alasan kenapa peninggalan sejarah yang berasal dari masa lalu tidak banyak tersimpan di Indonesia. Pertama karena rusak atau sengaja di rusak. Penduduk di masa lalu tidak mengetahui mana benda bersejarah sehingga main rusak begitu saja. Kedua adalah masalah penjarahan. Tidak bisa dimungkiri lagi kalau Indonesia adalah gudangnya harta karun. Benda bersejarah yang berharga banyak yang dijarah dan dicuri untuk keuntungan sesaat.

Terakhir karena dibawa oleh bangsa lain yang datang ke Indonesia entah sebagai penjajah atau peneliti. Mengambil banyak sekali peninggalan entah yang berupa arca, senjata, hingga karya sastra kuno. Akhirnya, peninggalan itu di simpan di beberapa museum atau koleksi pribadi hingga tidak pernah kembali. Berikut negara-negara di Eropa yang banyak menyimpan penggalan bersejarah dari Indonesia.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

1. Belanda

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau Belanda banyak sekali menyimpan peninggalan bersejarah dari Indonesia. Setidaknya ada tiga museum yang menyimpan arca dan prasasti yang berasal dari kerajaan di masa lalu. Museum itu terdiri dari Tropen Museum, Musuem Roterdam, dan Leiden Nasional Museum of Ethnonolgy.

Arca Ganesha [image source]
Arca Ganesha [image source]
Ketiga museum di atas menyimpan arca-arca bersejarah seperti peninggalan Kerajaan Singasari. Selain itu prasasti-prasasti seperti Wintang Masa, Tulangan, Tawawun, dan Sangsang juga disimpan rapi di sana. Saat ini pemerintah Indonesia sedang mengupayakan bagaimana benda bersejarah itu kembali ke Indonesia. Apa yang ada di Indonesia sudah seharusnya dikembalikan lagi ke negeri ini apa pun keadaannya.

2. Jerman

Jerman juga kecipratan menyimpan peninggalan-peninggalan yang berasal dari Indonesia. Peninggalan yang ada di tempat ini mayoritas merupakan benda seni yang usianya sudah mencapai ratusan tahun. Di Museum für Völkerkunde ada koleksi wayang Klitik yang tergolong sangat langka dan susah ditemui lagi di Indonesia.

Wayang Klitik [image source]
Wayang Klitik [image source]
Selain wayang yang sangat indah, museum ini juga menyimpan koleksi keris yang konon berasal dari kerajaan-kerajaan di Jawa. Keris yang disimpan di sini berjenis Sungginan yang dikenal memiliki desain rangka indah dan juga ukiran-ukiran unik yang membuatnya sangat berharga dan susah sekali dibuat.

3. Austria

Museum Wina memiliki cukup banyak koleksi benda bersejarah dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Di museum ini dipercaya tersimpan kering yang sangat berharga bagi Indonesia. Keris itu milik Pangeran Diponegoro yang melakukan pemberontakan untuk melawan Belanda sehingga Perang Jawa yang super besar terjadi selama lima tahun.

Museum Wina [image source]
Museum Wina [image source]
Selain keris yang berharga, museum ini juga menyimpan banyak peninggalan dari Maluku. Peninggalan yang disimpan di sini berupa karya seni kain hingga patung-patung nenek moyang. Total ada lebih dari 1.200 peninggalan dari Maluku yang tersimpan rapi di salah satu museum terbaik di Jerman ini.

4. Inggris

The British Museum adalah museum paling besar yang menyimpan banyak koleksi dari negara jajahan Inggris. Barang yang disimpan di sini biasanya dikelompokkan berdasarkan wilayah. Di beberapa kawasan seperti Galeri Asia Tenggara terdapat beberapa ruangan yang dikhususkan untuk memajang peninggalan yang berasal sari Indonesia.

Kepala Buddha [image source]
Kepala Buddha [image source]
Peninggalan dari Indonesia yang disimpan di sini adalah arca Buddha. Ada tubuh dan juga kepala dari arca yang terawat dengan baik. Dari penjelasan yang diberikan oleh museum, arca yang ada di sini berasal dari peninggalan kerajaan Buddha di abad ke-9. Dari sini sudah bisa diketahui kalau peninggalan ini berasal dari Candi Borobudur.

5. Prancis

Museum di Prancis yang menyimpan banyak peninggalan dari Indonesia adalah Museum Quai Branly. Di museum yang memiliki luas hingga 40.000 meter persegi ini terpajang lebih dari 300.000 benda bersejarah dari belahan dunia. Semunya dirawat dengan baik sehingga siapa saja yang datang bisa menyaksikannya sambil berdecak kagum.

Peninggalan di Prancis [image source]
Peninggalan di Prancis [image source]
Benda peninggalan sejarah dari Indonesia yang ada di sini terdiri dari Tambur raksasa yang merupakan alat musik peninggalan kebudayaan di Sumatra. Kain sarung dari Jawa Timur awal abad ke-20. Pakaian Suku Asmat dan beberapa batu kerajinan dari Lombok.

Inilah peninggalan-peninggalan Indonesia yang justru disimpan di luar negeri. Andai saja semua peninggalan itu bisa dikembalikan ke Indonesia, negeri ini akan memiliki benda bersejarah yang ternilai harganya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA