5 Pembunuh Bayaran Paling Mematikan yang Pernah Ada

oleh Tetalogi
10:26 AM on Mar 4, 2016

Tokoh-tokoh pembunuh bayaran sudah banyak dilihat dan muncul di berbagai film action. Mereka bergerak dengan sangat berhati-hati untuk membunuh targetnya tanpa ketahuan. Tapi tentu saja kita tahu bahwa semua aksi tersebut hanyalah film.

Kenyataannya, ternyata pembunuh bayaran benar-benar ada. Bahkan beberapa diantara mereka bekerja dengan sangat efektif dan telah banyak korban jiwa melayang di tangan mereka. Berikut ini beberapa diantaranya.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

1. Wayne “Silk” Perry

Washington D.C. sempat diramaikan dengan peredaran kokain besar-besaran pada akhir tahun 1980an dan sosok yang bertanggung jawab di balik semuanya adalah Alberto “Alpo” Martinez. Seperti raja bandar narkoba lain, ia membutuhkan seorang tangan kanan yang hebat. Maka ia memilih Wayne Perry.

Wayne Perry [Image Source]
Wayne Perry [Image Source]
Perry dan rekannya dengan berhasil memperkuat organisasi Alpo selama bertahun-tahun. Namun semua itu berakhir ketika bosnya sendiri menyerahkan info tentang Perry agar ia bisa mendapatkan keringanan hukuman. Konon di jalanan Perry banyak terlibat pembunuhan, tapi cuma satu yang akhirnya bisa membuatnya ditangkap. Dengan kesaksian Alpo, ia dihukum penjara seumur hidup.

2. Jorge Ayala

Jorge Ayala adalah salah satu pembunuh yang disewa oleh seorang wanita, Griselda Blanco saat terjadi perang antar pengedar narkoba. Polisi menyebutkan bahwa ia Ayala adalah orang di balik 35 pembunuhan yang terkait dengan obat-obatan terlarang pada tahun 1980an. Meski begitu, cuma 1 pembunuhan yang berhasil membuatnya tertangkap.

Jorge Ayala [Image Source]
Jorge Ayala [Image Source]
Pada akhirnya, ia mengaku bersalah atas 3 pembunuhan dan dihukum seumur hidup. Ia mengajukan permohonan maaf agar mendikatkan keringanan hukuman. Namun hingga saat ini ia masih belum mendapatkannya.

3. Joseph Meldish

Dengan kemampuan alami yang bisa membuat orang takut bicara, Meldish bekerja sebagai pembunuh bayaran selama dua dekade tanpa hambatan yang berarti. Ia mulai melakukan pembunuhan sejak berusia 18 tahun dan terkenal sebagai pembunuh berdarah dingin. Reputasinya membuat Meldish banyak disewa oleh keluarga mafia New York.

Joseph Meldish [Image Source]
Joseph Meldish [Image Source]
Sehebat-hebatnya mengelak, ia akhirnya tertangkap juga pada tahun 2011 di usia 55 tahun. Sejak tahun 1970an, ia tercatat telah melakukan setidaknya 40 pembunuhan. Saudaranya, Michael, juga terlibat dalam anggota geng. Ia tewas dengan tembakan di kepala saat duduk di dalam mobilnya di Bronx pada tahun 2013 lalu.

4. Harry Strauss

Harry Strauss adalah salah satu anggota pembunuh yang tergabung dalam Murder, Inc. pada tahun 1930an. Ia termasuk salah satu yang terkejam dan tidak pernah merasa menyesal atas perbuatannya. Ia bisa memukuli korbannya hingga tewas kemudian langsung menikmati makan malam lobster sesudahnya sambil bersenda gurau dengan rekannya tetang korbannya tadi.

Harry Strauss [Image Source]
Harry Strauss [Image Source]
Ketika akhirnya polisi mengetahui bahwa orang-orang ini telah banyak melakukan pembunuhan, mereka langsung ditangkap. Harry berusaha membuat saksi berbalik menolongnya, tapi gagal. Selanjutnya ia pura-pura gila, namun itu juga tidak berhasil. Tahun 1942, banyak anggota Murder, Inc berhasil didakwa dan beberapa diantaranya bahkan dihukum mati di atas kursi listrik.

5. Jose Manuel Martinez

Jose Martinez baru-baru ini didakwa atas tuduhan membunuh 9 orang. Yang lebih gila lagi, pembunuh yang tinggal di California ini mengaku bahwa ia telah membunuh sekitar 40 orang yang kebanyakan adalah bandar narkoba Meksiko. Sejak tahun 1980 hingga penangkapannya di tahun 2014, Martinez bekerja untuk kartel di California.

Jose Manuel Martinez [Image Source]
Jose Manuel Martinez [Image Source]
Tampang Martinez tidak mirip dengan pembunuh kebanyakan. Penampilannya mirip seperti kakek-kakek biasa pria tua yang kesepian. Pihak berwajib di California menganggapnya sebagai tersangka yang cocok dengan beberapa pembunuhan. Namun, sama halnya dengan pembunuh bayaran kebanyakan, ia menolak mengatakan siapa orang yang menyewanya.

Kita semua tahu bahwa membunuh adalah tindakan yang sangat kejam dan mengerikan. Jadi, ketika ada seseorang yang memilih profesi sebagai pembunuh bayaran tentu adalah hal yang mengejutkan karena hal ini berlawanan dengan moral. Lebih baik waspada sejak awal agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang mendekati kejahatan hingga akhirnya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Kita perlu ingat, bahwa pada akhirnya yang rugi adalah diri sendiri.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA