7 Penculikan yang Aneh dan Mengejutkan

oleh titi
09:49 AM on Mar 31, 2015

Penculikan hingga kini telah menjadi tindakan kejahatan yang lumrah terjadi. Di pedesaan maupun di kota besarpun, penculikan menjadi momok bagi siapa saja. Tindak kejahatan ini biasanya bermotif uang, kecemburuan sosial, dan kini motif penjualan organ menjadi alasan baru untuk pelaku melakukan penculikan.

Namun, dengan makin banyaknya penyimpangan sosial di kalangan masyarakat, terdapat beberapa aksi penculikan dengan motif yang membuat kita cukup tercengang mendengarnya. Beberapa penculikan bahkan dilakukan oleh anggota keluarga sendiri, sulit dipercaya memang. Dari semua kasus penculikan yang pernah terjadi, berikut ini 7 kasus penculikan yang akan membuatmu terkejut mendengarnya.

Baca Juga
Bukan Metropolitan, Justru Inilah 5 Kota Paling Kaya yang Ada Di Indonesia
5 Hal Menjengkelkan Tentang SEA Games di Malaysia Ini Bikin Indonesia Meradang

1. Penculikan Bayi oleh Remaja Sekolah

Di awal maret 2015 lalu terjadi penculikan terhadap balita 22 bulan di taman kota Sprague, Washington. Kejadian ini cukup mengejutkan mengingat pelaku penculikan adalah seorang remaja. Kota Sprague yang terkenal aman dan nyaman bagi penduduknya dibuat terkejut dengan teror penculikan ini. Pelaku yang masih berusia 20 tahunan ini, awalnya bermain di taman bersama keluarga korban, membuat percakapan yang nyaman dengan mereka. Namun kemudian saat keluarga lengah atas penjagaan bayi, ia mengambil bayi dan melarikan diri.

Penculikan Remaja
Penculikan Remaja (c) oddee

Keluarga bayi yang segera sadar langsung mengejar pelaku. Pengejaran langsung dibantu oleh dua siswa SMA Sprague, Isaac Yow dan Andrew Crain yang berada di taman. Mereka akhirnya berhasil menghentikan pelaku penculikan, dan balita tersebut dapat kembali ke keluarga dengan selamat. Kejadian ini menjadi alarm bagi warga Sprague, “Kami harus benar-benar waspada, penculikan ini cukup gila. Dilakukan di siang hari dan di taman kota, kami benar-benar harus menjaga balita kami,” ujar salah satu warga. Pelaku diketahui memiliki masalah kepribadian, namun hingga saat ini masih belum dijabarkan motif penculikan ini.

2. Ayah Culik Putrinya dan Menyekap di Basement Selama 24 Tahun

Ditahun 2008, polisi Austria menangkap seorang pria tua karna tindakan menyekap, pemukulan dan pelecehan seksual terhadap putri kandungnya di sebuah ruang bawah tanah tanpa jendela selama 24 tahun. Pria tua ini juga menghamili putrinya sendiri hingga melahirkan 7 orang anak. Josef Fritzl menyekap Elisabeth yang masih berumur 18 tahun di basement sebuah rumah di kota Amstetten, Autria Utara pada Agustus 1984.

Ayah Culik Putrinya
Ayah Culik Putrinya (c) oddee

Anehnya istri Josef tidak mengetahui kejadian ini. Ia mengaku tidak mencurigai apapun sejak hilangnya Elisabeth. Ia menganggap putrinya kabur dari rumah. Ia juga tidak melaporkan pada polisi karna terdapat surat dari Elisabeth yang menyebutkan untuk tidak mencarinya. Penculikan terungkap setelah Elisabeth dan Josef pergi ke rumah sakit ditahun 2008. Dokter yang curiga dengan keterangan yang diberikan Josef langsung menghubungi polisi dan investigasi pun langsung dilakukan. Josef ditahan dengan pengakuan dari Elisabeth tentang kejahatannya selama 24 tahun. Elisabeth membongkar semuanya setelah dijamin untuk tidak pernah bertemu dengan ayahnya. Kini Elisabeth dan ibunya berada di sebuah desa di Austria dan mengubah seluruh identitasnya untuk menghilangkan jejak masa lalunya dari ayahnya.

3. Remaja Korban Penculikan Selamatkan Anak Kecil dari Nasib Sama

Pada tahun 1972, Steven Stayer yang masih berusia 7 tahun diculik saat perjalanan pulang dari sekolahnya di Merced, California. Steven dibujuk untuk masuk ke sebuah mobil oleh seorang pria ramah yang mengaku adalah kenalan ibunya. Pria texas bernama Eugene Parnell ini kemudian menghasut Steven dengan mengatakan orang tuanya telah meninggalkannya dan kini dirinyalah yang ditugaskan untuk mengasuhnya. Eugene menyuruh Steven memanggilnya ayah. Selama 7 tahun, Steven hidup di pengasingan dengan Eugene sebagai anak dan budak seksualnya.

Remaja Korban Penculikan
Remaja Korban Penculikan (c) odde

Ketika Steven beranjak remaja, Eugene membawa pulang korban lain, Timmy White yang masih berusia 5 tahun. Steven tidak ingin kejadian yang menimpanya terulang pada Timmy. Ia akhirnya membawa Timmy untuk melarikan diri dan melaporkan kejahatan Eugene pada polisi. Eugene ditangkap, Steven dan Timmy akhirnya bebas dan kembali ke keluarganya. Steven yang mengalami masa pertumbuhan yang buruk akhirnya dijauhi teman-temannya dan keluar dari sekolah. Steven bahkan diusir dari rumahnya saat berusia 17 tahun. Ia akhirnya meninggal karna kecelakaan ditahun 1989 di usia 24 tahun. Steven memang tidak diterima di masyarakat lagi namun ia menjadi pahlawan bagi Timmy dengan tidak membiarkan hal yang sama terjadi pada orang lain.

4. Remaja Culik dan Sekap Penumpang Beserta Sopir Sebuah Bis di Tempat Tambang

Schoenfeld bersaudara, Richard dan James merupakan putra dari seorang dokter kaya di San Fransisco. Keduanya bersama dengan temannya Frederick Woods ditangkap polisi karna telah melakukan penculikan pada 26 siswa sekolah beserta sopir bus untuk mendapatkan uang tebusan. Ketiga pelaku penculikan ini diketahui memiliki hutang dengan sebuah real estate dan mencoba mendapatkan uang dari penculikan ini.

Remaja Culik
Remaja Culik (c) odde

Rencana penculikan telah dipersiapkan selama 18 bulan dan pada Juli 1976 mereka melakukan aksinya. Dengan berpura-pura memiliki masalah pada mobil mereka, ketiganya membuat sopir bus yang membawa 26 siswa sekolah menepi. Trio pemuda ini langsung memakai penutup kepada dan menodongkan senjata pada seisi bus. Mereka diarahkan ke mobil van dan dibawa ke sebuah tambang yang dimiliki oleh ayah Frederick. Mereka dikurung di bawah trailer, sementara ketiganya meminta tebusan 5 juta dollar. Namun penculikan ini tidak berjalan mulus, ketika ketiganya lengah saat tidur siang beberapa siswa dapat melarikan diri dan membuat laporan penculikan. Pelaku langsung diringkus dan dijatuhi kurungan penjara seumur hidup.

5. Penculikan dan Penyekapan Selama 18 tahun

Gadis berusia 11 tahun Jaycee Lee Dugard diculik di dekat rumahnya di South Lake California pada tahun 1991. Penculikan ini disaksikan langsung oleh ayah tirinya yang langsung melaporkan pada polisi. Namun usaha polisi, FBI dan anjing pelacak tidak dapat menemukan Jaycee. Jaycee diculik oleh Phillip Garrido dan disembunyikan disebuah gubuk dibelakang rumah pelaku. Jaycee disekap selama 18 tahun dan diperkosa oleh Phillip, Jaycee hamil dua kali dan melahirkan anak perempuan di usia 14 dan 17 tahun.

Penculikan 11 Tahun
Penculikan 11 Tahun (c) odde

Jaycee lolos dari penyekapan pada tahun 2009, ketika petugas keamanan dari UC Berkeley melakukan pemeriksaan di taman belakang rumah Phillip. Petugas mencurigai karna Phillip diketahui tidak memiliki anak. Jaycee akhirnya dapat bertemu dengan ibunya dan berusaha berbaur dengan masyarakat. Ditahun 2011 Jaycee menerbitkan sebuah buku tentang pengalaman penculikannya dengan judul ‘A Stolen Life’. Pada tahun yang sama Phillip dijatuhi hukuman penjara selama 431 tahun untuk penculikan dan tindakan pelecehan yang dilakukannya. Sedangkan istri Phillip dijatuhi 36 tahun kurungan penjara karna perannya dalam penculikan dan pemerkosaan.

6. Ditemukan Kembali Berkat Kemiripan dengan Saudara Kandungnya

Zephany Nurse baru berusia 3 hari ketika dia diculik dari rumah sakit di Cape Town pada tahun 1997. Orang tua Zephany tidak tahu apa yang terjadi kemudian pada putrinya sampai putri mereka yang lebih muda, Cassidy Nurse menemukan kemiripan dengan temannya di sekolah tinggi Cape Town. Awalnya sang guru selalu mengomentari betapa kedua gadis ini tampak sama, membuat Cassidy penasaran dan menjalin pertemanan dengannya. Dari pertemanan inilah akhirnya Zephany dikenali sebagai kakak kandung Cassidy yang telah lama hilang karna diculik.

Ditemukan Kembali
Ditemukan Kembali (c) blogspot

Dari sampel DNA yang diuji ternyata benar jika Zephany adalah putri yang hilang. Penyidikan akhirnya menangkap seorang wanita berusia 50 tahun yang menjadi pelaku penculikan Zephany. Wanita ini membesarkan Zephany dengan baik dan menganggapnya sebagai anak kandung sendiri. Zephany akhirnya dikembalikan ke keluarganya. Tersangka penculikan Zephany telah mendapat pengampunan dari orang tua Zephany dan kini dia tinggal menunggu persidangan lanjutan pada Mei 2015 mendatang. Sidang ini akan memutuskan hukuman apa yang akan diberikan untuk tindakan penculikan ini.

7. Membunuh Bayi dengan Memotongnya dari Rahim

Michelle Wilkins merupakan ibu muda berusia 26 tahun yang sedang hamil 7 bulan ketika Dynel Lane diduga memotong bayi dari rahim Michelle di rumahnya di Denver pada Maret 2015. Bayi Michelle tidak dapat diselamatkan karna perlakuan Dynel. Kejadian ini berawal ketika Dynel melihat iklan pakaian bayi yang dipublikasikan oleh Michelle yang akhirnya menyuruh Michelle untuk pergi kerumahnya.

Membunuh Bayi
Membunuh Bayi (c) oddee

Setelah Michelle sampai dirumahnya, Dynel memukul dan mencekik Michelle sebelum akhirnya memakai pisau dan pecahan kaca untuk mengiris perut Michelle. Dynel mengeluarkan bayinya dan meninggalkan Michelle di tempat tidur bawah tanahnya. Dynel berlari ke rumah sakit terdekat mengaku ia keguguran sambil menggendong bayi Michelle. Namun Dynel ditangkap polisi oleh dugaan percobaan pembunuhan tingkat pertama, penyerangan dan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian. Dynel diduga memiliki kelainan mental karna melakukan hal diluar nalar semacam itu.

Kita memang harus waspada dan berhati-hati menjaga diri dan anggota keluarga kita, karna penculikan memang tidak pernah bisa kita duga kapan akan terjadi. Setiap kejahatan memang tidak hanya datang dari niat pelaku tapi juga karna adanya kesempatan di saat itu, maka kewaspadaanlah yang menjadi tameng untuk terhindar dari hal tersebut.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA