TERUNGKAP! Pegawai Pemerintahan TERANG-TERANGAN Minta Sogokan

oleh Rizal
13:25 PM on Oct 7, 2015

Muncul sebuah stigma di masyarakat jika apa-apa saat ini harus pakai uang. Ingin perizinan lancar pakai uang, mengurus surat-surat juga pakai uang, bahkan untuk sesuatu yang kecil seperti minta tanda tangan Ketua RT pun pakai uang. Pertanyaannya, apakah ini adalah prosedur yang seharusnya? Ketika benar-benar ditelusuri ternyata hal-hal seperti ini atau yang berhubungan dengan administrasi pemerintah sebenarnya free of charge alias gratis..tis..tis.

Namun, bukan masyarakat Indonesia kalau tidak memplesetkan aturan yang ada untuk keuntungan pribadi. Sudah tahu jika tidak hal-hal seperti ini sebenarnya gratis, malah dikomersilkan. Sudah banyak sekali kasus semacam ini yang berhasil dikuak. Bukti dan saksinya sendiri juga sangat banyak.

Baca Juga
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer
4 Kejadian Generasi Micin Pingin Ngeksis Tapi Gak Tahu Tempat Ini Bikin Netizen Geram

Nah, belakangan juga marak sebuah video yang diunggah di Facebook tentang budaya suap yang masih saja meraja lela di kalangan aparatur negara. Video tersebut diambil secara candid dan berhasil menangkap momen yang pas. Salah satunya adalah pernyataan salah seorang petugas yang mengatakan jika uang suap adalah hal biasa untuk pengurusan apa pun. Berikut video yang bikin masyarakat makin geleng-geleng terhadap perilaku aparatur pemerintah sekarang.

Bukti Nyata Bobroknya Aparat Pemerintahan…..Pegawai Kecamatan Dengan Tegasnya mengatakan bahwa sudah menjadi Kebiasaan di kantor Kecamatan untuk membayar segala macam surat yang ditanda tangai oleh Pak Camat terkhusus permohonan IMB. bayarannya tidak tanggung-tanggung Rp. 2 Jt per tanda tangannya….(awalnya meminta Rp. 4 Jt namun di nego akhirnya menjadi Rp. 2 Jt )…………..

Posted by Ruslan Angkel Rahman on 26hb September 2015

Berdasarkan deskripsi dan caption pertama kali video ini diunggah, cuplikan ini diambil ketika salah seorang tengah mengurus perizinan IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Namun, prosesnya dipersulit ketika ingin meminta tanda tangan Camat. Salah satu petugas memberikan solusi agar bisa mendapatkan tanda tangan, yakni dengan menyetorkan sejumlah uang terlebih dahulu.

Hal tersebut dipertegas dengan ungkapan si petugas yang mengatakan, “Berkas disimpan uang pun disimpan, gampang itu saja”. Pernyataan ini sudah barang pasti adalah sogokan.

Bukti bobroknya petugas tersebut juga ditunjukkan dengan pernyataan mengejutkan berikutnya. Ketika si penanya mempertanyakan apakah biaya tersebut ada pertanggungjawabannya, si petugas mengatakan kalimat yang bisa dibilang adalah blunder. “Tidak, yang jelas kebiasaan kami begitu.”

Si penanya makin penasaran dengan pernyataan ini kemudian bertanya tentang kebenaran hal tersebut. Terkesan jika si petugas tersebut tidak mau menjawab dengan terus berbicara ketika si penanya mengajukan pertanyaan menohok tersebut. Namun, penasaran si penanya terjawab sudah ketika di akhir video petugas mengiyakan jika untuk meminta tanda tangan harus pakai uang. Soalnya Pak Camat tidak akan melakukan tersebut jika tanpa uang.

Miris melihat tayangan video tersebut yang sangat jelas menggambarkan jika kelakuan para pejabat sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, kesan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi juga sangat kuat. Tidak heran sih kenapa banyak orang yang rela bayar untuk bisa masuk ke pemerintahan. Pasalnya, hal-hal menguntungkan seperti ini sudah pasti akan mereka dapatkan.

Namun, tidak semua pegawai seperti ini lho. Di kota-kota besar seperti Jakarta sistem administrasinya sangat transparan dan jelas. Bahkan tidak ada biaya apa pun untuk mengurus surat-surat. Sebenarnya bisa kok semua pegawai pemerintah benar-benar jujur dalam melakukan tugasnya. Tergantung bagaimana pemerintah pusat menyikapinya.

Di Jakarta bisa tertib kok asal pemerintahan yang lebih tinggi mau turut campur mengurusi hal semacam ini [Image Source]
Di Jakarta bisa tertib kok asal pemerintahan yang lebih tinggi mau turut campur mengurusi hal semacam ini [Image Source]
Biar kejadian seperti ini tidak pernah dilakukan lagi, mungkin memberikan hukuman bisa jadi solusi yang tepat. Misalnya saja potongan gaji, penundaan kenaikan pangkat, hingga pemecatan jika kasusnya berat. Agar bisa jadi contoh juga bagi yang lain agar tidak ikut-ikutan melakukan hal tersebut.

Jangan sampai deh kejadian yang ada di video tersebut terulang lagi, pasalnya kepercayaan masyarakat akan benar-benar hilang dan kemudian menganggap semua pegawai pemerintah tak lebih dari manusia serakah yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan. Padahal tidak semua seperti ini. Pelajaran juga buat kita yang berada di pemerintahan agar tidak pernah mencoba hal-hal seperti ini karena hakikatnya sama seperti menciderai kepercayaan rakyat.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 15 Meme FTV Ini Bikin Kamu Nyadar, Bahwa Hidup Nggak Semanis Adegan Film di TV Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA