Kisah Sedih Remaja Penderita Kanker yang Mengiklankan Diri Sendiri Demi Mendapat Teman

Setiap perjuangan pasti membuahkan hasil, tidak ada yang sia-sia di dunia ini

oleh Nikmatus Solikha
15:00 PM on Jun 21, 2017

Leukimia merupakan penyakit kanker darah di mana jumlah sel darah putih sangat banyak pada alirah darah dan sumsum tulang, akibatnya sel-sel darah lain juga terganggu proses pembuatannya. Sampai saat ini, penyebab dari penyakit mematikan tersebut belum diketahui penyebabnya.

Sementara itu, penderitanya juga mengalami suatu kondisi di mana dia tidak boleh sampai terluka. Mudah memar dan sulit memulihkan diri saat berdarah gejala yang pasti dialami penderita leukimia. Hal tersebut juga dialami oleh Jordan Kosovich, seorang netizen yang belakangan ini kisahnya menarik perhatian jagad maya. Jordan menceritakan, bahwa leukimia bukan hanya merampas kesehatannya, namun juga dunia pergaulannya. Berikut ini kisah pilu remaja yang rela mengiklankan diri demi mencari teman.

Baca Juga
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer
4 Kejadian Generasi Micin Pingin Ngeksis Tapi Gak Tahu Tempat Ini Bikin Netizen Geram

Sakit sejak masih usia kanak-kanak

Jordan Kosovich sudah menderita kanker sejak usia 7 tahun. Sejak saat itu pula, ia berusaha memerangi penyakitnya. Ya, memang dia berhasil mengalahkan penyakit ganas tersebut. Dia bertahan hingga usia remaja. Setidaknya, Jordan memakan waktu 4 tahun lamanya untuk menjalani perawatan.

Jordan dan Iklan [image source]
Waktu yang cukup lama untuk merenggut pergaulan dengan anak-anak seusianya. Karena leukimia, Jordan tidak bisa sekolah dan bermain seperti anak lain. Rasa jenuh tentu ada, namun Jordan tak punya pilihan karena kesembuhan adalah yang paling utama.

Jadi target bullying saat kembali ke sekolah

Sekian lama berperang melawan leukimia, Jordan bahkan harus rela ketika kemoterapi yang luar biasa membuatnya berhenti sekolah selama bertahun-tahun. Namun, ada waktu di mana dia kembali seperti anak pada umumnya. Jordan kembali ke sekolah.

Survival kanker Jordan [image source]
Sayangnya, semua tak seperti yang dibayangkan. Dia jadi sasaran bullying anak-anak di sekolah karena obat-obatan yang dia konsumsi membuat tubuhnya sangat gemuk dan kehilangan semua rambutnya. Dia juga terlalu lemah untuk membela diri. Terlebih, sikap pemalu dan pendiamnya itu membuatnya jadi sasaran yang sempurna. Jordan menggambarkan bahwa sekolah seperti halnya neraka yang membuatnya menderita. Jordan bahkan sempat mengklaim bahwa dia tidak akan kembali ke sana.

Di bangku sekolah menengah atas, dunia pergaulannya semakin buruk

Beranjak remaja, Jordan merasa lebih kuat untuk kembali ke sekolah umum. Dia tidak ingin merasa lebih buruk lagi di dunia sosialnya. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Orang-orang dengan cepat menyadari bahwa dia tidak punya teman.

Jordan Kosovich [image source]
Banyak penganiayaan yang dia terima, bukan hanya fisik namun juga verbal. Bahkan banyak orang yang melakukan bullying secara online dan membuat Jordan takut untuk mengakses akun Facebook miliknya. Dia merasa hidupnya lebih mudah setelah meninggalkan sekolah, meski demikian dia masih kesulitan mendapat teman karena kebanyakan orang memiliki lingkaran sendiri.

Memasang iklan demi mendapat teman

Meski tidak memiliki teman, setidaknya Jordan tidak putus asa tentang itu. Berkat satu kisah yang menginspirasi dari  Ray Johnstone yang aktif mencari teman di salah satu situs, Jordan memutuskan untuk melakukan hal serupa. Dia memasang iklan di situs populer dan meminta orang agar menghubunginya. Dia sadar jika mengiklankan diri merupakan hal yang gila, tapi hal tersebut merupakan bukti bahwa dia benar-benar berjuang. Alhasil, kisahnya pun menjadi viral.

Jordan Kosovich [image source]
Akun Facebooknya mendapat ratusan permintaan pertemanan dalam waktu singkat, namun rata-rata dari anak perempuan. Jordan berharap tetap ada teman laki-laki yang dia punya, karena ia juga ingin bermain kriket, sepak bola dan gym. Jordan berharap bahwa banyaknya teman di hidupnya saat ini akan menebus waktu yang hilang.

Apa yang dilalui Jordan di masa kanak-kanak hingga remaja tentu begitu berat. Namun, keteguhan dan perjuangannya memang pantas diberi penghargaan. Semoga kisah Jordan selalu memberikan inspirasi, bahwa setiap masalah pasti bisa diatasi asal kita terus berjuang dan pantang putus asa.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 15 Meme FTV Ini Bikin Kamu Nyadar, Bahwa Hidup Nggak Semanis Adegan Film di TV Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA