Pemuda Asal Malaysia Ini Rogoh Kocek Hingga 600 Juta Untuk Operasi Plastik, Hasilnya Menyakitkan

Ini nih contoh manusia yang gak bersyukur sama nikmat dan karunia yang telah Tuhan berikan.

oleh Faisal Bosnia Ahmad
07:00 AM on Jul 13, 2017

Memiliki wajah yang enak dipandang tak cuma jadi impian para perempuan, lelaki pun turut mendambakannya. Tak melulu guna menjadi obyek perhatian. Memiliki wajah yang menawan dianggap sebagai kunci utama untuk tampil percaya diri dalam berbagai kesempatan dan meraih kesuksesan. Tak ayal pria modern juga banyak yang melakukan perawatan “spesial” ke berbagai pusat kecantikan yang saat ini sudah gencar mempromosikan pelayanan wajah atau fisik secara keseluruhan bagi kaum adam.

Akan tetapi, apa jadinya jika ada seorang pria yang ingin terlihat tampan namun dengan menempuh cara yang sedikit keliru? Karena minder dengan wajahnya yang dipenuhi cacar air, seorang pemuda asal Malaysia memutuskan untuk “menentang kodrat” dengan melakukan operasi plastik bernilai ratusan juta rupiah demi agar wajahnya tampak memukau bak sebuah karakter kartun Jepang. Sayangnya, usahanya tersebut malah menuai hujatan skala nasional. Seperti apa kisah miris selengkapnya?

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

Mendapat hinaan tiada henti dari masyarakat luas

Amirul Rizwan Musa adalah seorang pemuda berusia 21 tahun. Ia berasal dari Kelantan, negeri tetangga kita, Malaysia. Pemuda tersebut kini sedang menjadi bulan-bulanan warga negaranya setelah semenjak sepekan lalu beredar luas di media sosial foto-foto yang menunjukan betapa radikal transformasi wajahnya setelah ia menjalani operasi plastik.

Sebelum dan sesudah. [Image Source].
Pria yang di dunia maya punya nama samaran Miyyo Rizone ini, jadi sasaran hujatan warganet karena dinilai tak mensyukuri pemberian Tuhan. Besar kemungkinan, di Malaysia stigma terhadap pelaku operasi plastik, terutama pria, masih sangat kental dirasakan, tak berbeda jauh dengan di negara kita.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar asal Malaysia, The Harian Metro, Amirul mengaku bahwa dinding Facebooknya dipenuhi oleh ujaran kebencian dari khalayak ramai. Bahkan, beberapa orang datang langsung ke tempat kediamannya, di kota Kelantan hanya untuk menghinanya secara langsung dan terang-terangan. Amirul mengatakan bahwa hujatan yang ia tuai telah menguras emosinya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA