5 Pelajaran Berharga dari Muhammad Ali Ini Harus Diterapkan oleh Muslim di Seluruh Dunia

oleh Adi Nugroho
09:02 AM on Jun 8, 2016

Dunia lagi-lagi harus berduka lantaran salah satu legendanya harus berpulang. Muhammad Ali sang maestro tinju dunia harus meninggalkan bumi ini di usia 74 tahun lantaran sakit dan tak bisa disembuhkan lagi. Kematian dari legenda tinju yang serba mendadak ini membuat dunia terkaget-kaget hingga ucapan bela sungkawa mengalir dari mana saja.

Kematian dari Muhammad Ali menjadi duka yang teramat dalam bagi semua orang di dunia khususnya Muslim. Beliau tak hanya hebat dalam tinju, tapi juga memiliki pandangan hidup yang kuat serta memegang teguh keislamannya itu. Saat ini mungkin Muhammad Ali sudah tiada, tapi dia telah mengajarkan banyak hal yang beberapa di antaranya bisa Anda simak di bawah ini.

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Miliki Pandangan Hidup yang Jelas

Hidup tanpa pandangan atau tujuan sama halnya tidak hidup di dunia. Seorang manusia harus memiliki pandangan hidup agar lebih semangat menjalani hidup. Selain itu, hidup juga akan bermakna dan tidak hampa hingga akhirnya membuat manusia jadi bosan. Memiliki tujuan hidup akan membuat manusia lebih terarah ke arah yang lebih baik.

Pandangan hidup [image source]
Pandangan hidup [image source]
Muhammad Ali sejak kecil memiliki impian untuk menjadi petinju yang hebat. Tujuan hidupnya yang sangat besar itu membuat Muhammad Ali jadi semangat menjalani hidup dan berusaha keras hingga akhirnya mampu menduduki posisi tertinggi di dalam hidupnya, bahkan dunia.

2. Kerja Keras adalah Modal Utama

Muhammad Ali bekerja keras dengan kekuatannya sendiri. Beliau menyingkirkan semua kekurangan yang ada untuk bisa terus berkembang. Di tengah segala keterbatasan yang ada, Muhammad Ali bisa menjadi juara dunia hingga lebih dari satu kali. Sebuah pencapaian tertinggi julukan The Greatest kerap disandangnya.

kerja keras
kerja keras [image source]
Menjadi seorang Muslim, kerja keras adalah hal yang sangat penting. Hidup hanya dengan mengandalkan doa dan bantuan orang lain tak akan mampu mengubah apa-apa. Hidup dengan dengan kerja keras dan doa akan mampu mengubah banyak hal. Allah selalu menyukai hambanya yang mau berusaha dengan keras.

3. Hidup untuk Memotivasi Banyak Orang

Seorang Muslim tidak hanya hidup untuk mencari kebahagiaan dunia dan akhirat saja. Menjadi seorang Muslim sejati harus bisa berbuat baik kepada semua orang dan menginspirasi mereka untuk melakukan hal sama. Setiap Muslim wajib berbuat baik agar orang lain terinspirasi untuk meniru tindakan yang sangat terpuji itu.

memotivasi [image source]
memotivasi [image source]
Yang membuat Muhammad Ali begitu hebat adalah dia selalu memberi inspirasi. Dia mengajarkan banyak hal kepada orang lain tanpa melihat ras, suku, dan agama. Terpenting dari semua, beliau terinspirasi pada Nabi Muhammad hingga membuatnya bisa menginspirasi banyak orang di seluruh dunia hingga ajal akhirnya menjemput.

4. Mengakui Kesalahan yang Pernah Dilakukan

Mengakui kesalahan bukanlah pekerjaan yang mudah. Ego yang terlalu kuat membuat semua orang merasa lebih hebat. Merasa lebih tangguh jika dibandingkan dengan orang lain. Akhirnya, kesalahan yang dibuat pun dianggap wajar dan permintaan maaf tak harus dilakukan. Dalam Islam, meminta maaf dan mengakui kesalahan adalah sesuatu yang penting.

kesalahan [image source]
kesalahan [image source]
Selama hidupnya, Muhammad Ali telah banyak melakukan kesalahan baik kepada dirinya sendiri, keluarga, atau orang terdekat seperti Malcolm X. Muhammad Ali selalu mengakui salahnya dengan berani. Di depan publik dia berkata bahwa dirinya banyak melakukan kesalahan dan berharap bisa meminta maaf setulus-tulusnya.

5. Memiliki Kebanggaan Kepada Agama Islam

Muhammad Ali pernah mendapatkan banyak sekali penolakan lantaran mengubah namanya aslinya. Orang-orang lebih menyukai Cassius Clay daripada Muhammad Ali yang lebih terlihat keislam-islaman. Mengetahui tekanan itu, Muhammad Ali tak peduli dan tetap menggunakan nama itu di atas ring tinju hingga menjadi legenda dunia.

bangga [image source]
bangga [image source]
Zaman sekarang, jumlah Muslim yang bangga dengan agamanya sendirinya semakin sedikit. Bahkan tak sedikit Muslim di seluruh dunia merasa malu dan menyembunyikan keislamannya. Dari Muhammad Ali kita bisa banyak belajar bahwa memiliki kebanggaan pada Islam itu penting.

Inilah lima pelajaran berharga yang bisa kita petik sebagai Muslim dari kisah hidup Muhammad Ali. Semoga kita semua bisa menerapkan apa yang telah Muhammad Ali lakukan agar keislaman kita meningkat dengan pesat.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA