4 Kejadian Pengguna Medsos Berlagak Sok Jawara tapi Langsung Merengek Saat Diciduk Polisi

Zaman sekarang harus super bijak saat sedang menggunakan media sosial

oleh Arief Dian
10:00 AM on Jul 20, 2017

Makin hari, kelakuan para pengguna media sosial jadi tambah aneh saja. Mulai dari menyebar sebuah berita hoax untuk mempengaruhi orang, hingga anak bocah ingusan yang mencoba berburu pendamping hidup. Bagaimana lagi, kadang memang kemajuan teknologi tidak sebanding dengan perkembangan mental penggunanya. Jadi wajar kalau banyak kelakuan aneh.

Satu lagi yang sering kita temukan, orang-orang yang berbicara seenaknya dan merasa hebat di media sosial. Dan Ibarat singa kehilangan taring, saat orang-orang ini diburu lalu ditangkap yang ada malah mereka mewek gak karuan. Tidak satu atau dua kali, kejadian serupa sudah sering terjadi di Indonesia. Berikut adalah beberapa peristiwa para jawara media sosial yang mewek saat ditangkap polisi.

Baca Juga
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting

Bocah ingusan hina polisi, kena getahnya saat ketangkap

Beberapa waktu yang lalu, media sosial sempat geger karena sebuah video penangkapan seorang bocah yang menghina polisi. Dalam video tersebut mengungkapkan bahwa bocah bernama Ganjoel itu sering kali berkata kasar di media sosial dan semua ditujukan pada pihak kepolisian. Bahkan, bocah ini malah berani menantang polisi dengan pamer semua koleksi senjata tajamnya yang entah dapat dari mana.

Namun sepertinya semua itu hanya gertakan sambel semata, pasalnya saat pihak polisi datang menemuinya, bocah bernama Gajoel ini takutnya bukan main. Ibarat singa yang sudah kehilangan taringnya, Gajoel hanya bisa minta maaf ketakutan di hadapan kamera. Bahkan sampai-sampai mata anak ini berkaca-kaca sambil mengungkapkan penyesalannya.

Tantang polisi dengan senjata api, endingnya nangis gak karuan

Kalau yang tadi menghina polisi dengan perkataan kotor dan senjata tajam, lain lagi dengan yang satu ini. Pemuda berinisial NM asal Gorontalo ini dengan terang-terangan memposting senjata tajamnya di sebuah grup dan ingin menantang polisi di sana. Semua itu dilakukan karena NM ini sangat kesal karena harus terjaring razia saat tengah malam.

Kala itu pria ini sedang tidak membawa semua kelengkapan, sehingga harus kena tilang. Ibarat menyerahkan diri ke kandang singa, rupanya dalam grup tersebut juga ada anggota polisi yang ikut berkomentar. Alhasil, pria yang sok tangguh ini diciduk dan dibawa ke kantor polisi. Namun jadinya, NM malah mewek seperti bayi saat sedang diinterogasi petugas.

Pria kekar yang bermental hello kitty

Masih lekat di ingatan kita mengenai tingkah kocak seorang pria berbadan kekar dengan nama ALmen Mlen. Siapa sangka dengan tubuh bak binaragawan, pria ini harus menangis histeris saat ditangkap oleh polisi. Kasusnya masih sama, pria ini menghina bahkan menantang polisi buat duel satu lawan satu.

Untuk itu bahkan pria ini sampai pamer dengan tubuh kekarnya di media sosial. Namun setelah tanpa sengaja tertangkap oleh polisi, pria ini malah menangis bahkan sampai bersujud-sujud minta dilepaskan. Ternyata tidak semua yang bertubuh kekar, juga punya mental yang kuat pula.

Kelakuan iseng yang berbuntut masalah

Satu lagi kelakuan para pengguna medsos yang seharusnya tidak dicontoh. Lantaran ingin bikin pamer kelakuan nakal gaya anak muda sekarang dan bikin banyak orang kagum, bocah yang satu ini sengaja menantang seluruh polisi yang ada di wilayah Republik Indonesia.

https://www.youtube.com/watch?v=EtgSPwUpgw8

Bukannya masyarakat jadi terhibur, yang ada malah si bocah harus dilaporkan ke pihak kepolisian akibat penghinaan. Namun setelah didatangi oleh pihak polisi, ia malah ketakutan bukan main. Alhasil, dia meminta maaf pada pihak polisi yang dia hina dengan wajah yang sangat ketakutan. Entah apakah bocah ini harus mendekam di penjara atau tidak, sampai saat ini belum ada kepastian.

Terlepas dari semua itu, memang seperti inilah akibat dari penggunaan medsos yang salah. Bukannya digunakan untuk saling berkomunikasi atau berbagi hal yang baik, malah dipakai untuk saling menghujat. Ini juga pelajaran buat kita agar menggunakan media sosial dengan bijak

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA