Pembully Jokowi Ditangkap Polisi, Indonesia Kembali ke Masa Orde Baru?

oleh Admin
14:55 PM on Oct 29, 2014

Dalam era teknologi modern, punya akun Facebook dan Twitter memang bukan hal yang mewah. Semua orang bisa memilikinya, namun tidak setiap pemilik akun bisa bijak dan juga cerdas menggunakannya. Bullying alias menghina seseorang kini tidak lagi harus berhadap-hadapan dengan orang tersebut, tapi bisa juga melalui media sosial media. Salah satunya adalah sengitnya pertarungan pilpres lalu yang melahirkan grup-grup di Facebook yang anggotanya saling debat dan hina satu sama lain.

Namun bagaimana jika yang dihina adalah Presiden Indonesia, Joko Widodo? Seorang buruh tukang kipas sate bernama Muhammad Arsyad alias Imen ditangkap polisi minggu ini karena menghina dan memfitnah Jokowi dengan gambar yang tidak pantas. Foto parodi atau meme itu dianggap keterlaluan bahkan diindikasi berisikan fitnahan dengan gambar porno.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

sumber gambar:Indotrading]
sumber gambar:Indotrading]

Imen tidak menyangka bahwa komen dan gambar yang ia upload di salah satu grup Facebook itu membawa malapetaka baginya. Orangtua Imen sampai memohon belas kasihan pada Presiden Joko Widodo untuk meminta polisi membebaskan anaknya itu. Beberapa netizen yang membaca berita ini mengatakan menurut mereka, penangkapan Imen ini tanda-tanda bahwa Indonesia kembali ke masa orde baru.

Komentar Dari Netizen
Komentar Dari Netizen

Sekadar mengingatkan, dalam rezim itu memang tidak ada kebebasan berpendapat dan juga cenderung otoriter. Tidak boleh ada kritik apalagi menjelek-jelekkan pemerintah atau Presiden. Kini ditangkapnya Imen karena ngebully Presiden Joko Widodo dianggap sebagai kemunduran dan seperti era orde baru.

Pada era pemerintahan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, foto parodi yang menjelek-jelekkan SBY banyak beredar namun tidak ada yang ditangkap oleh Polisi. Tidak hanya foto, status Facebook, tweet dan masih banyak lagi yang bermuatan negatif bahkan fitnah juga bertebaran. Kini sepertinya UU ITE kembali digalakkan, untuk memberikan efek jera bagi mereka yang menggunakan sosial medianya dengan sembarangan.

Nah bagaimana menurut Anda, apakah lebih baik seperti ini atau didiamkan saja seperti era mantan Presiden SBY?

Baca Juga: 6 Selebrasi Gol Paling Keren Para Pesepakbola Dunia

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA